Tag Archives | Pengetahuan

Bingung Minum Obat Waktu Puasa? – Mitos Puasa

Banyak yang masih bingung dan ragu, kalo mau berobat [gigi] di waktu bulan puasa. Apalagi kalo sampai harus dilakukan tindakan perawatan gigi [baca: cabut gigi, perawatan syaraf gigi, dlsb]. Soalnya harus minum obat, yang ditakutkan akan membatalkan puasa!

     Tapi pernah gak terpikir, kalo penyakitnya dibiarin aja dan gag dilakukan perawatan, malah nantinya bukan cuman harus ngorbanin puasa, tapi juga ngorbanin waktu beraktifitas dan lebih banyak lagi? 🙁

Meskipun ada juga oknum kurang bertanggung jawab yang memanfaatkan minum obat untuk gak berpuasa 🙁

     Nah, buat yang ngerasa masih belom tau gimana cara mensiasati [jiah, kaya mo perang aja pake siasat] hal ini, doktergigigaul akan meng-berikan sedikit banyak petunjuk mengenai perobatan di dunia pergigian.

     Kalo dokter/gigi kamu menyarankan untuk meminum obat 3x sehari, kamu meminum obat tersebut dengan aturan [ini contoh ya] jam 7 pagi – jam 2 sore – jam 10 malam [kisaran 6-8 jam, diambil rata-rata 7 jam].

     Nah, kalo puasa jadwal nya jadi kacau beliau pastinya. Sahur jam 4 berarti minum obat lagi jam 11 siang? terus mo di’geser’ ke jam 6 sore? apa gak kelamaan [jadi 14 jam jaraknya?] nanti berikutnya minum jam 2 pagi? ato jam 4 pagi? ato bikin 14 jam kemudian lagi? wewewew, bingung kan?

Sama..

     Biar gak bingung #doktergigigaul akan berbagi pengalaman pribadi. Soalnya biasanya kalo dikasi contoh teori doang pada kagak percaya.

     Kebetulan kemaren pas awal puasa, doktergigigaul sakit kepala , jadi terpaksa minum obat antibiotik dan penahan sakit.

     Dan “terpaksa” waktu minum obatnya diganti jadi 9 malem dan jam 4 pagi aja[kisaran 7 jam]. Ternyata cukup efektif juga. Meskipun antara jam 4-5 terasa pening kepala mulai muncul [wajar #doktergigigaul kan ngelewatin jatah 1x minum obat], tapi gak sehebat waktu belom/ gak makan obat.

Masih bisa ilang kalo dibawa online 😀

 Jadi sebenernya obat sakit tuh, minum obat apa online ya? 😀

Jadi kalo kamu “terpaksa” berobat juga di bulan Ramadhan, coba aja ganti jadwal minum obat kamu supaya tersesuaikan seperti yang doktergigigaul lakukan.

     Gakpapa, jaraknya jadi jauh, yang penting “TERATUR”. Kalo gak teratur, itu yang kurang baik

     Hal ini bisa dijadikan senjata “orangtua” buat menghadapi anaknya yang gak mau puasa dengan beralasan “harus minum obat”

     Aturan-Nya semuanya pas! semua gak perlu penjelasan, karena udah jelas gak akan memberatkan atau menyulitkan. Kecuali kita sendiri yang membuatnya jadi sulit. Ato kita penganut prinsip “kalo ada yang susah, kenapa dibikin mudah?”..

Salam MagaHaya!

sumber: internet

PS: Ini tidak sepenuhnya telah dibuktikan secara ilmiah. Sebagian didasarkan bukti ilmiah, dan sebagian berdasarkan pengalaman empiris. Kurang yakin? konsultasi lebih lanjut dengan dokter/gigi kamu atau doktergigigaul yaw..

Baca artikel ini

Pencabutan Gigi Membatalkan Puasa? – Mitos Puasa

      Sehubungan dengan bulan Ramdhan yang sudah di depan mata, banyak pertanyaan yang datang menghampiri Dokter Gigi Gaul secara bertubi-tubi mengenai “Apakah Perawatan Gigi [Cabut, Tambal dan Pembersihan Karang Gigi] Membatalkan Puasa?”

