Archive | Perawatan Periodontal

Gusi Berdarah – Cegah dan Atasi Sekarang Juga!

     Setelah sebelumnya dijelaskan mengenai penyebab Gusi Berdarah, sekarang akan dilanjutkan dengan cara mengatasi dan mencegah gusi berdarah.

     Gusi Berdarah harus sesegera mungkin diatasi, sebelum berkembang menjadi hal yang lebih serius yaitu peradangan jaringan pendukung gigi.

Peradangan jaringan pendukung gigi mengakibatkan hal-hal yang kurang baik, diantaranya, gigi tanggal atau terlepas dengan sendirinya!

     Langkah awal yang dilakukan, adalah membersihkan plak yang mungkin menempel pada gigi MagaHaian. Sebab, ini adalah penyebab utama secara umum dari gusi berdarah.

Sikat gigi secara teratur, minimal 2 kali sehari dengan cara dan tehnik yang tepat.

     Selanjutnya harus diperiksakan ke doktergigi apakah ada plak yang telah mengeras menjadi karang gigi.

     Meskipun karang gigi dianggap sebagai penyebab periodontitis [peradangan jaringan pendukung gigi], tapi tidak tertutup kemungkinan karang gigi menjadi biang kerok peradangan gusi [gingivitis] yang menyebabkan pendarahan gusi.

Jangan membersihkan karang gigi kamu dengan self-service [dengan pencongkel, dlsb].

Salah penanganan, akan menyebabkan periodontitis atau peradangan jaringan pendukung gigi timbul menyertai peradangan gusi kamu

     Selanjutnya, sekalian kamu di doktergigi, tanyakan ke doktergiginya, apa penyebab lain yang mungkin menjadi akar permasalahan gusi berdarah.

     Apakah ketidak seimbangan hormon, penyakit tertentu, obat-obatan atau yang lainnya, seperti kebiasaan salah [seperti cara dan tehnik menyikat gigi yang salah] atau kebiasaan buruk, seperti merokok.

     Jangan malu dan menutup-nutupi keadaan yang sebenarnya. Nanti penanganannya gag tepat kamu juga yang rugi.

     Penanganan gusi berdarah dilakukan sesuai dengan penyebabnya. Jadi sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter gigi kamu, untuk mengetahui apa penyebab gusi berdarah yang kamu alami, supaya penanganan yang dilakukan bisa tepat guna.

Penanganan yang lebih dini dapat menghindarkan kejadian yang lebih buruk. Ayo, tangani dan cegah gusi berdarah kamu, SEKARANG!

Salam MagaHaya!

sumber: internet
Baca artikel ini

Gusi Berdarah: Apa dan Kenapa – Bagian 1 dari 2

Pernah gak, lagi bengong-bengong bego ato nangkring-nangkring gembira tiba-tiba ngerasa kalo mulut kamu “asin”? Dan ternyata, begitu ngeludah, ludah kamu berwarna merah tercampur dengan darah?

     Ato pas lagi sikatgigi, tiba-tiba odol dan sikat gigi kamu berubah warna, juga kemerahan karena darah, kaya yang di iklan iklan?

Kalo salah satu pertanyaan diatas menghasilkan jawaban iya, berarti keadaan mulut kamu berada dalam red zone [zona “merah“] .

     Secara kiasan dan literal.

     Gusi kamu dan atau jaringan pendukung gigi kamu berada dalam keadaan meradang. Akut atau sedang berlangsung.

Peradangan pada gusi disebut gingivitis, dan peradangan jaringan pendukung disebut periodontitis.

Gingivitis adalah awal periodontitis. Tetapi tidak semua gingivitis berkembang menjadi periodontitis.

Kenapa gusi dan atau jaringan pendukung gigi bisa sampe meradang? Apa ajah penyebabnya?

     Okeh, dokergigigaul jelaskannya di Bagian 2 aja yaw.. Biar penasaran 🙂

Semoga bermanfaat.

sumber: internet
Baca artikel ini

Gigi Kamu Ber-Karang? ..Super!

Sebelum melanjutkan membaca, cari cermin atau kaca. Kalau sudah, setel mata kamu ke penglihatan maksimal.

Oke, selanjutnya, tundukkan kepala kamu sedikit, dan buka mulut kamu selebar mungkin. Perhatikan bagian gigi bawah kamu yang berada di dalam, dekat lidah. Apakah kamu melihat “sesuatu” yang berwarna kuning kusam?

Kalau ada, itulah yang dinamakan karang gigi.

MandibularAnteriorCalculus

     Karang gigi adalah endapan mineral, yang terjadi karena sisa makanan yang menempel pada plak yang terdapat pada enamel mahkota gigi tidak terbersihkan dengan baik.

