Archive | Perawatan Syaraf Gigi dan Penambalan Gigi

Perawatan, Konservasi, Gigi, Syaraf, Logam Cor, Tambalan, Komposit, Amalgam

Kenapa Gigi Berlubang Sebaiknya Dirawat?

Dari sekian banyak kasus yang doktergigigaul tanganin di Puskesmas, gigi berlubang adalah menu rutin yang pasti dijumpai setiap hari.

     Lebat, botak, gondrong, gak pandang bulu, semuanya  tampaknya terdistribusi rata. Kalo tiap ketemu sama orang yang punya gigi berlubang, doktergigigaul dikasi 1000 perak aja, pasti saat ini doktergigigaul dah gak perlu kerja lagi.

     Kaya Raya! Ngasih giveaway tiap hari! 😀

     Bayangin, 70% orang Indonesia mengalami gigi berlubang! Artinya dari 10 orang yang MagaHaian temuin tiap hari, 7 diantaranya punya gigi yang berlubang..

     Dan rata-rata, tindakan yang biasanya dipilih masyarakat tentang gigi berlubang ini gag jauh dari 2 hal. Dicabut atau dibiarkan aja.

     Kedua hal tersebut diatas, manapun yang dipilih, sama-sama menimbulkan masalah di kemudian hari.

     Pasien atau orang yang memilih untuk  dicabut, biasanya akan malas melakukan tindakan lanjutannya, yaitu pembuatan gigi tiruan. Umumnya mereka merasa, ngapain juga mesti bikin gigi tiruan? Yang penting kan udah gag sakit lagi.  Atow, pernah bikin gigi tiruan, tapi gag nyaman, sakit juga. Padahal gigi yang hilang, penting untuk diganti.

     Dan yang ngebiarin gigi berlubang ini, biasanya satu diantara dua golongan. Golongan pertama ngebiarin karena gag [baca: belom] menimbulkan masalah. Yang lainnya lagi, karena udah pernah sakit, tentu gag akan sakit-sakit lagi, ya udah biarin aja.

Capcay, deh..

Gigi berlubang tuh, bukan proses statis. Maksudnya bukan proses yang berhenti dan gag berkembang lagi.

     Gigi berlubang adalah proses dinamis. Akan terus berkembang, berkembang dan berkembang.

     Dan taraf terakhir yang bisa dicapai adalah mencapai tinggal sisa akar, yang harus dicabut juga. Kalo gag bisa jadi sumber infeksi untuk jaringan pendukung gigi, baik yang bersangkutan maupun yang laennya..

     Sayang kan? Nanti kembali lagi ke permasalahan yang pertama.

Padahal, gigi berlubang punya pilihan penanganan yang lain. Yaitu dirawat. Perawatan ini tergantung tingkat keparahan lubang gigi yang ada. Perawatan yang dimaksud, dibagi kedalam 3 golongan besar, yaitu: penambalan, perawatan ruang syaraf gigi, dan perawatan syaraf gigi.

Lubang atau karies gigi dibagi kedalam 4 jenis. Karies Insipien, Karies Superfisialis, Karies Media dan Karies Profunda

Penambalan dilakukan pada gigi berlubang pada keadaan karies insipien dan atau karies superfisialis. Karies jenis ini baru sebatas kerusakan pada email atau sebagian kecil dentin. Tetapi gigi dengan karies media dan profunda, juga dilakukan penambalan setelah dilakukan perawatan tambahan.

Bedakan perawatan ruang syaraf gigi dengan perawatan syaraf gigi. Perawatan ruang syaraf ditujukan untuk memperbaiki TEMPAT, sedangkan perawatan syaraf gigi ditujukan pada ISI.

Perawatan ruang syaraf gigi dilakukan pada kondisi karies media. Karies ini adalah karies atau lubang yang mengenai sebagian besar dentin dan  ruang syaraf gigi,  mengarah ke syaraf gigi.

Perawatan yang dilakukan adalah memperbaiki ruang syaraf gigi, terutama bagian atap ruangan syaraf tersebut, dengan proses yang dinamakan pulp capping. Perawatan ini biasanya dilakukan dalam 2-4 kali kunjungan.

pulp capping

Sedangkan karies profunda, sebelum akhirnya dilakukanpenambalan, harus melewati perawatan syaraf gigi. Karena pada karies tipe ini, bakteri telah berhasil masuk ke syaraf gigi dan menginfeksi bagian tersebut.

Kalo langsung ditambal, infeksi yang ada pada syaraf gigi bisa bikin kamu, minimal menggelinjang semalaman gak bisa tidur. Maksimal menggelepar-gelepar seharian.