Hegh, penuh inbox e-mail isinya itu semua..
     Okelah, kalo begitu! Tanpa memperpanjang dan mengulur waktu lagi..*hening senyap 5 detik* Dokter Gigi Gaul akan memberikan informasi seputar permasalahan apakah perawatan gigi sejatinya [kau yang sejati, berjuang dengan hati..] membatalkan puasa atau tidak..
     Tapi kalo dibahas semua bisa besok selesai mbacanya. Jadi kita mulai dari yang paling sering ditanyakan yaitu mengenai pencabutan gigi di waktu melaksanakan puasa.
     Dan jawaban dari pertanyaan sesuai judul diatas, apakah pencabutan gigi membatalkan puasa, adalah..Sejauh pengetahuan Dokter Gigi Gaul [dan hasil bertanya kepada Master Google], pencabutan gigi TIDAK membatalkan puasa.
Penjelasan lengkapnya Dok?” *Sabar..ini juga kan mau ngejelasin..*
Baiklah..
     Mitos yang beredar santer di masyarakat, adalah pencabutan gigi bisa membatalkan puasa  karena beberapa hal. Pertama, adanya benda asing yang masuk kemulut. Obat anastesi, air kumur dan lain sebagainya. Terus nanti sakit musti minum obat. Terus kan nanti ada darah, terus air liur-nya, terus.. [terus, terus, persis kayak tukang parkir]
     Benda asing yang masuk kemulut seperti suntikan anestesi, tidak membatalkan puasa.

Suntikan yang dapat membatalkan puasa, kalau suntikan tersebut berisi “doping tenaga” atau “bahan makanan” yang dapat membuatnya “menahan lapar”. 

Lebih jelas soal hukumnya bisa dilihat di artikel yang membahas ini.

     Suntikan anestesi hanya bertujuan untuk penahan rasa sakit, dan tidak ada hubungannya dengan doping atau bahan makanan. Maka itu tidak membatalkan puasa. 
     Yang jadi masalah, bagaimana jika obat anestesi habis dan bekas pencabutan terasa sakit? Nah disinilah sains mengambil peran.
     Secara teori, anestesi rata-rata bekerja 2 jam [dari mulai disuntikkan sampai habis pengaruh kebas-nya] Kalau pencabutan dilakukan pagi hari, maka terpaksa puasa dibatalkan, untuk meminum obat penahan sakit. Misal kamu cabut gigi jam 10 pagi, otomatis jam 12 kamu harus minum obat penahan sakit, karena anestesi telah habis efeknya. Kecuali kamu bisa guling-guling ato ngejdot-jedotin kepala ke tembok, buat nahan sakitnya ampe waktu buka, karena gak boleh minum obat 🙁
     Jadi kalo memungkinkan, dan tidak ingin membatalkan puasa, sebaiknya pencabutan sebaiknya dilakukan antara pukul 5 sore-waktu berbuka, atau selepas waktu berbuka. Sehingga bila bius habis, bisa meminum obat karena telah tiba waktu berbuka. Senang aja, kan?
     Kecuali, keadaannya mendesak. Misalnya karena kecelakaan kecil [terjatuh dan giginya terbentur, harus langsung dicabut, atau terjadi infeksi lanjutan yang membahayakan, dll]
     Kemudian soal air kumur. Sebenernya ini tidak perlu dipermasalahkan. Berkumur waktu cabut gigi tidak berbeda dengan berkumur saat wudhuk. Karena wudhuk tidak membatalkan puasa, berkumur saat pencabutan gigi juga tidak membatalkan puasa.
Kalau tidak sengaja tertelan sedikit, itu kan anugerah 😀 [Jangan gara-gara kerongkongan kering langsung pengen cabut gigi ya!] Tapi jika kamu tidak yakin, ya sebaiknya lakukan pencabutan gigi setelah berbuka.
Mengenai minum obat. Ada obat untuk pencabutan gigi yang dapat diminum 2 kali sehari. Tepat waktunya pada saat berbuka dan sahur. Jadi gak perlu dibingungi [ada kan kata ini di Kamus EYD?]. Kecuali muncul kondisi tertentu yang mengharuskan minum obat sampai 3 atau 4 kali sehari, maka tidak bisa dielakkan, puasa harus dikorbankan, dan menqadha di lain waktu.