     Di dalam mulut kita terdapat kurang lebih 350 jenis kuman, baik dan tidak baik. Kuman yang tidak baik, “mengolah” sisa makanan yang ada, dengan bantuan air liur, dan mengubah konsistensi lapisan “lembut” plak menjadi keras.

     Awalnya, karang gigi berwarna kuning keputihan. Tetapi pada beberapa orang dengan kebiasaan buruk seperti merokok dan minum kopi yang terlalu banyak, warnanya bisa berubah menjadi kuning lebih kecoklatan.

Biasanya karang gigi terbentuk pada daerah yang “sulit” dibersihkan secara biasa melalui proses penyikatan mahkota gigi. Daerah diantara gigi, leher gigi dekat gusi dan pada daerah dimana terdapat gigi bertumpuk.

     Kalau kamu memiliki karang gigi.., SUPER!

Kamu baru aja membuka tali silaturahim, seorang pasien dengan seorang doktergigi..

Jangan segera dibersihkan.

Tunggu sampai karang gigi kamu berinvasi masuk ke “bawah dalam” gusi, melepaskan gusi yang melindungi akar gigi kamu  dari kejamnya dunia luar gusi dan menimbulkan masalah yang lebih serius.

Bau mulut, perdarahan gusi waktu menyikat gigi atau terjadi secara spontan adalah sekian dari tanda-tanda bahwa karang gigi kamu telah melanjutkan gangguan kesehatan gigi dan mulut ke tahap lanjutan yang lebih serius.

Bila dibiarkan lagi, maka jaringan penyangga gigi kamu akan rusak. Bila jaringan penyangga gigi rusak, gigi akan mengalami kegoyangan dan pada taraf yang paling ekstrim..

LEPAS DENGAN SENDIRINYA..


iya..

LEPAS DENGAN SENDIRINYA!

 

Makin serius masalah gigi dan mulut yang kamu hadapi, berarti semakin tebal asap dapur dokter gigi 😀

Egois..

Enggaklah, sebaiknya kalao mulai muncul sesuatu banget yang kekuningan di gigi kamu, segera bersihkan ke dokter gigi.

Dengan membersihkan karang gigi kamu, kamu telah menghindar dari pengeluaran yang besar yang digunakan untuk mengatasi masalah serius yang ditimbulkan oleh karang gigi pada taraf yang serius tadi

Biaya yang kamu keluarkan bisa mencapai 10 kali lipatdari biaya pembersihan karang gigi.

Kecuali kamu pengen lebih mensejahterakan kehidupan dokter gigi, jangan terburu-buru membersihkan karang gigi kamu.

 

Pembersihannya menggunakan alat khusus. alat ini memanfaatkan getaran ultra sonik, yang akan merontokkan karang gigi yang bermukim di enamel mahkota gigi kamu.

ini scaler ultra sonik

Semakin cepat kamu terbebas dari karang gigi, semakin nyaman hidup kamu. Kesehatan tubuh kamu bisa menjadi lebih prima. Barry.., Prima..

Ayo, segera kunjungi dokter gigi untuk membersihkan karang gigi kamu..Dan jangan lupa untuk berkunjung 6 bulan berikutnya untuk kontrol, baik ada karang-nya lagi maupun tidak 😀

Tapi pastikan ke doktergigi kamu, apakah kamu memerlukan pembersihan karang khusus. Sebab, pada beberapa orang dengan kebiasaan buruk seperti merokok, mengunyah satu sisi dan atau bernafas lewat mulut, memerlukan perawatan dan kontrol pembersihan karang gigi yang lebih cepat, yaitu per 3 bulan.

Ditunggu kabar selanjutnya ya..
Gigi Kamu Ber- Karang? ..Super! > sumber : internet
Baca artikel ini

Sikat Gigi Teratur, Sakit Jantung Mundur!

     Menyikat mahkota gigi tidak hanya bertujuan untuk membersihkan mahkota gigi aja, Ada beberapa manfaat yang didapat dari kebiasaan menyikat gigi. Salah satunya yang baru diteliti adalah mencegah kemungkinan terkena penyakit jantung.

     Sebenernya beberapa penelitian yang udah dilakuin sama peneliti di luar angkasa negeri, telah membuktikan adanya hubungan antara penyakit radang gusi [gingivitis] dengan penyakit jantung. Tapi belum banyak bukti yang mendukung hasil penelitian tersebut.

     Tapi penelitian terbaru ini merupakan salah satu pendukung hasil penelitian yang udah disebutkan sebelumnya diatas.

     Jadi gini, jantung itu terminalnya pembuluh darah ditubuh. Semua yang masuk ke dalam pembuluh darah akan terbawa ke jantung, Tidak terkecuali bakteri jahat, yang ada didalam rongga mulut, yang ‘terbawa’ masuk.

