Questions About Dental And Oral Health In The Fasting Month: Is It A Myth, or A Fact?

In this note questions regarding oral and dental health while fasting will be discussed to determine whether its a myth or a fact
Katalog lengkap Ebook DokterGigiGAUL

Alhamdulillah, akhirnya kita akan kembali menjalani bulan penuh berkah, Ramadhan. Tapi , banyak pertanyaan dan atau mitos yang berkembang seputar gigi dan mulut yang berhubungan dengan puasa, yang masih membingungkan.

Misalnya, bagaimana menghindari bau mulut selama puasa? Bagaimana cara membersihkan gigi dan rongga mulut yang efektif dan “aman” selama puasa? Atau bagaimana mensiasati tindakan perdoktergigian seputar puasa, dan lain sebagainya.

Well, have no fear, doktergigigaul is here!

Langsung aja doktergigigaul mulai.

1. Pencabutan gigi membatalkan puasa.

Mitos.

Kalo katanya, cairan anastesi yang dimasukkan via suntikan tersebut “membatalkan” puasa, enggak juga. Yang membatalkan tuh, cairan yang dimasukkan via jarum suntik yang mengandung “doping” atau “suplemen” yang dapat menahan lapar.

Kalo bius aja, enggak masalah. 

Suntikan anestesi hanya bertujuan untuk penahan rasa sakit, dan tidak ada hubungannya dengan doping atau bahan makanan. Maka itu tidak membatalkan puasa.

2. Berkumur saat perawatan gigi membatalkan puasa.

Mitos.

Kecuali habis kumur, airnya gag dibuang alias ditelan, iya membatalkan puasa. Kalo dibuang air kumurnya ya gag ngebatalin.

Gag ada bedanya berkumur saat perawatan gigi dengan berkumur saat wudhu.

Apakah berkumur saat berwudhu membatalkan puasa?

3. Sikat gigi di waktu puasa hukumnya makruh.

Mendingan gag nyikat gigi karena makruh? Makruh tuh kan karna takutnya air kumur ketelan.

Menjaga kebersihan – mulai dari tubuh secara umum, hingga gigi secara khusus – adalah sebagian dari iman.

Selama ini doktergigigaul juga nyaranin sikat gigi setelah makan. Jadi kalo mau aman dan pikiran tenang, ya sikatgigi setelah sahur dan berbuka. Lagian, berapa persen dari orang Indonesia yang bisa nyikat gigi setelah makan siang? 🙂

4. Gag boleh sakit selama puasa, sehubungan “jadwal” minum obat

Boleh kok.

Kalo puasanya gag bisa diubah, jadwal minum obatnya yang dirubah.Yang harusnya 3 kali sehari, dijadiin 2 kali sehari. Doktergigi bisa mensiasati hal ini, jadi pastikan kamu berkonsultasi dulu sebelum merubah jadwal dan atau memastikan jadwal minum obat seprti apa yang baik selama puasa.

Kecuali pada kasus tertentu, dimana jadwal minum obat "harus" 4 kali sehari, terpaksa puasa dikorbankan, dan diqadha di lain waktu.

Mending ngorbanin 3 hari daripada ngorbanin puasa mingguan atau sebulan, kan?

5. Dilarang pake obat kumur waktu puasa.

Lets put it this way.

Gag puasa aja, doktergigigaul saranin jangan terlalu bergantung ke obat kumur. Soalnya, bahan kimia yang ada kadang terlalu keras dan bisa mengiritassi jaringan lunak mulut, seperti gusi dan pipi.

Andalkan menjaga kebersihan gigi dan rongga mulut pada sikat gigi dan benang gigi aja. Itu juga udah cukup

Masih ada yang mau ditanyain? Jangan ragu nanya ke doktergigigaul ya.

Ayo, tetap maksimalkan kesehatan gigi dan mulut kamu selama puasa!

Salam hangat!

sumber: internet
Buku Kesehatan Gigi Populer DokterGigiGAUL

Salam hangat,


DokterGigiGAUL

Share on facebook
Share on Facebook
Share on twitter
Share on Twitter
Share on linkedin
Share on Linkdin
Share on pinterest
Share on Pinterest

Ebook dan Buku Penyakit Mulut

Mitos dan Fakta Tumbuh Kembang Gigi Anak
Nyeri Orofasial Pada Praktik Kedokteran Gigi
4 Tepat 5 Sempurna
Pertanyaan Penting Yang Tidak Bisa Dijawab Dokter Gigi Kamu
MagaHaya: Catatan Gigital DokterGigiGAUL
Seputar Kesehatan Gigi dan Mulut
Gigi: Merawat Dan Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut

Klik pada cover buku untuk keterangan lebih lanjut

Katalog Buku Lengkap

Berikan donasi untuk biaya operasional dan pemeliharaan website?

[wpedon id=8889]

Terimakasih untuk bantuannya! :)

X
Pembelian