Catatan: Keadaan umum pasien dalam keadaan BAIK, sesuai keterangan Dokter Gigi yang akan melakukan perawatan. Jadi tidak semua orang bisa melakukan proses pencabutan gigi sewaktu puasa juga. Keterangan lebih lanjut, tanyakan ke Dokter Gigi terdekat atau ke Dokter Gigi Gaul yaw..

     Islam tidak pernah terlalu membebankan pengikutnya. Dan Islam ingin pengikutnya senantiasa berada dalam keadaan sehat, agar dapat beribadah secara sempurna dan maksimal. Jangan karena kurang pengetahuan, kesehatan kamu yang jadi korban.. 🙁

     Masih penasaran? [sengaja dokter gigi gaul gantung artikelnya, biar pada gak bosen bacanya 😀 ] jangan ragu jangan segan, Dokter Gigi Gaul bisa dikontak 23 jam [1 jam lagi buat istirahat, Dokter juga Manusia, butuh istirahat, krikkrikkrik] untuk pembahasan seputar pencabutan gigi sewaktu puasa ini..Bisa lewat komen atau lebih personal lewat Kontak Dokter Gigi Gaul [diklik aja tulisannya] yang ada dibagian kiri atas header blog MagaHaya! ini
Salam MagaHaya!
sumber: internet
Baca artikel ini

Maaf, Apakah Itu Gigi Kamu Yang “Berdering?”

     Kemaren Dokter Gigi Gaul jalan jalan di dunia maya yang super luas. Eh, saking luasnya, alhasil, tersasarlah Dokter Gigi Gaul ke suatu alamat [baca:situs]. Nah, di alamat ini Dokter Gigi Gaul mendapatkan suatu informasi – yang menurut Dokter Gigi Gaul – sungguh revolusioner.

     Revolusioner, karena selain karena Dokter Gigi Gaul tuh tipe orang yang pelupa banget, baru aja kemaren Dokter Gigi Gaul ketawa-ketawa ngedenger Robin Williams di Men of The Year-nya HBO, yang lagi berperan ngelawak di acara tv-nya dan ngomong [terjemahan bebasnya]:

 “Lucu kayanya, kalo kecanggihan teknologi bisa bikin orang gak repot lagi lupa ketinggalan telepon selularnya [baca: henpon], karena udah ditanam di gigi mereka”.

     Ya.. saudara sebangsa setanah air. Yang tinggal di tanah maupun tinggal di aer. Dokter Gigi Gaul menemukan realisasi dari ide gila yang dicetuskan Mr. William itu.. TELEPON GIGI!
     Sebetulnya, secara garis besar ini gak bisa juga dibilang telepon gigi. Soalnya, menurut keterangan penciptanya, James Auger dan Jimmy Loizeau, katanya sih ini cuma alat untuk  komunikasi satu arah. Cuma bisa nerima masukan sinyal, tapi gak bisa ngeluarin. Karena itu, penciptanya lebih suka menyebut “benda” ini sebagai TOOTH AUDIO.
Cara kerjanya alat ini kurang lebih seperti ini.
Cara Kerja Tooth AudioSinyal gelombang radio (radio ini istilah teknis buat frekwensi ya, bukan radio yang kamu denger buat denger musik dangdut 😀 ) yang diterima oleh transmiter yang telah diimplant [baca: “ditanam ke tulang rahang” melalui prosedur operasi] ke gigi ‘seseorang’ itu,  digetarkan dengan perantaraan media tulang rahang, hingga bisa nyampe ke saluran telinga bagian dalam (ya, telinga bagian luar tu, yang dipake buat nyantolin gagang kaca mata, atau biasa dikenal dengan istilah ‘daun’ telinga). Tetapi belum menggunakan teknologi mikrochip.
     Sinyal radio disini antara lain, sinyal yang dikeluarin tape mobil ato sinyal radio dari telepon genggam dan atau segala sesuatu perangkat yang mengeluarkan sinyal radio (Nah, kalo yang ini, termasuk radio dangdutan kamu.. 🙂 ).
     Kata penemunya, awalnya alat ini ditujukan buat membantu pemain football di lapangan, supaya bisa nerima instruksi pelatih mereka di lapangan tanpa perlu minta timeout berlebihan. 
     Atau biar ngedengerin alarm yang hanya bisa didengar kepala kita sendiri,tanpa ngeganggu kalo ada orang yang tidur sebelah kita. 
     Juga buat  ngedengerin musik di dalam bis tanpa harus takut kecopetan MP3/MP4 player kita.
Dan terutama bisa juga buat kamu yang sering kelupaan hape 😀 [Pernyataan ini sifatnya personal, hikhikhik]

Ahhh, KEREEEN GILAAA!

