Tag Archives | penyakit

Jangan Taruh Sikat Gigi Terlalu Dekat Dengan Toilet!

Tahu gak kalo sikat gigi gak boleh ditaro sembarangan di kamar mandi? Salah taro, gak cuman kesehatan gigi tapi kesehatan gigi dan mulut kamu bisa bermasalah.

Toilet bisa dianggap sebagai salah satu tempat yang paling berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Gimana enggak, jutaan bakteri, dari bermacam jenis (mungkin) ada di toilet. Udah bakterinya banyak, proses perpindahan bakteri dari toilet ke berbagai benda juga gampang banget, diperantarai percikan air dan pelepasan substansi kimia via udara. Tubuh kamu, handuk sampai sikat gigi berpotensi besar terpapar ‘transferan’ kuman bakteri tersebut.

Tubuh sih, ada pelindung terhadap serangan bakteri yang mungkin ada. Tentara-tentara sistem pertahanan tubuh umumnya siap bertugas menjalankan perlindungan terhadap tubuh. Yang jadi masalah, apa kabarnya kalo sikat gigi yang diserang bakteri tersebut?

Gimana caranya bakteri bisa berkontak dengan sikat gigi?

Jadi begini ceritanya. Menurut penelitian di Harvard, partikel kimia dan biologis dari toilet bisa menyebar hingga radius jarak 1,5 meter. Jadi seluruh benda dalam radius ‘tembak’ tersebut bisa terkena partikel kmia dan biologis toilet yang ada.

Nah, kalo kamu naro sikat gigi kamu di jarak 1,5 meter dan berpikir gak ada masalah yang timbul.. well, think again!

Tetapi, ada poin tertentu yang harus dipenuhi. Gak mentah-mentah kejadian ini bersifat pasti. Diantara poin tersebut, WC gak berada dalam keadaan tertutup. Atau sikat gigi berada dalam keadaan lembab dan kotor yang mendukung bakteri untuk bertahan hidup. Kalo satu atau lebih poin yang ada gak terpenuhi, kemungkinan buruk yang ada bisa terminimalisir, kok

Partikel kimia dan biologis toilet dapat menyebar dalam radius 1,5 meter

Kalau jarak sikat gigi-WC dalam jarak (tembak) 1,5 meter, sikat bisa jadi sarang (kuman) penyakit. Terus, dimasukin mulut, gitu? Hiiy!

Buat tindakan pencegahan. Kalo gak mungkin ngejarakin sikat gigi-WC 1,5 meter, biasain nutup WC, saat dan setelah atau lagi gag dipakai. Jangan lupa, untuk rutin juga ganti sikat gigi per 2-3 bulan kalo jarak sikat gigi-WC kamu terlalu dekat

Siap mengurangi masalah kesehatan gigi dan mulut kamu?

Salam hangat,

DokterGigiGAUL (@DokterGigiGAUL)

Baca artikel ini

Sariawan Karena Kekurangan Vitamin C, Mitos atau Fakta?

Banyak orang percaya, ulser atau sariawan muncul karena kekurangan vitamin C. Namun, menurut ahli penyakit mulut dari Departemen Gigi dan Mulut FKGUI-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, meskipun banyak faktor yang berperan dalam proses terjadinya ulser, tetapi kekurangan vitamin C bukan salah satunya.

Penyebab sariawan itu biasanya ada beberapa, diantaranya:

  1. Faktor genetik (keturunan)
  2. Stres
  3. Trauma
  4. Kelelahan
  5. Hormonal
  6. Penyakit tertentu seperti anemia
  7. Manifestasi reaksi alergi
  8. Gangguan imunitas
  9. Defisiensi nutrisi; dan atau
  10. Gangguan pencernaan

Kekurangan vitamin C tidak menyebabkan ulser melainkan dapat membuat gusi berdarah atau gingivitis kronis (peradangan gusi). Jadi vitamin C tidak berkaitan dengan hal tersebut.

[bctt tweet=”Kekurangan vitamin C tidak menyebabkan sariawan/ulser melainkan dapat membuat peradangan gusi kronis” username=”doktergigigaul”]

Kalaupun mengalami ulser  dan ingin menambah asupan vitamin ke dalam tubuh, bukanlah mengkonsumsi vitamin C, melainkan vitamin B seperti B1, B6, B12 dan asam folat.

sumber: dari sini

Baca artikel ini

Menggeretakkan Gigi saat Tidur? Ini Cara Menghentikannya

Menggeretakkan gigi atau mengerot saat tidur dilakukan oleh beberapa orang. Kebiasaan ini dikenal dengan istilah bruksisme (bruxism).