     Bakteri jahat ini, kalo lagi ada peradangan di gusi dan sekitarnya, makin nambah jumlahnya. Yang berarti, semakin besar kemungkinannya untuk ‘gak sengaja’ masuk ke dalam pembuluh darah melalui gigi.

Bakteri yang bersemayam di pembuluh darah ini, ujung-ujungnya bisa menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah

[prosesnya paanjang, tapi gak akan dijelasin. Gak akan keluar juga kok buat ujian besok].

     Kalo pembuluh darah terganggu, jantung yang senantiasa berurusan dengan pompa memompa darah, akan mengalami gangguan.

Kalo jantung sampai mengalami gangguan..Innalilahi..

Bagaimana caranya menyikat mahkota gigi bisa menghindarkan kita dari penyakit jantung? Mudah dan Logis.

     Dengan menyikat mahkota gigi, kita telah mengurangi populasi bakteri jahat dalam rongga mulut. Menyikat mahkota gigi juga memperkecil kemungkinan kita dihinggapi penyakit peradangan gusi atau jaringan pendukung gigi [periodontitis]. Semakin sedikit bakteri yang ada atau penyakit yang ada, semakin kecil kemungkinan bakteri tersebut menginvasi pembuluh darah.

Betul? [yang gag jawab, didoain ketemu artis Korea (angkatan 45)]

Penelitian ini juga menginformasikan, orang yang malas menyikat gigi atau tidak menyikat gigi secara teratur akan memiliki kemungkinan disamperin penyakit Jantung sebesar 70% 

Bayangkan! 70% 

Biar lebih mencekam.

     Dan akan lebih besar kemungkinannya, kalo si ‘malas‘ ini juga merokok, obesitas [kegemukan] ato memiliki pola hidup tidak sehat [diet yang tidak teratur, jarang berolahraga, dll]

Ayo, mulai rajin menyikat gigi dari sekarang..Sayangi gigi kamu, sayangi Jantung kamu! Mencegah lebih baik daripada dihinggapi..

Salam MagaHaya!

Sticky Post: Kutipan Penelitian


Sebuah studi menemukan bahwa orang yang tidak pernah atau jarang menyikat gigi memiliki 70 persen kemungkinan menderita penyakit jantung dibandingkan orang yang rajin menyikat gigi dua kali sehari.

Pada studi sebelumnya, peneliti menemukan bahwa kesehatan gigi dan gusi yang buruk bisa memunculkan 700 jenis bakteri masuk ke dalam aliran darah. Kondisi ini tentu saja dapat meningkatkan risiko serangan jantung tanpa melihat apakah orang itu sehat atau tidak.

Dalam studi ini, peneliti dari University College London menganalisa data lebih dari 11.000 orang dengan usia rata-rata 50 tahun. Peserta diminta menjawab pertanyaan seberapa sering menggosok gigi dan mengunjungi dokter gigi.

Setelah 8 tahun kemudian terdapat 555 kasus masalah jantung serius dengan 170 kasus fatal. Ternyata didapatkan orang yang tidak pernah atau jarang gosok gigi memiliki kemungkinan sebesar 70 persen untuk menderita penyakit jantung. Kondisi ini akan diperburuk jika seseorang memiliki obesitas, merokok atau pola hidupnya tidak sehat.

“Hasil penelitian kami memperkuat hubungan antara kesehatan mulut dan risiko penyakit jantung, hal ini menunjukkan bahwa menggosok gigi juga memiliki peran penting untuk kesehatan jantung,” ujar peneliti Profesor Richard Watt, seperti diberitakan Dailymail.

Profesor Damien Walmsley, penasihat ilmiah dari British Dental Association mengungkapkan bahwa ada beberapa penelitian yang menghubungkan berbagai kondisi kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes bahkan demensia yang berhubungan dengan kesehatan mulut yang buruk.

Namun penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk mengkonfirmasi apakah hal ini hanya kebetulan saja atau memang menjadi penyebab pasti.

“Apapun hasil yang benar nantinya, kita dapat mengatakan dengan pasti bahwa rajin menggosok gigi dua kali sehari merupakan suatu hal yang penting untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi serta membuat organ-organ lainnya tetap sehat,” ungkap Prof Walmsley.

sumber: internet

Catatan Gigi-tal Kesehatan Gigi Mulut

Baca artikel ini

Bakso vs Es Jeruk? – Gigi Yang Kalah!

     Udah 3 hari ini, si kodok kerak-kerok aja gak berhenti minta hujan. Tapi ada untungnya. Cuaca jadi gag bisa semena-mena panasnya. Sejuk menggelora dimana-mana. Seperti manusia gag normal pada umumnya, perut jadi gampang laper. Bawaannya jadi kayak orang ngidam, kelimpungan nyari makanan yang anget-anget kuku.

