Bagaimana Cara Mengatasi Sakit Gigi Saat Berpuasa?

Sakit gigi gag jauh beda sama kangen. Datang tanpa bisa ditolak, dan gag mau lama-lama dirasain.Kalo lagi gag puasa, gampang ngatasinnya. Tapi kalo lagi puasa?
Katalog lengkap Ebook DokterGigiGAUL

Sakit gigi gag jauh beda sama kangen. Datang tanpa bisa ditolak, dan gag mau lama-lama dirasain. Lebih cepat diatasi lebih baik. Segala cara dilakukan, segala obat dicari dan diminum, Pokoknya, rasa itu harus segera sirna.

Mana kalo sakit gigi, gag cuman gigi yang sakit. Kepala telinga mata, semua terkena imbasnya. Kalau lagi gag puasa sih enak. Tinggal cari obat penahan sakit, di-glek, beberapa saat kemudian sakit mereda. Tapi masalahnya, kalo sakit gigi-nya dateng pas lagi puasa, gimana? Sementara sayang banget [baca: males ngegantinya] mau dibatalin puasanya. Tapi dilain sisi, bingung gimana cara meredakan sakit yang ada.

Itu dulu.

Soalnya, DokterGigiGAUL siap membagi cara sementara untuk menahan sakit gigi yang ada, minimal sampai bisa menemui dokter gigi untuk dilakukan penanganan yang tepat, di waktu berbuka. Entah digarap seperlunya, atau minimal diberikan obat.

Berikut ini beberapa cara untuk mengurangi penderitaan yang ada:

1. Kompres hangat bagian yang terasa bermasalah.

Caranya, ambil handuk atau lap bersih, kemudian rendam di air hangat, peras, lalu tempelkan di pipi pada bagian yang terasa sakit. Kompres hangat bisa melancarkan peredaran darah -karena melebarkan pembuluh darah] dan akhirnya mengurangi sakit yang ada.

Pada beberapa kasus diperlukan tambahan pengompresan ‘dingin’ setelah pengompresan hangat. Biasa disini maksudnya, menggunakan air es. Tujuannya untuk menghilangkan panas yang ditimbulkan reaksi peradangan. Aturannya, kompres hangat 10 menit, kompres ‘dingin’ 10 menit dan kompres hangat 10 menit. Lalu biarkan.

2. Hindari tidur menyamping.

     Hal ini dimaksudkan, supaya tidak terdapat tekanan berlebihan pada bagian yang sakit dan mengalami peradangan. Tidur disarankan bersandar di punggung, menghadap ke atas, dengan posisi kepala lebih tinggi dari dada.

     Jangan tidur menghadap ke bawah, nanti gak bisa napas [gara-gara hidungnya ketutup bantal/ kasur]

3. Kumur air garam hangat.

Air garam hangat

Selengkapnya soal berkumur air garam hangat bisa dibaca di catatan ini.

Takut batal karena musti kumur? Kalo kumur waktu berwudhu gag membatalkan puasa, kumur air garam hangat harusnya juga enggak. Kan sama-sama berkumur, judulnya..

Sebagai penutup dari segala cara diatas, begitu waktu berbuka tiba, langsung meluncur ke doktergigi terdekat. Jangan ditanya kenapa. Soalnya,Nenek-nenek budek jalan mundur juga tahu alesannya. Kan udah disebutin sebelumnya diatas.

Doktergigi akan melakukan tindakan penanganan seperlunya, dan memberikan obat yang diperlukan.

Tapi yang paling penting, jaga kesehatan gigi mulut kamu secara maksimal, supaya gag perlu merasakan penderitaan sakit gigi, baik puasa maupun enggak.

Okey? 🙂

Salam hangat!

sumber: internet

Buku Kesehatan Gigi Populer DokterGigiGAUL

Salam hangat,


DokterGigiGAUL

Share on facebook
Share on Facebook
Share on twitter
Share on Twitter
Share on linkedin
Share on Linkdin
Share on pinterest
Share on Pinterest

Ebook dan Buku Penyakit Mulut

Nyeri Orofasial Pada Praktik Kedokteran Gigi
4 Tepat 5 Sempurna
Mitos dan Fakta Tumbuh Kembang Gigi Anak
Gigi: Merawat Dan Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut
Pertanyaan Penting Yang Tidak Bisa Dijawab Dokter Gigi Kamu
Seputar Kesehatan Gigi dan Mulut
MagaHaya: Catatan Gigital DokterGigiGAUL

Klik pada cover buku untuk keterangan lebih lanjut

Katalog Buku Lengkap

Berikan donasi untuk biaya operasional dan pemeliharaan website?

[wpedon id=8889]

Terimakasih untuk bantuannya! :)

X
Pembelian