Tag Archives | doktergigi

Sikat Gigi (Tidak) Perlu Pakai Penutup?

Orang mungkin berpikir bahwa sikat gigi dengan penutup plastik di bagian sikatnya bisa membantu menjaga kebersihan sikat dari bakteri dan udara pembawa bakteri di kamar mandi. Tapi benarkah seperti itu?

Sebuah penelitian dari American Society for Microbiology menemukan bahwa menutupi kepala sikat dengan plastik penutup justru sangat tidak higienis. Menggunakan plastik penutup pada kepala sikat tidak bisa melindungi sikat dari tumbuhnya bakteri.

Justru ketika kepala sikat gigi ditutup, hal ini memudahkan bakteri berkembang biak karena menciptakan lingkungan lembab dan pengap yang disukai bakteri. Kepala sikat tak bisa mengering tertiup udara sekitar karena ditutup setelah dipakai.

Ketika kepala sikat gigi ditutup, hal ini menjadikan kepala sikat lembab dan bakteri mudah berkembang biak

Kamar mandi mungkin memang punya suasana lembab dan basah, tapi menutupi sikat gigi tak memberi solusi lebih baik menjaga kebersihan sikat. Jika memang ingin menggunakan penutup sikat gigi, pastikan memiliki lubang-lubang angin untuk ventilasi pergantian udara di dalam kepala sikat.

[bctt tweet=”Menutupi kepala sikat gigi tak menjamin kebersihan kepala dan bulu sikat gigi” username=”doktergigigaul”]

Penutup sikat gigi juga bisa digunakan jika kamu akan bepergian jauh dan ditaruh di dalam tas dan dicampur dengan berbagai peralatan mandi. Penutup sikat bisa melindungi tercampurnya sikat dengan bakteri dari barang lain. Tapi tentu segera cuci bersih sikat dengan air mengalir sebelum dipakai ya.

Salam hangat,

DokterGigiGAUL

sumber: dari sini

Baca artikel ini

Begini Caranya Memilih Sikat Gigi Yang Tepat

Dari waktu ke waktu, sikat gigi selalu mengalami inovasi dengan berbagai kelebihan. Jadi, sikat gigi mana atau apa yang ‘tepat’ untuk digunakan? Apa aja yang perlu diperhatikan saat memilih sikat gigi yang tepat?

Temukan jawaban dan panduan pemilihan sikat gigi di video ini

Lihat video

 

[bctt tweet=”Memilih alat yang tepat untuk melakukan suatu pekerjaan menghasilkan pekerjaan yang baik dan hasil yang maksimal” username=””]

Salam hangat,

DokterGigiGAUL

Baca artikel ini

Laporan Pajak Dokter Gigi

Sebagai warga negara yang baik maka kita akan taat membayar pajak. Wajib Pajak, sering disingkat dengan sebutan WP, adalah orang pribadi atau badan (subjek pajak) yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan, termasuk pemungut pajak atau pemotong pajak tertentu. Wajib pajak bisa berupa wajib pajak orang pribadi atau wajib pajak badan.

Wajib pajak pribadi adalah setiap orang pribadi yang memiliki penghasilan di atas pendapatan tidak kena pajak. Di Indonesia, setiap orang wajib mendaftarkan diri dan mempunyai nomor pokok wajib pajak (NPWP), kecuali ditentukan dalam undang-undang dan tidak terkecuali dokter/dokter gigi. Pelaporan pajak diajukan dengan menggunakan Surat Pemberitahuan (SPT). SPT ini ada 2 macam, yaitu SPT masa (bulanan) atau SPT tahunan. SPT masa dibayarkan selambat-lambatnya tanggal 10 dan dilaporkan setiap selambat-lambatnya tanggal 20 per bulannya. Sedangkan SPT Tahunan biasanya dilaporkan selambat-lambatnya tanggal 31 Maret untuk WP orang pribadi atau 30 April untuk WP badan.