     Seperti yang telah dijelaskan dalam artikel: 10 Hal [Gag] Penting Tentang @doktergigigaul, warung bakso langsung jadi sarana utama pelampiasan. [Daripada, entar anaknya ileran terus?]

     Sampai disana, ternyata warung baksonya gag rame..tapi rame banggets! Lumayan, biasanya kesempatan jadi lebih besar buat ngeliat yang ‘sehat-sehat’ [sambil bawa ‘monyet’-nya] makan bakso. Mirip kayak kata bijak “Sekali cangkul dua tiga pulau terlewati

     Waktu duduk, sambil nunggu pesenan, doktergiggaul secara sengaja mendengar pesanan meja sebelah. [Kalo ada yang penasaran, sebelah yang dimaksud adalah sebelah kanan].

“Bakso 2, Jeruks [Jeruk Pake eS – red] 2!”

Haa, ini dia nih, yang didemenin sama doktergigigaul. Harus ‘dicontoh’. Pilihan kombinasi makanan dan minuman yang paling gag bagus buat kesehatan gigi. Jadi giginya gag sehat. Kalo gigi-nya gag sehat kan, pasti jadi banyak kerjaan buat dokter gigi [*menyeringai bahagia*]

Meskipun sebenernya, sebagai dokter gigi abnormal lainnya, doktergigigalaupun kadang suka kelepasan mengkombinasikan hal tersebut [tapi kejadian-nya udah lama banget, kira-kira 2 hari yang lewat, lah. doktergigigaul sendiri udah gag begitu inget lagi kapannya..]

Perubahan suhu yang terjadi pada gigi secara mendadak dapat menyebabkan lapisan email gigi teraniaya dengan sempurna.

Samakan dengan kejadian ini. Rebus telor. Angkat, Langsung masukin dalam air es. Terus rebus lagi. Angkat lagi.

Percobaan pertama mungkin efeknya gag akan langsung kelihatan, tapi setelah percobaan  ke 321 mudah-mudahan…[semoga, demi pertaruhan nama baik #berbisik] cangkang telornya akan rapuh. [gag percaya? langsung tes aja sendiri]

Cangkang telor itu diumpamakan email [kayak iklan pasta gigi yang di tipi *korban iklan] yang menerima deraan panas dan dingin yang silih berganti. Nasib akhir email mahkota gigi kurang lebih akan seperti itu.

     Jikalau [sedapp, jikalau..gaul gitu loh] sudah terbiasa melakukan hal itu, mungkin sulit untuk merubahnya seketika. Jadi yang sebaiknya MagaHaian lakukan mungkin memodifikasi dulu kebiasaan tersebut sedikit-sedikit.

Berikut tips yang mungkin layak dipertimbangkan:
1. Pesan bakso dingin [*pake es?* ya iyalah, kalo gak nanti jadi BAKO..] dan minuman dingin. Jadi gak akan merusak gigi. Kan sama-sama dingin..

2. Bawa uang pas-pasan. Hanya cukup untuk ongkos pulang-pergi dan beli bakso. Jadi gag mungkin bisa mesen minuman dingin. tar malu, duitnya kurang..

3. Jangan beli minuman pake es. Misalnya Kopi Ginseng. Pesen ke yang ngorder “Kopi GINENG 1” jadi dia tahu kalo kamu mau kopi ginSeng gak pake eS..

Atau kamu bisa mencoba untuk menunggu kurang lebih 20-30 menit sebelum diusir mulai mesen minuman dingin vaforit [<- yang protes sama ejaan ini, disumpahin alisnya rontok sebelah kiri doang] kamu. Karena suhu dimulut biasanya sudah dalam keadaan “siap” untuk menerima itu.

Salam MagaHaya!

Catatan Gigi-tal Kesehatan Gigi Mulut

Baca artikel ini

Sariawan – Kenali, Waspadai, Hindari

     Beberapa hari yang lalu ada pasien yang dateng ke @doktergigigaul di Puskesmas, yang berkonsultasi soal sariawan yang dideritanya.

Wawancanda [kalo wawancara, serius, kalo ini enggak terlalu serius] dengan pasien bersangkutan mengantarkan @doktergigigaul kepada kesimpulan, ternyata pengetahuan masyarakat soal sariawan ini masih sangat kurang.

     Sariawan, masih diyakini sebagai akibat dari penyakit Panas Dalam. Padahal seperti yang pernah dibahas sebelumnya gag ada penyakit yang namanya Panas Dalam. Gag ada istilah medisnya, gag ada pengobatan pilihannya.

Minuman yang katanya bisa menyegarkan dan mengobati Panas Dalam? Dusta!