Bruksisme biasanya dilakukan secara tidak sadar saat kita sedang tidur. (Yaeyalah, namanya juga lagi tidur, ya pasti gak sadar..)

Menggertakkan gigi bisa memengaruhi kesehatan gigi secara serius hingga membutuhkan perawatan khusus. Salah satu masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan kebiasaan buruk ini adalah sakit kepala. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter dan memberikan perhatian khusus pada kebiasaan buruk bruksisme ini.

Masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan kebiasaan bruksisme adalah sakit kepala

Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk mengurangi risiko kerusakan akibat bruksisme dilansir dari laman Boldsky.

  1. Kompres bagian rahang dengan air hangat sebelum tidur.

Aplikasikan kompres pada rahang kiri dan kanan secara merata, atau diutamakan pada sisi wajah yang terasa sakit. Kompres dapat dilakukan menggunakan kain yang sebelumnya direndam dalam air hangat maupun menggunakan botol kaca yang telah diisi air hangat.

Jangan lupa air yang diisi ke botol kaca jangan terlalu panas supaya kulit wajah kamu gak rusak.

  1. Pijat area sekitar rahang untuk meringankan tekanan di sekitar area tersebut.

Setelah mengompres bagian rahang dengan air hangat, lanjutkan dengan memijat area sekitar rahang dengan tekanan yang terkontrol. Tidak terlalu keras dan tidak terlalu ringan.

  1. Kunyah permen karet untuk melatih otot rahang.

Cara ini konon bisa mengurangi kebiasan menggertakkan gigi saat tidur.

  1. Pastikan tubuh dalam keadaan relaks saat tidur

Stres dapat meningkatkan potensi kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur. Semakin besar stres yang sedang dirasakan semakin besar kemungkinan menggeretakkan gigi dilakukan, baik saat tidur maupun tidak.

  1. Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung kalsium, magnesium dan vitamin C.

Vitamin dan mineral baik untuk kesehatan otot rahang.

[bctt tweet=”Stres dapat meningkatkan potensi kebiasaan menggeretakkan atau mengerot gigi saat tidur.” username=”doktergigigaul”]

Kalau kamu sudah melakukan hal tersebut diatas dan masih belum merasakan adanya perbaikan atau pengurangan rasa sakit di daerah sekitar rahang kamu, segera hubungi doktergigi terdekat.

Kalau bisa cari dokter gigi spesialis prostodonsia (Sp.Prost), yes. Soalnya mereka sudah mendalami lebih dari dokter gigi umum biasa soal kebiasaan bruksisme ini.

Salam hangat,

DokterGigiGAUL

Sumber: http://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/817273-menggertakkan-gigi-saat-tidur-ini-cara-menghentikannya

Baca artikel ini

Kandidiasis Oral – Pendahuluan

Dokter gigi dan derivat-derivat mahluk pergigian seyogyanya memahami tentang kandidiasis oral

Memahami maksudnya secara menyeluruh ya. Mulai dari penyebab, penanganan hingga yang paling penting, pencegahannya!

Tampilkan selengkapnya

Mentang-mentang gelarnya dokter gigi, yang identik dengan jaringan keras di rongga mulut, jadi gag terlalu naro perhatian sama masalah jaringan lunak rongga mulut, alias mukosa, gitu? 🙂

Kandidiasis oral merupakan infeksi oportunistik yang ditimbulkan oleh jamur rongga mulut spesies kandida, terutama Candida albicans, yang menimbulkan rasa dan keluhan tidak nyaman di rongga mulut terutama mukosa (Dangi, 2010).

Kandida spp (seluruh spesies dalam genus kandida)  sesungguhnya adalah penghuni rongga mulut yang sifatnya memang non-patogen atau baik. Salah satu tugasnya adalah menjaga keseimbangan populasi antara mikroorganisme baik dan kurang baik di rongga mulut.

Masalah di rongga mulut umumnya muncul karena terjadi ketidak seimbangan antara mikroorganisme baik dan kurang baik.