Praktik Dokter gigi merupakan pekerjaan bebas. Khusus dokter/dokter gigi yang memiliki praktek pribadi dan dokter/dokter gigi pegawai, formulir yang digunakan untuk pelaporan SPT Tahunan adalah dengan menggunakan formulir 1770 (SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi).  Dalam pelaporan pajak, yang digunakan adalah penghasilan netto. Untuk menghitung penghasilan netto ada 2 cara, yaitu menggunakan pembukan atau menggunakan norma penghitungan penghasilan neeto (NPPN). Apakah yang dimaksud dengan NPPN? NPPN adalah suatu perhitungan pajak yang menggunakan persentase dalam menentukan penghasilan netto. Siapa yang diperbolehkan untuk menggunakan NPPN? Wajib Pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dengan ketentuan peredaran brutonya dalam 1 (satu) tahun kurang dari Rp4.800.000.000,00 (empat miliar delapan ratus juta rupiah). Syaratnya adalah memberitahukan kepada Direktur Jenderal Pajak dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan pertama dari tahun pajak yang bersangkutan atau dilakukan bersamaan dengan pelaporan SPT Tahunan dengan mengisi form lampiran pemberitahuan penggunaan norma. -Pasal 14 UU PPh-

NB : Form 1770 tahun 2016 beserta lampirannya dapat diunduh di bawah artikel ini atau download disini

Besarnya norma ditentukan berdasarkan suatu persentase tertentu dan dikelompokkan menurut wilayah tertentu yaitu :

  • 10 ibukota propinsi (Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Manado, Makassar, dan Pontianak) : 50%
  • Ibukota propinsi lainnya : 50%
  • daerah lainnya : 50%

Namun, bila penghitungan penghasilan netto dokter/dokter gigi, dalam hal dilakukan pemriksaan dan tidak atau tidak sepenuhnya menyelenggarakan pembukuan atau tidak bersedia memperlihatkan pembukuan atau pencatatan atau bukti pendukungnya, dapat ditetapkan secara jabatan dengan ketentuan norma sebagai berikut :

  • Praktik dokter umum : 62.5%
  • Praktik dokter spesialis : 62.5%
  • Praktik dokter gigi : 62.5%

 

 

Mari kita langsung bahas form 1770 untuk pengisian oleh dokter/dokter gigi. Untuk tahun ini, maka tahun pajaknya adalah 2016 dan SPT yang dilakukan adalah dengan cara pencatatan. Form 1770 tahun 2016 dapat di download disini (untuk bahasa indonesia dimulai di halaman 10)

Jenis usaha/pekejaan bebas diisi dengan DOKTER / DOKTER GIGI dimana KLU yang berlaku untuk tahun pajak 2016 adalah 86203

Untuk memudahkan pengisian, sebaiknya langsung mengisi form 1770-I halaman 2 bagian B, nomor 4 (PEKERJAAN BEBAS), untuk kolom peredaran usaha diisi dengan penghasilan bruto 1 tahun dan norma yang berlaku saat ini adalah 50%. Dari sini didapat penghasilan neto. Jika ada usaha lainnya di bidang lain yang tidak dapat dikelompokkan di nomor 1-4, maka dapat diisi di nomor 5 (contoh: perikanan, peternakan, pertambangan, dan perkebunan). Setelah itu, jumlahkan di kolom Jumlah Bagian B (JBB). Jumlah inilah yang akan dimasukkan ke form 1770 Tabel A no. 1

Jika ada penghasilan dari tempat praktek lain yang belum dikenakan PPh final, maka perlu mengisi form 1770-I bagian D no. 6 Penghasilan Lainnya dan dijumlahkan di Jumlah Bagian D (JBD). JBD ini dipindahkan ke form 1770 Bagian A no. 3

NB : Form 1770 beserta lampiran tambahannya dapat diunduh di bawah artikel ini atau download disini untuk tambahan 1770-I halaman 2

Pada form 1770 bagian B no. 10, kita akan mengisi PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP). PTKP yang berlaku untuk tahun pajak 2016 adalah sebagai berikut :Setelah semua dipindahkan, maka jumlahkan di no. 5 dan jika ada zakat/sumbangan diisi di no. 6, sehingga didapat penghasilan netto (kolom no. 7). Selanjutnya, isi no. 8 (jika ada) dan kurangi angka di nomor 7 dikurangi dengan angka no. 8 sehingga didapat JUMLAH PENGHASILAN NETO di no. 9