     Barang ini katanya sih bakal segera dipasarkan, mengingat biaya produksi murah, [sangat] dibutuhkan beberapa ‘kalangan’, dan biaya ‘instalasi’ yang masih terjangkau.
     Tapi yang paling keren, pemasangannya harus dilakukan melalui bedah gigi sederhana. Yang artinya dipasangnya harus ke dokter gigi! Hore! Alamat asep dapur bakal makin kebul neh..
     Tunggu aja, siapa tau bentar lagi siap dirampungkan dan dipasarkan ke seluruh belahan dunia termasuk Indonesia.
     Dan kalo kamu jadi pembaca setia yang berlangganan artikel Dokter Gigi Gaul, bisa dikasih diskon khusus nantinya 😛
     Buat keterangan lengkapnya, langsung menuju situs bersangkutan yang ngebahas soal Telepon Gigi ini ya. Secara, bahasa inggris Dokter Gigi Gaul pas2an, dan jadinya gak nyebarin kabar palsu. Oke?
Pis ah! 
Salam MagaHaya!

sumber: internet
PS: Ini sesuatu yang sebaiknya kita renungkan bersama :muka serius:..
Kalo sampe tuh TELEPON GIGI rusak, kira-kira dia ngebenerinnya ke DOKTER GIGI atau KONTER HP ya? 😛
Baca artikel ini

Gigi Putih = Gigi Yang Sehat Dan Kuat! Enggak Juga!

     Saya gak pernah lupa menggosok gigi 3 kali sehari. Mungkin, kadang-kadang lebih dari 3 kali sehari. Tujuannya, saya ingin memiliki gigi yang sehat dan kuat. Semua jenis odol yang katanya bisa “membuat gigi menjadi putih” juga sudah saya coba. Tapi kenapa gigi saya tetap “kuning” ya? Bukannya gigi yang sehat dan kuat itu gigi yang “putih”?

     Pertanyaan ini, kayaknya hampir tiap hari ditanyakan sama pasien-pasien Dokter Gigi Gaul. Berbeda-beda versi, tapi, intinya ya cuma satu. Mereka penasaran, kenapa gigi mereka tetap “kuning”, padahal mereka rajin sikat gigi, bahkan dengan odol “pemutih” gigi yang diiklankan di tipi.

     Pertama sekali coba baca artikel mengenai “gigi kuning”ini .

     Dokter Gigi Gaul kadang-kadang suka becanda, ngomong ke pasien, “kalo pengen giginya “putih”, coba aja berkumur pake larutan pemutih pakaian.”

     Tapi, kayaknya becandaan [baca: joke] itu enggak lucu, soalnya gak pernah ada pasien Dokter Gigi Gaul yang ketawa setiap kali Dokter Gigi Gaul melontarkan pernyataan itu.

     Shock dan jijik, iya, tapi gak pernah ketawa. [Malah, Dokter Gigi Gaul hampir sedikit yakin, mungkin ada diantara mereka yang berfikir “Ni dokter sakit jiwa ya?”]

Tapi wajar. Kalo semua joke yang Dokter Gigi Gaul buat itu garing ‘lucu’, barangkali Dokter Gigi Gaul udah jadi Pelawak Gaul yang sukses.

     Tetapi, mungkin juga sense of humor pasien Dokter Gigi Gaul berada di bawah rata-rata [ini yang dinamakan ‘pembelaan diri’]. Apapun itu,..mungkin hanya Tuhan..yang tahu sgalanya..