     Sariawan secara medis diistilahkan dengan Stomatitis. Definisinya secara awam adalah, keadaan luka dan atau peradangan pada selaput jaringan lunak berupa kawah, yang berisi sel mati dan bakteri, yang diakibatkan oleh trauma. [Mengingatkan lagi, yang dimaksud bukan trauma karena pengalaman buruk, tapi adanya kontak terhadap sesuatu benda]

     Jaringan lunak ini diantaranya [sehubungan dengan gigi dan mulut] Lidah, Pipi dan Bibir. 

Sariawan biasanya terjadi pada jaringan-jaringan lunak ini karena jaringan-jaringan lunak ini berada dekat dengan sesuatu yang bisa mengakibatkan trauma. Gigi.

     Meskipun ada hal lain yang bisa berperan sebagai trauma, misalnya sikat gigi, behel kawat gigi, karang gigi, pemakaian tusuk gigi sampai benturan karena berkelahi atau jatuh.

     Jadi tidak mungkin terjadi sariawan, kalau sebelumnya tidak terjadi kontak fisik [trauma] antara Tempat Kejadian Perkara dengan “sesuatu” [bukan, sekali bukan, @doktergigigaul bukan Syahriniholic].

Pengobatan sariawan yang tepat adalah dengan obat, bukan minum “air bening” [*karena air putih itu, SUSU].

     Namun sariawan ini perlu mendapat perhatian khusus. Karena sariawan yang tak kunjung sembuh adalah hal yang dapat mengarah ke sesuatu yang serius.

     Tapi sebelumnya @doktergigigaul akan membagitahu beberapa penyebab sariawan yang tak kunjung padam sembuh.

     Penyebabnya antara lain:

  1. Stres
  2. Kelainan imunitas atau Sistem Kekebalan Tubuh
  3. Trauma yang tidak diatasi
  4. Hal lain yang tidak diketahui 

     Kalo penyebabnya stres atau trauma yang tidak diatasi, ini masih bisa dilakukan pengobatan. Tapi kalo penyebabnya adalah Kelainan Imunitas atau Hal-lain-yang-tidak-diketahui, maka..

maka..

    maka.. ini bisa jadi pertanda sesuatu yang serius, yang dibahas sebelumnya tadi. Salah satu sesuatu [ini blog ganti aja namanya jadi sesuatu.blogspot aja kali ya] adalah Kanker atau HIV/ AIDS.

     Karena penyakit penyakit tersebut, seperti misalnya Kanker Lidah, Kanker Faring [pangkal tenggorokan] dan HIV/AIDS menunjukkan gejala sariawan yang tak kunjung tiba sembuh pada asal dimuasalnya.

     Jadi untuk menghindari hil-hil yang tidak diangankan [<– terbolak-balik pengaruh sinetron Putri yang Ditukar] ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan, semisal MagaHaian mengalami sariwawan, maaph, sariawan dengan kondisi sebagai berikut:

  • Berulang di tempat yang sama atau sekitarnya lebih kurang 12x dalam setahun

  • Tidak sembuh dengan pengobatan medis

  • Hilang atau sembuh tanpa pengobatan medis


1. Berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mengetahui apa penyebab utama sariawan yang ada dan mendapat pengobatan yang tepat dan cepat.

     Jangan pernah menganggap remeh sariawan. Jangan berharap sariawan akan sembuh hanya dengan mengkonsumsi larutan bening menyegarkan.

2. Menjaga kesehatan gigi dan mulut secara baik dan benar.

     Bagaimana menyikat gigi yang benar, bagaimana cara memilih sikat gigi yang benar, bagaimana mengatasi keluhan pada saat perawatan kawat gigi dan mengurangi kebiasaan-kebiasaan buruk yang mungkin secara sadar ataupun tidak sadar dilakukan.

3. Bila mengalami trauma pada jaringan lunak segera atasi dengan antiseptik.

     Antiseptiknya bisa berupa antiseptik kumur [obat kumur tertentu] atau antiseptik oles.

     Menjaga kesehatan gigi dan mulut sama pentingnya dengan menjaga kesehatan tubuh. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati dan “menikmati” hasil kurang baik yang ditimbukan dari kelalaian menjaga kesehatan.

Salam MagaHaya!

sumber:internet

Catatan Gigi-tal Kesehatan Gigi Mulut

Baca artikel ini

Ngebersihin Lidah Pake Sikat Gigi. Boleh?

Ada banyak isu yang berkembang di masyarakat mengenai kesehatan gigi dan rongga mulut. Diantaranya mengenai pentingnya membersihkan lidah

     Dan “metode” atau cara yang dianjurkan adalah dengan menggunakan sikat gigi pada saat menyikat gigi. Beberapa pabrikan sikat gigi bahkan memberikan bonus “pembersih lidah” di kepala sikat gigi-nya.Tetapi hal ini sebenernya kurang “tepat”

     Ada beberapa alasan yang mendukung “ketidaktepatan” cara membersihkan lidah dengan menggunakan sikat gigi.