Spesies dari genus kandida lumayan banyak, tetapi yang biasa ditemui di rongga mulut hanya beberapa yang teridentifikasi dengan baik. Candida spp yang ada di rongga mulut dapat dilihat pada tabel 1.

Table 1: Spesies Kandida Oral

Spesies Oral Candida 

C. albicans

C. glabrata

C. guillermondii

C. krusei

C. parapsilosis

C. pseudotropicalis

C. tropicalis

Dari sekian spesies kandida, yang cukup populer adalah Candida albicans, karena diyakini sebagai penyebab timbulnya kandidiasis oral (Morelo, et. al., 1998). Cuman, gag semua orang memiliki C. albicans sebagai bagian dari flora normal rongga mulutnya. Hanya sekitar (30-50)% dari jumlah populasi (Rao, 2012).

Ada hal menarik dari Candida albicans, yaitu kemampuannya untuk tumbuh dalam 2 cara, ragi dan hifa. Karena hal tersebut C. albicans diistilahkan “dimorfik” yang artinya “2 bentuk” (Cutler, 2001).

Gimana? Masih tertarik buat baca lebih lanjut? Kalo iya, langsung aja meluncur ke pembahasan faktor penyebab dan faktor resiko dari kandidiasis oral.

Salam hangat..

DokterGigiGAUL

Baca artikel ini

Kandidiasis Oral – Faktor Penyebab dan Resiko

Kandidiasis oral memiliki faktor penyebab dan faktor resiko. Masih belom mudeng? Langsung aja capcus dibaca!

Faktor penyebab adalah faktor-faktor yang menyebabkan munculnya kandidiasis oral, sedangkan faktor resiko adalah faktor-faktor yang menyebabkan resiko kandidiasis oral muncul di mulut menjadi lebih besar.
Mungkin, beberapa dari kamu bingung, kenapa doktergigigaul ngebahas soal faktor penyebab kandidiasis oral. Soalnya kan, udah jelas dibahas di pendahuluan, kalo penyebab kandidiasis oral adalah spesies fungi Candida yang ada di rongga mulut.

Emm, emang bener sih. Atau lebih tepatnya, sebagian bener.

Tampilkan lebih banyak

Penyebab kandidiasis oral memang fungi Candida yang ada di rongga mulut -terutama C. albicans-, tapi gag langsung jadi begitu aja prosesnya. Candida (albicans) bisa menyebabkan terjadinya kandidiasis oral, dipengaruhi 3 faktor, yaitu:

Status imun (pertahanan tubuh) pasien.

Adanya gangguan akibat penyakit imun atau adanya pemakaian obat-obatan imunosupresif atau karena faktor usia.

Kondisi lingkungan mukosa oral.

Adanya serostomia (kekeringan di mulut, atau penggunaan geligi tiruan, kebiasaan buruk seperti merokok atau kebersihan dan keadaan kesehatan rongga mulut yang buruk.

Strain Candida albicans

Beberapa ilmuwan meyakini ada strain tertentu dari Candida albicans yang bertanggung jawab sebagai penyebab kandidiasis oral, tergantung faktor resiko yang nantinya akan dibahas juga oleh doktergigigaul.

Ketiga faktor tersebut saling berhubungan. Jadi pemahaman ceritanya begini: Anggap doktergigigaul punya Candida albicans di rongga mulut. Apa pasti doktergigigaul bakalan mengalami kandidiasis oral? Enggag! Soalnya, bisa jadi sistem pertahanan tubuh doktergigigaul lagi bagus. Atau kondisi mukosa oral doktergigigaul fine-fine aja tanpa ada hal seperti yang disebutkan diatas, makanya kandidiasis oral gag akan muncul.

Sama kayak karies. Kalo ada bakteri Streptokokus, tapi gag ada sisa makanan yang tertinggal di gigi yang bisa di’olah’ oleh bakteri, atau gag ada pit dan fisur yang terlalu dalam pada anatomi gigi sebagai tempat bersarang dan berlindungnya kuman dari pembersihan, gimana lubang pada gigi mau muncul?

Penyebab kandidiasis oral adalah multifaktorial

Selain faktor pencetus munculnya kandidiasis oral, ada juga faktor resiko. Seperti yang disebutkan sebelumnya, faktor resiko adalah faktor yang meningkatkan resiko atawa memperbesar kemungkinan terjadinya kandidiasis oral.