     Meskipun, secara garis besar, bahan kimia yang dipake dalam larutan pemutih pakaian itu adalah bahan yang sama yang digunakan para dokter gigi profesional (karena ada “dokter gigi” yang terpaksa “profesional” [baca: tukang/ ahli gigi]) untuk memutihkan gigi pasiennya, yaitu Hidrogen Peroksida.

     Ini serius.

     Namun, karena proses pengenceran yang berbeda, larutan pemutih pakaian tidak bisa secara mentah-mentah langsung diaplikasikan oleh pasien, karena dapat mengiritasi gusi.

Selain itu, hal ini bisa mengurangi pendapatan dokter gigi dan meningkatkan pendapatan produsen larutan pemutih pakaian, secara signifikan.

     Pada dasarnya, menyikat mahkota gigi – [bukan menyikat “gigi“, karena kalo MagaHayawan MagaHayawati bermaksud menyikat gigi, maka kamu harus menyikat semua bagiannya: mahkota dan akar gigi] bukan bertujuan untuk memutihkan mahkota gigi.

     Penyikatan mahkota gigi memiliki bermacam-macam tujuan. Diantaranya, membuat suasana mulut yang “asam“, menjadi “basa“. Karena suasana asam adalah faktor pembantu terbentuknya lubang di gigi. [Asam ini suasana, bukan rasa]

      Tujuan lain penyikatan gigi adalah untuk membersihkan lapisan plak yang menempel pada mahkota gigi.

     Plak adalah lapisan biofilm yang digunakan bakteri untuk menempel pada permukaan yang licin, seperti permukaan mahkota gigi.

Plak menghalangi saliva [baca: air liur] untuk memberihkan permukaan mahkota gigi.

Penyikatan mahkota gigi, menghilangkan plak tersebut, walaupun sifatnya sementara. Karena plak akan muncul lagi dan lagi. Datang meskipun tak diundang.

     Jadi, pada intinya, penyikatan gigi bukan bertujuan untuk memutihkan mahkota gigi. Berapa kalipun kamu menyikat gigi, apapun yang kamu pakai sebagai alat dan bahan bantu menyikat, hasilnya gaka akan berpengaruh banyak. Malahan bisa berakibat negatif kalau kamu berlebihan menyikat gigi.

Sikatlah gigi minimal 2x sehari. Maksimal 3 kali sehari.

Gigi putih terkadang hanyalah anugerah, tetapi tidak sehat karena tidak dirawat dengan baik.

Gigi yang sehat dan kuat adalah gigi yang dirawat dengan baik. Disikat teratur dan cukup, dan terkontrol oleh dokter Gigi minimal 6 bulan sekali..

Salam MagaHaya!

sumber: internet
Baca artikel ini

Cokelat Bikin Gigi Sehat. Nyam, Nyam!

Beberapa pendapat di masyarakat mengatakan, bahwa coklat tidak baik untuk kesehatan gigi. Tetapi kini, ada pendapat yang menyatakan kalau coklat baik untuk kesehatan gigi. Sebenarnya, yang mana yang betul, ya?

Coklat atau Cokelat, makanan yang sering menimbulkan ‘ketagihan’ [dan tidak perlu berurusan dengan pihak berwajib],  adalah bentuk olahan kasar dari pohon yang bernama sama.

     Coklat memiliki nama latin Theobroma cacao  atau artian secara harfiahnya food of the Gods [makanan Dewa – salah satunya mungkin Dewa Budjana, dan tidak tertutup kemungkinan Ki Hajar DEWAntara], memiliki banyak kandungan zat-zat yang berguna bagi kesehatan tubuh.

Antioksidan yang dikandung badan coklat yang baik untuk kesehatan diantaranya fenol (polifenol), flavonoid dan katekin.

     Tetapi coklat dengan kandungan antioksidan yang tersebut ini, adalah coklat murni, yang belum diberi pemanis.  Dan bukan sari rasa coklat, yang bukan berasal dari buah coklat murni, yang biasa digunakan untuk perasa susu kemasan.

     Selain kandungan antioksidan tersebut diatas, ternyata ada ‘hal’ lain dari coklat yang bermanfaat, yang ditemukan oleh peneliti dari Universitas Osaka di Jepang.