Status Wajib Pajak Kode PTKP (Rp)
Wajib Pajak Tidak Kawin TK/0 54.000.000
Wajib Pajak Tidak Kawin dengan 1 orang tanggungan TK/1 58.500.000
Wajib Pajak Tidak Kawin dengan 2 orang tanggungan TK/2 63.000.000
Wajib Pajak Tidak Kawin dengan 3 orang tanggungan TK/3 67.500.000
Wajib Pajak Kawin K/0 58.500.000
Wajib Pajak Kawin dengan 1 orang tanggungan K/1 63.000.000
Wajib Pajak Kawin dengan 2 orang tanggungan K/2 67.500.000
Wajib Pajak Kawin dengan 3 orang tanggungan K/3 72.000.000
Wajib Pajak Kawin dan penghasilan istri digabung dengan penghasilan suami K/I/0 112.500.000
Wajib Pajak Kawin dan penghasilan istri digabung dengan penghasilan suami

dengan 1 orang tanggungan

K/I/1 117.000.000
Wajib Pajak Kawin dan penghasilan istri digabung dengan penghasilan suami

dengan 2 orang tanggungan

K/I/2 121.500.000
Wajib Pajak Kawin dan penghasilan istri digabung dengan penghasilan suami

dengan 3 orang tanggungan

K/I/3 126.000.000

Dari sini didapat PENGHASILAN KENA PAJAK (yaitu no. 9 dikurangi no. 10). Dengan mengetahui penghasilan kena pajak di no. 11 maka kita akan mengisi PPh terutang sesuai dengan tarif pasal 17 UU PPh. Jadi, pada bagian C no. 12 ini akan diisi dengan no. 11 dikali dengan tarif pajak yang berlaku. Tarif pajak yang berlaku adalah :

Penghasilan Kena Pajak Tarif Dasar Pajak
s.d. 50 Juta Rupiah 5%
50 Juta s.d. 250 Juta Rupiah 15%
250 Juta s.d. 500 Juta Rupiah 25%
Di atas 500 Juta Rupiah 30%

Setelah itu jangan lupa untuk dijumlahkan di Bagian C no 14. 

Pada kolom D no. 15 akan ditanya pph yang dipotong / dipungut oleh pihak lain. Jika dokter/dokter gigi memiliki bukti potong dari tempatnya bekerja, maka perlu mengisi formulir 1770-II Bagian A.

Cara pengisian :

1. Isi nama pemotong/pemungut pajak,
2. Isi NPWP pemotong/pemungut pajak,
3. Isi nomor dan tanggal bukti potong
4. Jenis Pajak PPh Pasal 21
5. Isi jumlah pph yang dipotong/dipungut sesuai dengan yang tertera di bukti potong.

Jika form ini tidak mencukupi, dapat dibuat sendiri sesuai dengan bentuk ini atau download lampiran (ada di bawah) dimana pada lampiran tersebut, untuk no.1 diisi dengan Jumlah Bagian A (JBA) pada lembar sebelumnya. Setelah itu, jangan lupa dijumlahkan dan dipindahkan ke form 1770 bagian D no. 15.

NB : Form 1770 beserta lampiran tambahannya dapat diunduh di bawah artikel ini atau download disini untuk tambahan lampiran 1770-II bila tidak cukup 

 

 

Dari penghitungan tersebut, no. 14 dikurangi no. 15, maka dapat ditentukan di no. 16 apakah ada PPh yang harus dibayar sendiri atau PPh yang lebih dipotong/dipungut. Setelah itu diisi pula jika sebelumnya pernah membayar pajak (no. 17) Dari sini akan didapat PPh yang kurang dibayar atau PPh yang lebih dibayar (Bagian E. no. 19). Jika ada PPh yang harus dibayar sendiri, maka kita perlu membayar PPh tersebut dengan mengisi form Surat Setoran Pajak (SSP) atau membuatnya secara online di sse.pajak.go.id

Tahapan Pembuatan Surat Setoran Elektronik :