     Dan pemenangnya alasan-alasannya adalah:

     Pertama, bakteri yang bersarang di lidah biasanya bertempattinggal di bagian belakang lidah [dekat lobang tenggorokan]. Kalau kamu berusaha membersihkan daerah tersebut dengan gerakan mencolokkan sikat gigi, refleks muntah kamu akan terpancing dengan sukses.

     Percuma kalau udah dibersihin, terus kotor lagi sama muntah yang kamu “keluarin

Dibersihin lagi, di”kotor”in lagi..

S-I-A-S-I-A..

     Keduax,bulu sikat gigi terlalu kasar untuk lidah kamu yang lembut. Kasihan lidah kamu. Jaringan lunak yang ada di lidah kamu bisa rusak oleh bulu sikat. Kalau ada iklan yang bilang ujung bulu sikatnya membulat..hegh..jangan percaya deh. Lagian mau bulat mau runcing, efeknya sama, merusak.

Bayangin kamu “menyikat” semen basah dengan sapu lidi. efek yang ditimbulkan bulu sikat kurang lebih seperti itu.

     Ketigah, lebar kepala bulu sikat gigi kamu tidak mencukupi untuk melakukan tugas pembesihannya dengan baik.

     Ada sikat gigi yang katanya khusus dipersenjatai juga dengan pembersih lidah dibelakang kepala sikatnya. #hening

Kecuali lidah kamu sebesar lidah ular, baru pembersihan lidah dengan bulu sikat gigi atau “pembersih lidah” di belakang kepala sikat gigi bisa tereksekusi dengan sempurna

     Jadi bersihkan lidah dengan alat yang sesuai. Namanya Tongue Scrapper. Artikel berikutnya insya Allah akan membahas mengenai alat tang skreper [ribet nulisnya, yang gampang aja, boleh kan?] yang dimaksud ini.

     Maksimalkan kebersihan mahkota gigi dan rongga mulut kamu dari sekarang. Karena kalo gag sekarang, mau kapan lagi? 😀

Salam MagaHaya!
sumber: internet

Catatan Gigi-tal Kesehatan Gigi Mulut

Baca artikel ini

Impaksi Makanan – Apa, Kenapa dan Bagaimana?

Waktu liburan kemaren [iya, doktergigigaul juga manusia, yang butuh liburan] ternyata masih juga menemukan “mahluk-mahluk” dengan masalah atau pertanyaan seputar gigi dan mulut, seperti lubang gigi

“Kenapa ya gigi saya sakit makan kacang, padahal gigi saya gag berlubang?”

“Kenapa ya habis makan yang keras-keras, gusi saya selalu berdarah, dan terasa ada yang mengganjal di ‘dalam’ gusi saya tersebut? Dan waktu dibersihkan dengan tusuk gigi, tidaka ada ‘sisa’ makanan yang keluar?”

“Kenapa lebaran di kalender gag sama dengan lebaran pemerintah?”

     Kalo kamu juga mengalami “keluhan” yang sama, maka kamu terkena kondisi yang dinamakan Impaksi Makanan. Kecuali keluhan yang terakhir, kamu harus menanyakan ke KeMenAg.

            Impaksi makanan, adalah kondisi dimana makanan terjebak didaerah antara dua gigi atau berada didalam jaringan antara gusi dan jaringan pendukung gigi. Ini merupakan salah satu permasalahan gigi dan rongga mulut yang sering ditemui.

     Impaksi makanan [food impaction] ini dapat disebabkan oleh kontak gigi atas dan bawah yang kurang baik – karena ada daerah kosong bekas cabut gigi yang tidak diganti gigi palsu, atau adanya ruangan diantara dua gigi – resorpsi tulang akibat menggosok gigi terlalu keras.

     Gejala impaksi makanan adalah keluhan sakit saat makan, menggigit atau mencongkel gigi. Gusi berwarna kemerahan, bengkak dan sedikit “mengkilap”.

     Dan terdapat ruangan antara dua gigi yang bisa dimasukkan tusuk gigi diantaranya.

     Jangan membersihkan makanan yang terjebak [impaksi makanan] ini dengan tusuk gigi atau benang gigi [dental floss]. Karena hanya akan memperparah posisi makanan yang terjebak  [impaksi makanan] ini.

     Posisinya akan semakin terdorong kedalam, dan bila semakin mengeras akan menyebabkan masalah di daerah yang tidak terlihat, dan akhirnya bisa berujung pada pengorbanan gigi.

     Impaksi makanan, sebaiknya hanya “dibersihkan” melalui tindakan profesional, oleh seorang profesional [baca: dokter gigi].

Tindakan ini dinamakan scaling dan atau root planning.

     Jadi hindari pemakaian tusuk gigi, menggunakan benang gigi dan lain sebagainya. Hal ini hanya akan memperparah keadaan impaksi makanan yang mungkin kamu alami.