     Para peneliti tersebut menemukan bahwa kulit biji coklat -yang biasanya dibuang menjadi limbah dalam proses pembuatan coklat- memiliki efek anti bakteri pada mulut dan dapat melawan secara efektif melawan plak dan agen merusak lainnya.

Pembusukan gigi terjadi, ketika bakteri dalam mulut merubah sisa makanan atau gula menjadi asam, dan menghasilkan plak yang menempel di permukaan gigi, yang menyebabkan karies.

     Selama tiga bulan, penelitian ini menemukan bahwa subyek penelitian dengan diet gula tinggi memiliki 14 lubang rata-rata dibandingkan dengan hanya enam lubang pada mereka yang menerima olahan kulit biji kakao dalam makanan mereka.

     Menurut keterangan yang diberikan kepada majalah New Scientist, Takashi Ooshima, dari Osaka University, mengatakan, temuan ini bisa mengarah pada pengobatan baru untuk mengatasi dan mencegah kerusakan gigi.

     Peneliti berencana mengembangkan temuan ini, untuk memasukkan ekstrak biji kakao tadi ke dalam pasta gigi atau obat kumur.

     Coba bayangin,  gimana enaknya kalo ada pasta gigi, atau obat kumur dengan aroma coklat. Pasti bisa bikin anak-anak ketagihan sikat gigi. Dan termasuk orang dewasanya juga.

     Tetapi ada satu hal yang perlu diingat.

Bukan berarti coklat baik untuk kesehatan gigi.

     Karena seperti yang telah disebutkan sebelumnya, coklat yang dibahas disini, bukan ‘coklat’ yang ada di pasaran yang telah diolah dengan menggunakan bahan pemanis buatan. Tetapi, ‘coklat’ yang merupakan olahan dari kulit biji coklat.

     Dan, bukan berarti coklat buruk untuk kesehatan gigi. Selama kita melakukan hal yang tepat, kita dapat menikmati coklat, yang bukan olahan ekstrak kulit biji coklat tersebut -dalam batas yang wajar-.

     Ada tips mengenai hal yang bisa dilakukan MagaHaian, supaya aman mengkonsumsi coklat tanpa merusak gigi. [dikumpulkan dengan susah payah dari berbagai sumber yang bisa ditemukan]. Perhatikan hal-hal berikut:

Jangan makan coklat dengan cara mengemut terlalu lama

     Lumeran coklat yang telah menempel bisa masuk ke sela-sela gigi dan gusi, sehingga sulit dibersihkan hanya dengan penyikatan gigi.

Cepat berkumur dengan air putih setelah kita makan coklat

     Air putih, jangan air aki, ya. Apalagi air keras. Air putih membantu kerja ludah membersihkan sisa coklat yang menempel pada permukaan mahkota gigi.

Apabila memungkinkan, sebaiknya segera sikat gigi setelah makan coklat

Semakin lama coklat menempel pada permukaan mahkota gigi, semakin banyak sisa makanan yang menempel pada plak yang terbentuk pada permukaan mahkota gigi.

     Hal ini bisa menyebabkan gigi cepat berlubang.

Banyak makan buah yang berserat, padat, tidak terlalu keras, dan berair.

     Hal ini bisa membantu membersihkan sisa coklat yang menempel di sela-sela gigi. Makan duren, pisang, apel dan pir adalah alternatif buah yang disarankan.

Untuk duren dan pisang sebaiknya tidak dimakan bersama dengan kulitnya seperti apel dan pir.

Makan permen karet yang tidak terlalu manis.

      Ini juga membantu mengangkat sisa coklat dari permukaan gigi.

     Selain itu permen karet juga bisa sebagai alternatif diet. Baca artikel Alternatif Diet: Mengunyah Permen Karet

Salam MagaHaya!

sumber: internet
Baca artikel ini

Selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional offline untuk menangani masalah kesehatan yang sedang dialami. Jangan bertindak tidak sesuai saran tenaga kesehatan profesional hanya karena sesuatu informasi kesehatan yang dibaca di situs ini.