  1. Klik sse.pajak.go.id Jika belum pernah mendaftar, klik daftar baru untuk billing versi 2. Jika sudah pernah mendaftar dan ingin melanjutkan dengan sistem billing versi lama, dapat klik billing versi 1.
  2. masukkan npwp dan klik log in. Jika daftar baru, maka cukup masukkan no. NPWP, alamat e-mail, PIN, dan kode verifikasi yang tampil.
  3. Akan mendapatkan konfirmasi di e-mail yang telah didaftarkan tadi. Klik link untuk verifikasi.
  4. Kembali ke halaman sse.pajak.go.id dan login dengan username dan PIN yang telah diberikan di e-mail Anda.
  5. Setelah log in, Klik isi SSE.
  6. Pilih jenis pajaknya adalah 411125 PPh pasal 25/29 OPjenis setoran 200 (Tahunan) dengan masa pajak Januari s.d. Desember, tahun pajak 2016, dan tulis jumlah setornya sesuai dengan perhitungan di form 1770 tadi dan klik “simpan”
  7. Setelah itu konfirmasi apakah isian tersebut sudah benar dan klik “Terbitkan Kode Billing”
  8. Selesai. Catat kode billing untuk dibayarkan ke bank (dapat melalui ATM) atau kantor pos terdekat.

Jika sudah menerbitkan Surat Setoran Elektronik (SSE), maka dapat lakukan pembayaran di mesin-mesin ATM dengan memasukkan kode billing yang sudah didapat tadi. Tata cara pembayaran melalui atm dapat dilihat di : http://epajak.org/cara-membayar-pajak-melalui-atm-bca/

Setelah melakukan pembayaran, jangan lupa di form 1770 Bagian E no. 19 diisi tanggal lunas.

Jika ada lebih bayar, maka dapat mengajukan permohonan apakah direstitusikan atau dikembalikan (sesuai dengan pilihan yang tersedia).

Terakhir, pada bagian G. Lampiran, jangan lupa beri tanda X pada b. SSP lembar ke-3 PPh Pasal 29 (jika melakukan pembayaran) dan atau beri tanda X pada huruf e. jika ada bukti pemotongan / pemungutan oleh pihak lain.

Penutup, jangan lupa isi nama lengkap dan npwp serta tanda tangan serta lengkapi form 1770-III, 1770-IV jika ada.

Sebagai tambahan, untuk dokter/dokter gigi, di lembar terakhir perlu mengisi surat perihal pemberitahuan penggunaan norma penghitungan penghasilan neto dengan mengisi daftar KLU seperti ketentuan di atas (download form pemakaian norma) dan mengisi form rekapitulasi bulanan yang dapat didownload disini.

Mari kita selesaikan kewajiban membayar pajak sebelum tanggal 31 Maret 2017. Selamat mengisi SPT Tahunan!!

NB : Form 1770 beserta lampirannya dapat didownload di bawah artikel ini (pada kata-kata “download attachments”). Jika ingin dicetak (print) sendiri, harap gunakan kertas HVS ukuran Folio / F4 (8,5 x 13 inch) dengan berat minimal 70 gr.

sumber: dari sini

Download attachments:

Baca artikel ini

Kenapa Mulut Bau Saat Bangun Tidur Di Pagi Hari?

Semua orang pasti setujuh, kalo setiap kali bangun tidur, salah satu hal yang disadari adalah munculnya bau mulut. Padahal sudah sikat gigi malam sebelum tidur. Kenapa ya, paginya mulut masih bau?

Air liur secara normal akan membersihkan rongga mulut dari bau yang dihasilkan bakteri. Pada saat tidur, produksi air liur berkurang karena tidak adanya gerakan mulut seperti berbicara dan makan yang bisa merangsang keluarnya air liur di dalam mulut, sehingga rongga mulut lebih kering dan bau yang dihasilkan bakteri semakin menyengat. Itulah mengapa, semakin kering rongga mulut, maka semakin bau mulutmu.

Hal ini juga yang menjelaskan mengapa kita sering bau mulut saat puasa.

Saat puasa aktivitas pergerakan mulut berkurang, sehingga produksi air liur juga berkurang

Kondisi ini akan semakin parah bagi yang mengorok atau bernapas lewat mulut saat tidur. Kondisi ini memperparah kekeringan di mulut dan napas jadi lebih bau daripada mereka yang tidak mengorok dan bernapas lewat hidung.

Umumnya, bau mulut saat bangun tidur di pagi hari adalah hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Tapi bau mulut juga bisa jadi indikasi masalah kesehatan yang perlu kamu waspadai seperti misalnya infeksi gusi yang berhubungan dengan penyakit jantung dan stroke. Bau mulut juga bisa mengindikasikan penyakit gastrointestinal.

