Menghisap Jari – Efek Terhadap Gigi dan Mulut

Menghisap jari, sebenarnya adalah refleks. Efeknya “memberi ketenangan” atau “perasaan tenang”. Tapi, sayangnya, ada sesuatu buruk terkandung di baliknya.
Katalog lengkap Ebook DokterGigiGAUL

Dokter Gigi Gaul dihubungi untuk diminta menjadi partisipan [baca: juri] dalam lomba gigi sehat Balita, dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional yang [katanya] terjadi pada tanggal 23 Juli. Pertamanya Dokter Gigi Gaul tersunjang tersanjung bisa mendapat kesempatan berharga tersebut.

Pasang iklan baris di koran, update status di Facebook, dan gak lupa, ngabarin semua saudara dari Sabang sampai Merauke. Dari pulau Roti sampai pulau We.

    Tetapi, ternyata, eh, ternyata, selain pesan tersebut, ada satu pesan sponsor lain yang harus di”penuhi”. [yah, kurang lebih kaya kalo lagi dapet award atau ikutan giveaway gichu deh]. Yaitu, Dokter Gigi Gaul harus mencari satu Balita [Bawah Lima Tahun] yang bukan Batita [Bawah Tiga Tahun] untuk dijadikan wakil [baca: peserta lomba] dari domisili daerah tempat Dokter Gigi Gaul berada.

Terpaksa Dokter Gigi Gaul melakukan cek TKP ke PAUD-PAUD dan ato Playgroup dan ato DayCare, untuk menemukan balita “terpilih” tersebut. Nah, di satu tempat [dirahasiakan demi kode etik] Dokter Gigi Gaul menemukan kasus yang ajipp banget. Balita yang memiliki kebiasaan menghisap jari [tapi udah sampe ke taraf yang parah banget]. Sayang orangtuanya gak setuju, Dokter Gigi Gaul melakukan dokumentasi.

Menghisap jari, sebenarnya adalah refleks. Efeknya menurut sahibul hikayat, “memberi ketenangan” atau “perasaan tenang” untuk seseorang [anak ataupun dewasa].

Lebih dari 1/3 bayi mengisap jari [jempol] pada tahun pertama kehidupannya.

Bahkan ada kemungkinan kebiasaan ini ada sejak kita berada dalam kandungan. Normalnya, kebiasaan ini bisa berhenti dengan sendirinya pada usia lebih dari 5 tahun. Tetapi kadang bisa bertahan sampai usia remaja dan dewasa. Bila terjadi hal tersebut, biasanya menandakan adanya suatu depresi atau ketegangan dalam kehidupan pribadi seseorang tersebut [yang melanjutkan kebiasaannya hingga dewasa].

Jika telah berlangsung lama dan dahsyat, timbul kelainan pada gigi geliginya seperti berikut. Gigi bagian atas akan lebih maju [baca: ginong] dibandingkan gigi bawahnya. Hal ini disebabkan tekanan yang dihasilkan dari permukaan ibu jari [jempol] pada saat dihisap.

Karena gigi depan terdorong maju, gigi belakang kehilangan “penahan” di bagian depan dan akhirnya “mengikuti” maju ke depan. terciptalah “ruangan” atau jarak antara satu gigi dengan gigi lainnya di bagian atas.

      Sedangkan gigi bawah, jadi terhambat “pertumbuhan” ke atasnya [baca: erupsi] karena tertahan oleh jempol yang segede jengkol yang nangkring dengan setia hampir setiap hari. Gigi depannya berbentuk “lembah” [tinggi di tepi, rendah di tengah].

Selain itu gigi atas dan bawah tidak bisa teradu secara sempurna.

Terbentuk satu ruangan atau pemisah diantara mereka – di bagian depan [gigi belakang tetap beradu sempurna – karena tidak terganggu si Jempol]. Keadaan ini diistilahkan sebagai open-bite [gigitan terbuka] dalam dunia pergigian. Open-bite dapat menyebabkan pembentukan karang gigi yang lebih cepat dan lebih banyak dari manusia tanpa kebiasaan ini.

Akibatnya, penampilan buruk, mulut jadi bauk. Parahh..

Tapi perlu digarisbawahi, ini adalah kasus yang sudah terlambat dan ekstrem. Tidak semua kebiasaan menghisap jari akan berakibat seperti itu, tetapi “bisa“ berakibat seperti itu bila tidak dihentikan dengan segera.

Ada yang memiliki kebiasaan menghisap jari, tapi tampak cantik atau ganteng. Tetapi sebenarnya tersimpan sebuah “bom waktu” yang siap menimbulkan masalah di kemudian hari.

Jadi kalo ada sodara, abang, kakak, teteh, adik, ipar, ponakan, pacar [?] yang kamu tahu punya kebiasaan buruk menghisap jari ini, segera instruksikan untuk mendatangi Dokter Gigi untuk penanganan yang tepat dan cepat.

     Jangan sampai semuanya terlambat dan hanya disesali.

Buku Kesehatan Gigi Populer DokterGigiGAUL

Salam hangat,


DokterGigiGAUL

Share on facebook
Share on Facebook
Share on twitter
Share on Twitter
Share on linkedin
Share on Linkdin
Share on pinterest
Share on Pinterest

Ebook dan Buku Penyakit Mulut

Pertanyaan Penting Yang Tidak Bisa Dijawab Dokter Gigi Kamu
4 Tepat 5 Sempurna
Nyeri Orofasial Pada Praktik Kedokteran Gigi
Gigi: Merawat Dan Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut
Seputar Kesehatan Gigi dan Mulut
Mitos dan Fakta Tumbuh Kembang Gigi Anak
MagaHaya: Catatan Gigital DokterGigiGAUL

Klik pada cover buku untuk keterangan lebih lanjut

Katalog Buku Lengkap

Berikan donasi untuk biaya operasional dan pemeliharaan website?

[wpedon id=8889]

Terimakasih untuk bantuannya! :)

X
Pembelian