Kaya ikan kurang aer. Kaya kasih kurang sayang. Haleuh, lebay..

Sekarang menuju ke permasalahan utama. Sebenernya, apa manfaat gigi berlubang dirawat? Wat? Wat? [baca: What]

 Hmm, ya banyaklah..

Pertama,gigi jadi ga usah dicabut. Tahu kan, komplikasi pencabutan gigi yang mungkin terjadi? Dengan  dirawat, komplikasi tersebut bisa dihindarkan.

Kedua, fungsi pengunyahan kamu gag akan terganggu dengan kehilangan anggotanya. Kalau kamu pikir 1 gigi gag banyak berpengaruh,coba lakukan hal ini. Ambil kertas dan pulpen, kemudian mulai menulis dengan kondisi jempol tangan kamu di tekuk dan gag bersinggungan dengan pulpen. Gimana?

Kemudian, dengan merawat gigi berlubang, gigi kamu gak ompong, otomatis kamu akan menghindari biaya ekstra. Udah bayar buat dicabut, kamu harus ngeluarin duit lagi buat bikin gigi palsu.

Keempat. Kamu gag akan pernah tahu kapan gigi berlubang akan mulai timbul atau datang. Sewaktu-waktu tanpa diduga. Kalo tengah hari bolong masih bisa nyari dokter gigi buat berobat. Kalo tengah malem?

Dan masih banyak manfaat laen yang didapat dari perawatan gigi berlubang.

Intinya, jangan cuma berpikir bahwa gigi berlubang itu harus dicabut, atau lebih parah lagi dibiarkan aja. Lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Lebih baik dirawat.

Key? 🙂

Salam MagaHaya!

sumber: internet

Catatan Gigi-tal Kesehatan Gigi Mulut
 

Baca artikel ini

Pulpa Polip – ‘Daging Jadi’ Di Gigi

      Pertama baca judul catatan mengenai pulpa polip ini, mungkin agak ngeri-ngeri sedap juga. Soalnya istilah ‘daging jadi‘ sering dihubung-hubungkan dengan tumor. Tapi daging jadi yang satu ini bukan tumor ato sejenisnya.

Ini sebenernya pertumbuhan jaringan berlebih, yang menyerupai ‘daging’ yang muncul di gigi.

Istilah ilmiah di dunia Kedokteran Gigi untuk hal ini adalah Pulpitis Kronis Hiperplastik.

     Maksudnya dalam bahasa Indonesia, pertumbuhan jaringan berlebih karena inflamasi pada pulpa yang berlangsung terus menerus.

     Hal ini muncul karena kombinasi dari berbagai hal.

     Pertama, terdapat lubang yang besar pada gigi.

     Kedua, ruang pulpa masih bersifat “muda“, secara mudahnya ini adalah pulpa anak, atau remaja tanggung.

     Ketiga, terdapat rangsangan terus menerus pada lubang tersebut oleh makanan, yang akhirnya merangsang pertumbuhan jaringan berlebih tersebut.

Karena faktor kedua adalah pulpa muda [dan telah dijelaskan], maka kemungkinan terjadinya hal ini adalah pada anak-anak atau remaja yang sedang puber.

     Tapi gag tertutup kemungkinan kaum tua mengalami pulpitis kronis hiperplastik ini, karena tiap manusia tidak bisa dipukul rata perkembangan gigi, terutama pulpanya, sehingga ada kemungkinan para kaum tua ini masih memiliki sebagian ruang pulpa yang sifatnya muda.

Bukan berarti awet muda ya.

Istilah lain dari Pulpitis Kronis Hiperplastik  ini adalah Pulpa Polip.

polip

     Pulpa polip ini gak menimbulkan gejala yang mengganggu pada awalnya, tapi lama kelamaan, tekanan makan oleh gaya pengunyahan, mulai menimbulkan rasa tidak nyaman pada daerah pulpa polip ini berkembang.

     Kalo udah ketemu beginian, biasanya si gigi yang jadi korban harus dieksekusi cabut. Tapi kalo ada kemungkinan si gigi masih bisa diselamatkan, doktergigi akan mencoba menyelamatkan.

Tapi biasanya, si gigi selalu berakhir di ujung tang. 

     Intinya, jangan biarkan lubang di gigi kamu membesar, yang dapat memicu terbentuknya pulpa polip ini.

     Segera maen ke klinik doktergigi begitu gigi kamu mulai berlubang. Dan yang penting juga, jangan menganggap sepele masalah ini.