[bctt tweet=”Bau mulut bisa jadi indikator masalah kesehatan yang perlu kamu waspadai” username=”doktergigigaul”]

Tapi selama bau mulut masih wajar dan tidak terlalu busuk, dan hilang setelah kamu minum air putih cukup dan sikat gigi, gag ada yang perlu dikhawatirkan.

Kalau masih ada yang kurang jelas langsung aja tanyain ke dokter gigi terdekat atau doktergigi langganankamu!

Salam hangat,

DokterGigiGAUL

Baca artikel ini

Membersihkan Gigi Tiruan/ Palsu? Begini Cara Yang Baik

Membersihkan gigi tiruan/palsu yang baik ada caranya tersendiri yang sebaiknya diketahui untuk menjadikan gigi tiruan awet dan selalu nyaman dipakai!

Meskipun banyak orang yang sudah menggunakan gigi tiruan atau palsu, baik hanya sebagian gigi maupunseluruhnya, namun masih sangat sedikit sekali yang menyadari, bahwa sangat penting menjaga kebersihan gigi tiruan tersebut, agar terhindar dari infeksi mulut dan penyakit mulut lainnya.

Gigi tiruan dibersihkan seperti layaknya membersihkan gigi asli. Jadi selain dengan cara digosok yang paling penting adalah dilakukan secara rutin.

Gigi tiruan dibersihkan seperti layaknya membersihkan gigi asli

Umumnya, gigi tiruan yang udah bertengger lama di dalam mulut, telah terlapisi biofilm dari bakteri, sehingga harus dibersihkan untuk menjaga kesehatan mulut. Beberapa bakteri yang terdapat di dalam biofilm tersebut diantaranya adalah MRSA (Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus).

MRSA adalah bakteri Staphylococcus aureus –yang mampu masuk ke dalam pembuluh darah dan menyebabkan infesi paru-paru dan komplikasi penyakit lainnya- dan telah resisten terhadap antibiotik golongan -cillin.

Beberapa peneliti dari Araraquara Dental School dari Universitade Estadual Pasulista di Sao Paolo, Brazil,  telah membuktikan metode berikut ini sangat efisien dalam membunuh bakteri yang berada di permukaan gigi tiruan.

Berikut saran dari mereka:

  • Bersihkan gigi tiruan di dalam oven microwave.  Peneliti menyatakan bahwa dengan menaruh gigi tiruan di dalam microwave oven selama 3 menit pada kekuatan 650 watt, akan menghilangkan bakteri secara tuntas.
  •  Bilas gigi tiruan dengan larutan 2% chlorhexidine gluconate. Menurut peneliti, larutan ini juga mampu menghilangkan bakteri secara tuntas

Tapi, kalau kamu gak punya microwave, karena listrik rumah gak mendukung pemakaiannya -kayak rumah doktergigigaul #batuk  – minimal sikat gigi tiruan menggunakan sikat gigi tanpa odol setiap malam menjelang mau tidur.

Kalo bisa usahain supaya sikat gigi yang dipake bukan atau berbeda dari sikat gigi yang biasa dipakai sehari-hari.

Larutan 2% chlorhexidine gluconate tersedia di pasaran dalam nama dagang, yang digunakan sebagai obat kumur. Googling aja dulu untuk cari tahu nama dagangnya kalau kamu berencana buat beli larutan ini.

Kalau ada yang masih mau ditanyakan jangan ragu menghubungi doktergigigaul via media sosial vaforit kamu yes..

Salam hangat,

DokterGigiGAUL

Baca artikel ini

4 Hal Tentang Kanker Mulut Yang Penting Untuk Diketahui

Kebanyakan orang sudah ‘ngeh’ sama kanker payudara atau serviks. Tapi masih sedikit yang mengetahui mengenai kanker mulut.

Lihat video

Ketahui tentang KANKER MULUT, lalu hindari atau cegah mulai sekarang!

 

 

Bagaimana cara skrining kanker mulut sederhana di rumah? Klik tombol lihat artikel di bawah!

Lihat Artikel

Ada yang ingin ditanyakan? Cari dan hubungi DokterGigiGAUL di Social Media favorit kamu!