Segera berkonsultasi dengan dokter gigi terdekat, kalau kamu merasa memiliki impaksi makanan.

Karena penegakan diagnosa [vonis] bahwa kamu terkena impaksi makan salah satunya menggunakan Rontgen gigi yang hanya bisa diketahui oleh doktergigi.

     Impaksi makanan yang tidak diatasi dengan segera dapat menimbulkan keluhan gigi berlubang, peradangan gusi dan Bau Mulut. Jangan gara-gara males mengobati satu penyakit, jadi berujung mengobati banyak penyakit!

 Impaksi Makanan – Apa, Kenapa dan Bagaimana? > sumber: internet

Catatan Gigi-tal Kesehatan Gigi Mulut

Baca artikel ini

Selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional offline untuk menangani masalah kesehatan yang sedang dialami. Jangan bertindak tidak sesuai saran tenaga kesehatan profesional hanya karena sesuatu informasi kesehatan yang dibaca di situs ini.

dokter gigi, blog dokter gigi, blog kesehatan gigi, blog kedokteran gigi, kedokteran gigi, kedokteran gigi mulut, buku kedokteran gigi, penyakit mulut, ilmu penyakit mulut,poster kesehatan gigi dan mulut, makalah kesehatan gigi dan mulut, leaflet kesehatan gigi dan mulut, kuesioner kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut,kesehatan mulut dan gigi,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut,manfaat menjaga kesehatan gigi dan mulut,materi kesehatan gigi dan mulut,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada anak,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut,pentingnya kesehatan gigi dan mulut,pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut,pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut,menjaga kesehatan gigi dan mulut, materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, artikel tentang kesehatan gigi dan mulut, artikel kesehatan gigi dan mulut lansia,balai kesehatan gigi dan mulut makassar,booklet kesehatan gigi dan mulut,bpjs kesehatan gigi dan mulut,buku kesehatan gigi dan mulut,bulan kesehatan gigi dan mulut,buruknya kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,cerita kesehatan gigi dan mulut,contoh kesehatan gigi dan mulut,contoh makalah kesehatan gigi mulut,d3 kesehatan gigi dan mulut unair,data kesehatan gigi dan mulut menurut who,data kesehatan gigi dan mulut nasional,definisi kesehatan gigi dan mulut ebook download,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut who,dinas kesehatan gigi dan mulut bandung,ebook kesehatan gigi dan mulut,edukasi kesehatan gigi dan mulut,epidemiologi kesehatan gigi dan mulut,esai kesehatan gigi dan mulut,evaluasi kesehatan gigi dan mulut,flipchart kesehatan gigi dan mulut,formulir kesehatan gigi dan mulut,forum kesehatan gigi dan mulut,fungsi kesehatan gigi dan mulut,gambar kesehatan gigi dan mulut,gambaran kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,hari kesehatan gigi dan mulut,hari kesehatan gigi dan mulut dunia,hari kesehatan gigi dan mulut nasional,hari kesehatan gigi dan mulut sedunia,hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku,ibu hamil dan kesehatan gigi mulut,indikator kesehatan gigi dan mulut masyarakat,indikator kesehatan gigi dan mulut menurut who,indikator kesehatan gigi dan mulut terbaru,indikator kesehatan gigi dan mulut who,indikator kesehatan gigi dan mulut yang terbaru,jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut masyarakat,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kader kesehatan gigi dan mulut,karangan kesehatan gigi dan mulut,kasus kesehatan gigi dan mulut,kebijakan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan bau mulut,kesehatan gigi dan mulut,kesehatan gigi dan mulut adalah,kesehatan gigi dan mulut adalah menurut who,kesehatan gigi dan mulut adalah pdf,kesehatan gigi dan mulut anak,kesehatan gigi dan mulut anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut anak di indonesia,kesehatan gigi dan mulut anak pdf,kesehatan gigi dan mulut anak powerpoint,kesehatan gigi dan mulut anak ppt,kesehatan gigi dan mulut anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut balita,kesehatan gigi dan mulut dalam pandangan islam,kesehatan gigi dan mulut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut di indonesia,kesehatan gigi dan mulut di indonesia pdf,kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut indonesia,kesehatan gigi dan mulut jurnal,kesehatan gigi dan mulut jurnal pdf,kesehatan gigi dan mulut lansia,kesehatan gigi dan mulut liputan6,kesehatan gigi dan mulut makalah,kesehatan gigi dan mulut masyarakat,kesehatan gigi dan mulut masyarakat indonesia,kesehatan gigi dan mulut menurut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,kesehatan gigi dan mulut menurut who,kesehatan gigi dan mulut merupakan,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut pada anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut pada anak jurnal,kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,kesehatan gigi dan mulut pada anak sd,kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada balita,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kesehatan gigi dan mulut pada lansia pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia ppt,kesehatan gigi dan mulut pada masa kehamilan,kesehatan