Faktor-faktor resiko tersebut adalah:  (Akpan and Morgan, 2002).

Defisiensi nutrisi

Kehamilan

Protesa <gigi tiruan>

diet karbohidrat tinggi

Usia muda <bayi> dan usia tua <lansia>

Faktor resiko ini memperbesar kemungkinan hadirnya faktor penyebab. Meskipun, gag berarti orang tanpa faktor resiko gag akan terkena kandidiasis oral. Cuman aja, kemungkinan terkenanya jadi kecil.

Tunggu bagian selanjutnya tentang kandidiasis oral ini  ya..

Salam hangat,

DokterGigiGAUL

Baca artikel ini

Kandidiasis Oral: Jamuran di Dalam Rongga Mulut

Kandidiasis oral sering muncul tanpa disadari, baik oleh pasien maupun dokter gigi. Saatnya mengetahui apa, kenapa dan bagaimana seputar kandidiasis oral.

Okeh, yang pertama perlu dipastikan adalah jamuran disini bukan pakaian yang lagi dikeringin abis dicuci, tapi merupakan infeksi yang ditimbulkan oleh mikroorganisme jamur yang ada di rongga mulut. Okesip? Markilai. Mari kita mulai..

Tampilkan lebih banyak







Salam hangat,

DokterGigiGAUL

Baca artikel ini

Hipersensitivitas Tipe 1

Hipersensitivitas artinya sensitif yang  berlebihan. Apa yang terlalu sensitif? Sistem kekebalan/ pertahanan (imun) tubuh. Jadi maksudnya, sistem imun seseorang terlalu sensitif dalam bereaksi terhadap sesuatu secara berlebihan, akhirnya merubah fungsi sistem imun yang seharusnya melindungi, menjadi merusak tubuh.

Hipersensitivitas dibagi menjadi 4 tipe, dari 1 hingga 4. Fokus saat ini, ngebahas hipersensitivitas tipe 1 dulu.

IgE

IgE

Hipersensitivitas tipe 1 sering banget dihubungin sama antibodi IgE (Immunoglobulin E), makanya hipersensitivitas tipe 1 sering juga disebut IgE-mediated (diperantarai IgE). Selain itu sering juga diistilahkan dengan Immediate, karena sifat reaksinya yang ‘segera’ alias dalam waktu singkat

Tapi orang awam lebih mengenal hipersensitivitas tipe 1 dengan istilah alergi, karena umumnya reaksi alergi diperantarai oleh IgE.

Antibodi di tubuh? Imunoglobulin Alpha, Imunoglobulin Delta, Imunoglobulin Epsilon, Imunoglobulin Gamma, Imunoglobulin Mu. 

IgA, IgD, IgE, IgG, IgM.

Kata alergi, kalo diakarin, asalnya dari 2 kata dalam bahasa latin, allos yang artinya asing dan ergon yang artinya reaksi. Kasarnya, alergi berarti reaksi terhadap sesuatu yang asing. Benda asing, berasal dari luar tubuh, yang memasuki tubuh karena terhirup, tertelan atau berkontak dengan kulit. Benda asing ini secara umum disebut antigen. Tapi, kalo nyebabin reaksi alergi, disebutnya alergen.

Contoh alergen: serbuk bunga, gigitan serangga, obat-obatan, makanan atau lateks (bahan (sarung tangan) karet).

Yang perlu diketahui terlebih dahulu adalah beberapa hal berikut. Pertama, alergi punya kecenderungan predisposisi genetik. Maksudnya cenderung diwariskan dalam keluarga. Dari Kakek ke Bapak, Bapak ke Anak atau Kakek ke Cucu. Kedua, reaksi alergi secara spesifik adalah reaksi hipersensitivitas dari sel T helper, yang bakal kita bahas lebih detail nantinya, dan terjadi dalam 2 tahap: Paparan awal dan paparan lanjutan. Paparan awal diistilahkan secara ilmiah dengan sensitisasi atau reaksi sensitisasi.