Salam hangat,

DokterGigiGAUL

Baca artikel ini

Selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional offline untuk menangani masalah kesehatan yang sedang dialami. Jangan bertindak tidak sesuai saran tenaga kesehatan profesional hanya karena sesuatu informasi kesehatan yang dibaca di situs ini.

dokter gigi, blog dokter gigi, blog kesehatan gigi, blog kedokteran gigi, kedokteran gigi, kedokteran gigi mulut, buku kedokteran gigi, penyakit mulut, ilmu penyakit mulut,poster kesehatan gigi dan mulut, makalah kesehatan gigi dan mulut, leaflet kesehatan gigi dan mulut, kuesioner kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut,kesehatan mulut dan gigi,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut,manfaat menjaga kesehatan gigi dan mulut,materi kesehatan gigi dan mulut,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada anak,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut,pentingnya kesehatan gigi dan mulut,pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut,pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut,menjaga kesehatan gigi dan mulut, materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, artikel tentang kesehatan gigi dan mulut, artikel kesehatan gigi dan mulut lansia,balai kesehatan gigi dan mulut makassar,booklet kesehatan gigi dan mulut,bpjs kesehatan gigi dan mulut,buku kesehatan gigi dan mulut,bulan kesehatan gigi dan mulut,buruknya kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,cerita kesehatan gigi dan mulut,contoh kesehatan gigi dan mulut,contoh makalah kesehatan gigi mulut,d3 kesehatan gigi dan mulut unair,data kesehatan gigi dan mulut menurut who,data kesehatan gigi dan mulut nasional,definisi kesehatan gigi dan mulut ebook download,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut who,dinas kesehatan gigi dan mulut bandung,ebook kesehatan gigi dan mulut,edukasi kesehatan gigi dan mulut,epidemiologi kesehatan gigi dan mulut,esai kesehatan gigi dan mulut,evaluasi kesehatan gigi dan mulut,flipchart kesehatan gigi dan mulut,formulir kesehatan gigi dan mulut,forum kesehatan gigi dan mulut,fungsi kesehatan gigi dan mulut,gambar kesehatan gigi dan mulut,gambaran kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,hari kesehatan gigi dan mulut,hari kesehatan gigi dan mulut dunia,hari kesehatan gigi dan mulut nasional,hari kesehatan gigi dan mulut sedunia,hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku,ibu hamil dan kesehatan gigi mulut,indikator kesehatan gigi dan mulut masyarakat,indikator kesehatan gigi dan mulut menurut who,indikator kesehatan gigi dan mulut terbaru,indikator kesehatan gigi dan mulut who,indikator kesehatan gigi dan mulut yang terbaru,jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut masyarakat,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kader kesehatan gigi dan mulut,karangan kesehatan gigi dan mulut,kasus kesehatan gigi dan mulut,kebijakan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan bau mulut,kesehatan gigi dan mulut,kesehatan gigi dan mulut adalah,kesehatan gigi dan mulut adalah menurut who,kesehatan gigi dan mulut adalah pdf,kesehatan gigi dan mulut anak,kesehatan gigi dan mulut anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut anak di indonesia,kesehatan gigi dan mulut anak pdf,kesehatan gigi dan mulut anak powerpoint,kesehatan gigi dan mulut anak ppt,kesehatan gigi dan mulut anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut balita,kesehatan gigi dan mulut dalam pandangan islam,kesehatan gigi dan mulut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut di indonesia,kesehatan gigi dan mulut di indonesia pdf,kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut indonesia,kesehatan gigi dan mulut jurnal,kesehatan gigi dan mulut jurnal pdf,kesehatan gigi dan mulut lansia,kesehatan gigi dan mulut liputan6,kesehatan gigi dan mulut makalah,kesehatan gigi dan mulut masyarakat,kesehatan gigi dan mulut masyarakat indonesia,kesehatan gigi dan mulut menurut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,kesehatan gigi dan mulut menurut who,kesehatan gigi dan mulut merupakan,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut pada anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut pada anak jurnal,kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,kesehatan gigi dan mulut pada anak sd,kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada balita,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kesehatan gigi dan mulut pada lansia pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia ppt,kesehatan gigi dan mulut pada masa kehamilan,kesehatan gigi dan mulut pada penderita dm,kesehatan gigi dan mulut pada remaja,kesehatan gigi dan mulut pada usia lanjut,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut power point,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut remaja,kesehatan gigi dan