gigi dan mulut pada penderita dm,kesehatan gigi dan mulut pada remaja,kesehatan gigi dan mulut pada usia lanjut,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut power point,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut remaja,kesehatan gigi dan mulut sangat penting,kesehatan gigi dan mulut secara umum,kesehatan gigi dan mulut untuk anak,kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut youtube,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut anak,kesehatan gigi mulut ibu hamil,kesehatan gigi mulut pada ibu hamil,kesimpulan kesehatan gigi dan mulut,kliping kesehatan gigi dan mulut,kondisi kesehatan gigi dan mulut indonesia,konseling kesehatan gigi dan mulut,konsep kesehatan gigi dan mulut,konsultasi kesehatan gigi dan mulut,kontrol kesehatan gigi dan mulut,kti cara menjaga kesehatan gigi dan mulut balita,kti kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut pada anak,kuesioner kesehatan gigi dan mulut,laporan kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut anak,leaflet kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,lembaga kesehatan gigi dan mulut,lembaga kesehatan gigi dan mulut halim,lembaga kesehatan gigi dan mulut tni au,lp kesehatan gigi dan mulut,makalah kesehatan gigi dan mulut balita,makalah kesehatan gigi dan mulut lansia,makalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,makalah kesehatan gigi dan mulut pada lansia,makalah kesehatan gigi mulut,manfaat jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,masalah kesehatan gigi dan mulut di indonesia,masalah kesehatan gigi dan mulut menurut who,masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,masalah kesehatan gigi dan mulut pada remaja,materi kesehatan gigi dan mulut dokter kecil,materi kesehatan gigi dan mulut untuk dokter kecil,materi kesehatan gigi mulut,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk lansia,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk masyarakat,menjaga kesehatan gigi dan mulut anak-anak dan ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut saat puasa,nutrisi untuk kesehatan gigi dan mulut,panduan kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil,pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah,pelayanan kesehatan gigi dan mulut di rumah sakit,pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penelitian kesehatan gigi dan mulut,pengaruh kesehatan gigi dan mulut terhadap halitosis,pengaruh narkoba terhadap kesehatan gigi dan mulut,pengertian kesehatan gigi & mulut,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut who,pengertian kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pengertian kesehatan gigi dan mulut secara umum,pengertian kesehatan gigi dan mulut terbaru,pengetahuan kesehatan gigi dan mulut adalah,pentingnya kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut remaja,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi mulut,penyuluhan kesehatan gigi mulut ibu hamil,perawatan kesehatan gigi dan mulut bagi bayi dan balita,ppt kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,profil kesehatan gigi dan mulut indonesia,program kesehatan gigi dan mulut masyarakat pdf,program kesehatan gigi mulut masyarakat,pusat kesehatan gigi dan mulut makassar,pusat pelayanan kesehatan gigi dan mulut bandung,referensi kesehatan gigi dan mulut,riskesdas kesehatan gigi dan mulut,rumah sakit kesehatan gigi dan mulut bandung,sap kesehatan gigi dan mulut,sap kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,satpel kesehatan gigi dan mulut,seminar kesehatan gigi dan mulut,seputar kesehatan gigi dan mulut,skk kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut pada anak,slogan kesehatan gigi dan mulut,sop kesehatan gigi dan mulut,status kesehatan gigi dan mulut,survei kesehatan gigi dan mulut,target kesehatan gigi dan mulut,target nasional kesehatan gigi dan mulut,tentang kesehatan gigi dan mulut,teori kesehatan gigi dan mulut,tes kesehatan gigi dan mulut,tingkat kesehatan gigi dan mulut di indonesia,tips kesehatan gigi dan mulut,tips kesehatan gigi dan mulut bagi pengguna behel,tujuan kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,upaya kesehatan gigi dan mulut masyarakat,usaha kesehatan gigi dan mulut masyarakat desa,uu kesehatan gigi dan mulut,uu tentang kesehatan gigi dan mulut,video kesehatan gigi dan mulut,dental health,dental health education,dental health center,dental health centre daerah khusus ibukota jakarta,dental health journal,dental health education journal,dental health care,dental health promotion,dental health program,dental health articles,dental health poster,dental health book dental health assessment,dental health and heart disease,dental health and pregnancy,dental health and breastfeeding,dental health and wellness,dental health and hygiene,dental health brochures,dental health blog,dental health diet,dental health diabetes,dental public health definition,dental health education posters,dental health effects on body,dental health facts,dental health for kids,dental health for seniors,dental health for life,dental health for toddlers,dental health formula

Powered by WordPress. Designed by WooThemes