Tampilkan lebih banyak





Baca artikel ini

Selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional offline untuk menangani masalah kesehatan yang sedang dialami. Jangan bertindak tidak sesuai saran tenaga kesehatan profesional hanya karena sesuatu informasi kesehatan yang dibaca di situs ini.

dokter gigi, blog dokter gigi, blog kesehatan gigi, blog kedokteran gigi, kedokteran gigi, kedokteran gigi mulut, buku kedokteran gigi, penyakit mulut, ilmu penyakit mulut,poster kesehatan gigi dan mulut, makalah kesehatan gigi dan mulut, leaflet kesehatan gigi dan mulut, kuesioner kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut,kesehatan mulut dan gigi,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut,manfaat menjaga kesehatan gigi dan mulut,materi kesehatan gigi dan mulut,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada anak,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut,pentingnya kesehatan gigi dan mulut,pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut,pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut,menjaga kesehatan gigi dan mulut, materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, artikel tentang kesehatan gigi dan mulut, artikel kesehatan gigi dan mulut lansia,balai kesehatan gigi dan mulut makassar,booklet kesehatan gigi dan mulut,bpjs kesehatan gigi dan mulut,buku kesehatan gigi dan mulut,bulan kesehatan gigi dan mulut,buruknya kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,cerita kesehatan gigi dan mulut,contoh kesehatan gigi dan mulut,contoh makalah kesehatan gigi mulut,d3 kesehatan gigi dan mulut unair,data kesehatan gigi dan mulut menurut who,data kesehatan gigi dan mulut nasional,definisi kesehatan gigi dan mulut ebook download,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut who,dinas kesehatan gigi dan mulut bandung,ebook kesehatan gigi dan mulut,edukasi kesehatan gigi dan mulut,epidemiologi kesehatan gigi dan mulut,esai kesehatan gigi dan mulut,evaluasi kesehatan gigi dan mulut,flipchart kesehatan gigi dan mulut,formulir kesehatan gigi dan mulut,forum kesehatan gigi dan mulut,fungsi kesehatan gigi dan mulut,gambar kesehatan gigi dan mulut,gambaran kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,hari kesehatan gigi dan mulut,hari kesehatan gigi dan mulut dunia,hari kesehatan gigi dan mulut nasional,hari kesehatan gigi dan mulut sedunia,hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku,ibu hamil dan kesehatan gigi mulut,indikator kesehatan gigi dan mulut masyarakat,indikator kesehatan gigi dan mulut menurut who,indikator kesehatan gigi dan mulut terbaru,indikator kesehatan gigi dan mulut who,indikator kesehatan gigi dan mulut yang terbaru,jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut masyarakat,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kader kesehatan gigi dan mulut,karangan kesehatan gigi dan mulut,kasus kesehatan gigi dan mulut,kebijakan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan bau mulut,kesehatan gigi dan mulut,kesehatan gigi dan mulut adalah,kesehatan gigi dan mulut adalah menurut who,kesehatan gigi dan mulut adalah pdf,kesehatan gigi dan mulut anak,kesehatan gigi dan mulut anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut anak di indonesia,kesehatan gigi dan mulut anak pdf,kesehatan gigi dan mulut anak powerpoint,kesehatan gigi dan mulut anak ppt,kesehatan gigi dan mulut anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut balita,kesehatan gigi dan mulut dalam pandangan islam,kesehatan gigi dan mulut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut di indonesia,kesehatan gigi dan mulut di indonesia pdf,kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut indonesia,kesehatan gigi dan mulut jurnal,kesehatan gigi dan mulut jurnal pdf,kesehatan gigi dan mulut lansia,kesehatan gigi dan mulut liputan6,kesehatan gigi dan mulut makalah,kesehatan gigi dan mulut masyarakat,kesehatan gigi dan mulut masyarakat indonesia,kesehatan gigi dan mulut menurut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,kesehatan gigi dan mulut menurut who,kesehatan gigi dan mulut merupakan,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut pada anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut pada anak jurnal,kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,kesehatan gigi dan mulut pada anak sd,kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada balita,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kesehatan gigi dan mulut pada lansia pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia ppt,kesehatan gigi dan mulut pada masa kehamilan,kesehatan gigi dan mulut pada penderita dm,kesehatan gigi dan mulut pada remaja,kesehatan gigi dan mulut pada usia lanjut,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut power point,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut remaja,kesehatan gigi dan mulut