dokter gigi, blog dokter gigi, blog kesehatan gigi, blog kedokteran gigi, kedokteran gigi, kedokteran gigi mulut, buku kedokteran gigi, penyakit mulut, ilmu penyakit mulut,poster kesehatan gigi dan mulut, makalah kesehatan gigi dan mulut, leaflet kesehatan gigi dan mulut, kuesioner kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut,kesehatan mulut dan gigi,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut,manfaat menjaga kesehatan gigi dan mulut,materi kesehatan gigi dan mulut,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada anak,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut,pentingnya kesehatan gigi dan mulut,pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut,pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut,menjaga kesehatan gigi dan mulut, materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, artikel tentang kesehatan gigi dan mulut, artikel kesehatan gigi dan mulut lansia,balai kesehatan gigi dan mulut makassar,booklet kesehatan gigi dan mulut,bpjs kesehatan gigi dan mulut,buku kesehatan gigi dan mulut,bulan kesehatan gigi dan mulut,buruknya kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,cerita kesehatan gigi dan mulut,contoh kesehatan gigi dan mulut,contoh makalah kesehatan gigi mulut,d3 kesehatan gigi dan mulut unair,data kesehatan gigi dan mulut menurut who,data kesehatan gigi dan mulut nasional,definisi kesehatan gigi dan mulut ebook download,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut who,dinas kesehatan gigi dan mulut bandung,ebook kesehatan gigi dan mulut,edukasi kesehatan gigi dan mulut,epidemiologi kesehatan gigi dan mulut,esai kesehatan gigi dan mulut,evaluasi kesehatan gigi dan mulut,flipchart kesehatan gigi dan mulut,formulir kesehatan gigi dan mulut,forum kesehatan gigi dan mulut,fungsi kesehatan gigi dan mulut,gambar kesehatan gigi dan mulut,gambaran kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,hari kesehatan gigi dan mulut,hari kesehatan gigi dan mulut dunia,hari kesehatan gigi dan mulut nasional,hari kesehatan gigi dan mulut sedunia,hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku,ibu hamil dan kesehatan gigi mulut,indikator kesehatan gigi dan mulut masyarakat,indikator kesehatan gigi dan mulut menurut who,indikator kesehatan gigi dan mulut terbaru,indikator kesehatan gigi dan mulut who,indikator kesehatan gigi dan mulut yang terbaru,jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut masyarakat,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kader kesehatan gigi dan mulut,karangan kesehatan gigi dan mulut,kasus kesehatan gigi dan mulut,kebijakan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan bau mulut,kesehatan gigi dan mulut,kesehatan gigi dan mulut adalah,kesehatan gigi dan mulut adalah menurut who,kesehatan gigi dan mulut adalah pdf,kesehatan gigi dan mulut anak,kesehatan gigi dan mulut anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut anak di indonesia,kesehatan gigi dan mulut anak pdf,kesehatan gigi dan mulut anak powerpoint,kesehatan gigi dan mulut anak ppt,kesehatan gigi dan mulut anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut balita,kesehatan gigi dan mulut dalam pandangan islam,kesehatan gigi dan mulut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut di indonesia,kesehatan gigi dan mulut di indonesia pdf,kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut indonesia,kesehatan gigi dan mulut jurnal,kesehatan gigi dan mulut jurnal pdf,kesehatan gigi dan mulut lansia,kesehatan gigi dan mulut liputan6,kesehatan gigi dan mulut makalah,kesehatan gigi dan mulut masyarakat,kesehatan gigi dan mulut masyarakat indonesia,kesehatan gigi dan mulut menurut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,kesehatan gigi dan mulut menurut who,kesehatan gigi dan mulut merupakan,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut pada anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut pada anak jurnal,kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,kesehatan gigi dan mulut pada anak sd,kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada balita,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kesehatan gigi dan mulut pada lansia pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia ppt,kesehatan gigi dan mulut pada masa kehamilan,kesehatan gigi dan mulut pada penderita dm,kesehatan gigi dan mulut pada remaja,kesehatan gigi dan mulut pada usia lanjut,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut power point,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut remaja,kesehatan gigi dan mulut sangat penting,kesehatan gigi dan mulut secara umum,kesehatan gigi dan mulut untuk anak,kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut youtube,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut anak,kesehatan gigi mulut ibu hamil,kesehatan gigi mulut pada ibu hamil,kesimpulan kesehatan gigi dan mulut,kliping kesehatan gigi dan mulut,kondisi kesehatan gigi dan mulut indonesia,konseling kesehatan gigi dan mulut,konsep kesehatan gigi dan mulut,konsultasi kesehatan gigi dan mulut,kontrol kesehatan gigi dan mulut,kti cara menjaga kesehatan gigi dan mulut balita,kti kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut pada anak,kuesioner kesehatan gigi dan mulut,laporan kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut anak,leaflet kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,lembaga kesehatan gigi dan mulut,lembaga kesehatan gigi dan mulut halim,lembaga kesehatan gigi dan mulut tni au,lp kesehatan gigi dan mulut,makalah kesehatan gigi dan mulut balita,makalah kesehatan gigi dan mulut lansia,makalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,makalah kesehatan gigi dan mulut pada lansia,makalah kesehatan gigi mulut,manfaat jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,masalah kesehatan gigi dan mulut di indonesia,masalah kesehatan gigi dan mulut menurut who,masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,masalah kesehatan gigi dan mulut pada remaja,materi kesehatan gigi dan mulut dokter kecil,materi kesehatan gigi dan mulut untuk dokter kecil,materi kesehatan gigi mulut,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk lansia,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk masyarakat,menjaga kesehatan gigi dan mulut anak-anak dan ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut saat puasa,nutrisi untuk kesehatan gigi dan mulut,panduan kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil,pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah,pelayanan kesehatan gigi dan mulut di rumah sakit,pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penelitian kesehatan gigi dan mulut,pengaruh kesehatan gigi dan mulut terhadap halitosis,pengaruh narkoba terhadap kesehatan gigi dan mulut,pengertian kesehatan gigi & mulut,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut who,pengertian kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pengertian kesehatan gigi dan mulut secara umum,pengertian kesehatan gigi dan mulut terbaru,pengetahuan kesehatan gigi dan mulut adalah,pentingnya kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut remaja,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi mulut,penyuluhan kesehatan gigi mulut ibu hamil,perawatan kesehatan gigi dan mulut bagi bayi dan balita,ppt kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,profil kesehatan gigi dan mulut indonesia,program kesehatan gigi dan mulut masyarakat pdf,program kesehatan gigi mulut masyarakat,pusat kesehatan gigi dan mulut makassar,pusat pelayanan kesehatan gigi dan mulut bandung,referensi kesehatan gigi dan mulut,riskesdas kesehatan gigi dan mulut,rumah sakit kesehatan gigi dan mulut bandung,sap kesehatan gigi dan mulut,sap kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,satpel kesehatan gigi dan mulut,seminar kesehatan gigi dan mulut,seputar kesehatan gigi dan mulut,skk kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut pada anak,slogan kesehatan gigi dan mulut,sop kesehatan gigi dan mulut,status kesehatan gigi dan mulut,survei kesehatan gigi dan mulut,target kesehatan gigi dan mulut,target nasional kesehatan gigi dan mulut,tentang kesehatan gigi dan mulut,teori kesehatan gigi dan mulut,tes kesehatan gigi dan mulut,tingkat kesehatan gigi dan mulut di indonesia,tips kesehatan gigi dan mulut,tips kesehatan gigi dan mulut bagi pengguna behel,tujuan kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,upaya kesehatan gigi dan mulut masyarakat,usaha kesehatan gigi dan mulut masyarakat desa,uu kesehatan gigi dan mulut,uu tentang kesehatan gigi dan mulut,video kesehatan gigi dan mulut,dental health,dental health education,dental health center,dental health centre daerah khusus ibukota jakarta,dental health journal,dental health education journal,dental health care,dental health promotion,dental health program,dental health articles,dental health poster,dental health book dental health assessment,dental health and heart disease,dental health and pregnancy,dental health and breastfeeding,dental health and wellness,dental health and hygiene,dental health brochures,dental health blog,dental health diet,dental health diabetes,dental public health definition,dental health education posters,dental health effects on body,dental health facts,dental health for kids,dental health for seniors,dental health for life,dental health for toddlers,dental health formula

Powered by WordPress. Designed by WooThemes