mulut sangat penting,kesehatan gigi dan mulut secara umum,kesehatan gigi dan mulut untuk anak,kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut youtube,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut anak,kesehatan gigi mulut ibu hamil,kesehatan gigi mulut pada ibu hamil,kesimpulan kesehatan gigi dan mulut,kliping kesehatan gigi dan mulut,kondisi kesehatan gigi dan mulut indonesia,konseling kesehatan gigi dan mulut,konsep kesehatan gigi dan mulut,konsultasi kesehatan gigi dan mulut,kontrol kesehatan gigi dan mulut,kti cara menjaga kesehatan gigi dan mulut balita,kti kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut pada anak,kuesioner kesehatan gigi dan mulut,laporan kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut anak,leaflet kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,lembaga kesehatan gigi dan mulut,lembaga kesehatan gigi dan mulut halim,lembaga kesehatan gigi dan mulut tni au,lp kesehatan gigi dan mulut,makalah kesehatan gigi dan mulut balita,makalah kesehatan gigi dan mulut lansia,makalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,makalah kesehatan gigi dan mulut pada lansia,makalah kesehatan gigi mulut,manfaat jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,masalah kesehatan gigi dan mulut di indonesia,masalah kesehatan gigi dan mulut menurut who,masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,masalah kesehatan gigi dan mulut pada remaja,materi kesehatan gigi dan mulut dokter kecil,materi kesehatan gigi dan mulut untuk dokter kecil,materi kesehatan gigi mulut,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk lansia,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk masyarakat,menjaga kesehatan gigi dan mulut anak-anak dan ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut saat puasa,nutrisi untuk kesehatan gigi dan mulut,panduan kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil,pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah,pelayanan kesehatan gigi dan mulut di rumah sakit,pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penelitian kesehatan gigi dan mulut,pengaruh kesehatan gigi dan mulut terhadap halitosis,pengaruh narkoba terhadap kesehatan gigi dan mulut,pengertian kesehatan gigi & mulut,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut who,pengertian kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pengertian kesehatan gigi dan mulut secara umum,pengertian kesehatan gigi dan mulut terbaru,pengetahuan kesehatan gigi dan mulut adalah,pentingnya kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut remaja,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi mulut,penyuluhan kesehatan gigi mulut ibu hamil,perawatan kesehatan gigi dan mulut bagi bayi dan balita,ppt kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,profil kesehatan gigi dan mulut indonesia,program kesehatan gigi dan mulut masyarakat pdf,program kesehatan gigi mulut masyarakat,pusat kesehatan gigi dan mulut makassar,pusat pelayanan kesehatan gigi dan mulut bandung,referensi kesehatan gigi dan mulut,riskesdas kesehatan gigi dan mulut,rumah sakit kesehatan gigi dan mulut bandung,sap kesehatan gigi dan mulut,sap kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,satpel kesehatan gigi dan mulut,seminar kesehatan gigi dan mulut,seputar kesehatan gigi dan mulut,skk kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut pada anak,slogan kesehatan gigi dan mulut,sop kesehatan gigi dan mulut,status kesehatan gigi dan mulut,survei kesehatan gigi dan mulut,target kesehatan gigi dan mulut,target nasional kesehatan gigi dan mulut,tentang kesehatan gigi dan mulut,teori kesehatan gigi dan mulut,tes kesehatan gigi dan mulut,tingkat kesehatan gigi dan mulut di indonesia,tips kesehatan gigi dan mulut,tips kesehatan gigi dan mulut bagi pengguna behel,tujuan kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,upaya kesehatan gigi dan mulut masyarakat,usaha kesehatan gigi dan mulut masyarakat desa,uu kesehatan gigi dan mulut,uu tentang kesehatan gigi dan mulut,video kesehatan gigi dan mulut,dental health,dental health education,dental health center,dental health centre daerah khusus ibukota jakarta,dental health journal,dental health education journal,dental health care,dental health promotion,dental health program,dental health articles,dental health poster,dental health book dental health assessment,dental health and heart disease,dental health and pregnancy,dental health and breastfeeding,dental health and wellness,dental health and hygiene,dental health brochures,dental health blog,dental health diet,dental health diabetes,dental public health definition,dental health education posters,dental health effects on body,dental health facts,dental health for kids,dental health for seniors,dental health for life,dental health for toddlers,dental health formula

Powered by WordPress. Designed by WooThemes