sangat penting,kesehatan gigi dan mulut secara umum,kesehatan gigi dan mulut untuk anak,kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut youtube,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut anak,kesehatan gigi mulut ibu hamil,kesehatan gigi mulut pada ibu hamil,kesimpulan kesehatan gigi dan mulut,kliping kesehatan gigi dan mulut,kondisi kesehatan gigi dan mulut indonesia,konseling kesehatan gigi dan mulut,konsep kesehatan gigi dan mulut,konsultasi kesehatan gigi dan mulut,kontrol kesehatan gigi dan mulut,kti cara menjaga kesehatan gigi dan mulut balita,kti kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut pada anak,kuesioner kesehatan gigi dan mulut,laporan kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut anak,leaflet kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,lembaga kesehatan gigi dan mulut,lembaga kesehatan gigi dan mulut halim,lembaga kesehatan gigi dan mulut tni au,lp kesehatan gigi dan mulut,makalah kesehatan gigi dan mulut balita,makalah kesehatan gigi dan mulut lansia,makalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,makalah kesehatan gigi dan mulut pada lansia,makalah kesehatan gigi mulut,manfaat jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,masalah kesehatan gigi dan mulut di indonesia,masalah kesehatan gigi dan mulut menurut who,masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,masalah kesehatan gigi dan mulut pada remaja,materi kesehatan gigi dan mulut dokter kecil,materi kesehatan gigi dan mulut untuk dokter kecil,materi kesehatan gigi mulut,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk lansia,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk masyarakat,menjaga kesehatan gigi dan mulut anak-anak dan ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut saat puasa,nutrisi untuk kesehatan gigi dan mulut,panduan kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil,pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah,pelayanan kesehatan gigi dan mulut di rumah sakit,pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penelitian kesehatan gigi dan mulut,pengaruh kesehatan gigi dan mulut terhadap halitosis,pengaruh narkoba terhadap kesehatan gigi dan mulut,pengertian kesehatan gigi & mulut,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut who,pengertian kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pengertian kesehatan gigi dan mulut secara umum,pengertian kesehatan gigi dan mulut terbaru,pengetahuan kesehatan gigi dan mulut adalah,pentingnya kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut remaja,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi mulut,penyuluhan kesehatan gigi mulut ibu hamil,perawatan kesehatan gigi dan mulut bagi bayi dan balita,ppt kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,profil kesehatan gigi dan mulut indonesia,program kesehatan gigi dan mulut masyarakat pdf,program kesehatan gigi mulut masyarakat,pusat kesehatan gigi dan mulut makassar,pusat pelayanan kesehatan gigi dan mulut bandung,referensi kesehatan gigi dan mulut,riskesdas kesehatan gigi dan mulut,rumah sakit kesehatan gigi dan mulut bandung,sap kesehatan gigi dan mulut,sap kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,satpel kesehatan gigi dan mulut,seminar kesehatan gigi dan mulut,seputar kesehatan gigi dan mulut,skk kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut pada anak,slogan kesehatan gigi dan mulut,sop kesehatan gigi dan mulut,status kesehatan gigi dan mulut,survei kesehatan gigi dan mulut,target kesehatan gigi dan mulut,target nasional kesehatan gigi dan mulut,tentang kesehatan gigi dan mulut,teori kesehatan gigi dan mulut,tes kesehatan gigi dan mulut,tingkat kesehatan gigi dan mulut di indonesia,tips kesehatan gigi dan mulut,tips kesehatan gigi dan mulut bagi pengguna behel,tujuan kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,upaya kesehatan gigi dan mulut masyarakat,usaha kesehatan gigi dan mulut masyarakat desa,uu kesehatan gigi dan mulut,uu tentang kesehatan gigi dan mulut,video kesehatan gigi dan mulut,dental health,dental health education,dental health center,dental health centre daerah khusus ibukota jakarta,dental health journal,dental health education journal,dental health care,dental health promotion,dental health program,dental health articles,dental health poster,dental health book dental health assessment,dental health and heart disease,dental health and pregnancy,dental health and breastfeeding,dental health and wellness,dental health and hygiene,dental health brochures,dental health blog,dental health diet,dental health diabetes,dental public health definition,dental health education posters,dental health effects on body,dental health facts,dental health for kids,dental health for seniors,dental health for life,dental health for toddlers,dental health formula

Powered by WordPress. Designed by WooThemes