Belum tentu daging jadi di gigi tersebut adalah pulpa polip, tapi hal yang lebih serius, misalnya, TUMOR.

Kontrol teratur ke dokter gigi, bisa sangat menolong, terhindar dari masalah ini.

Pulpa Polip – ‘Daging Jadi’ Di Gigi >sumber: internet
Baca artikel ini

Gigi Geraham Pertama – Gigi Penuh Masalah?

Ada seorang bapak dateng ke Puskesmas untuk mencabut gigi anaknya yang tinggal sisa akar. Anaknya berumur lebih kurang 9-10 tahunan. Katanya, gigi tersebut sering kumat dan bikin sang anak jadi terganggu makan dan tidurnya.

     Makan gag enak, tidur gag nyenyak. [Hmm, ni sih kayaknya bukan sakit gigi, tapi kayaknya gara-gara penyakit malarindu: memikirkan si jantung hati..]

     Gigi si anak adalah gigi nomor 6 dari depan, atau gigi geraham [baca: molar] tetap pertama, di mulut bawah.

Nanti, kapan gigi penggantinya tumbuh lagi, Dok?“, tanya si bapak.

Gak ada lagi gigi penggantinya, Pak. Sayangnya, anak bapak bakalan ompong sampe tua” jawab doktergigigaul penuh pesona.

 

Si Bapak terhenyak.
Doktergigigaul jadi ngerasa gak enak.
Si Bapak meraung-raung.
Doktergigigaul nyumpel mulut si Bapak pake gayung.

Tidak ada ibu yang tersakiti dalam adegan ini.

Mungkin ada beberapa orangtua yang punya pertanyaan yang sama [dengan reaksi yang berbeda] dengan si Bapak.

Kok bisa gitu ya? 
Padahal kan, gigi tersebut baru pertama kali dicabut? 
Harusnya masih ada gigi pengganti yang keluar setelahnya?

     Gini loh,gigi susu itu jumlahnya 20 gigi. Sedangkan gigi tetap jumlahnya ada 32 gigi. Secara logika, ada 12 gigi tetap yang tumbuh tanpa menggantikan gigi susu.

     Gigi-gigi  tersebut adalah 3 gigi geraham di mulut atas sebelah kanan, di mulut atas sebelah kiri, di mulut bawah sebelah kanan dan di mulut bawah sebelah kiri.


     Gigi geraham tetap dibagi jadi 3. Salah satunya gigi geraham tetap pertama. Salah dua dan salah tiga-nya, gigi geraham tetap kedua dan ketiga.

Jadi kalo geraham tetap pertama rusak, ya gag ada gigi penggantinya.

     Si korban akan mengalami keompongan seumur hidup..

SE-U-MUR HI-DUP!

     Sebenernya menurut pengalaman pribadi doktergigigaul nanganin pasien di Puskesmas, gigi geraham tetap pertama adalah gigi yang paling sering mengalami masalah. Terutama di mulut bawah. Dan umumnya, berakhir dengan pencabutan.

     Bukan karena takdirnya bermasalah, tapi karena terkondisikan.

     Letaknya yang dekat dengan kelenjar liur, membuat bakteri mudah untuk mengolah sisa makanan yang tidak terbersihkan dengan baik, menjadi lobang di mahkota gigi, karena air liur termasuk salah satu pensupplai kebutuhan bakteri untuk melakukan hal tersebut.

     Kemudian bentuk permukaan giginya yang berparit [baca: fisur] dalam menyebabkan sisa makanan mudah terjebak didalamnya dan sulit terbersihkan dengan baik oleh sikat gigi.

     Tetapi yang lebih penting, bukan gigi geraham tetap pertama ini gigi yang penuh masalah, tetapi kitalah yang membuatnya nampak penuh masalah.

     Mari hindarkan masalah pada gigi geraham tetap pertama ini, untuk menghindarinya “hilang” terlalu cepat, ataupun hilang. Karena gigi geraham tetap pertama ini merupakan pembantu fungsi pengunyahan, untuk menghaluskan makanan yang masuk ke dalam lambung.

Bila gigi geraham sehat dan tidak bermasalah, kesehatan tubuh yang baik juga akan tercapai!

     Sayangi diri kamu, sayangi anak, ponakan, tetangga yang masih muda belia! Suruh pihak yang berkepentingan buat mantengin terus MagaHaya dan rajin kontrol ke dokter gigi per 6 bulan sekali untuk konsultasi dan melakukan tindakan yang diperlukan untuk menjaga gigi geraham tetap pertama ini. Jauhkan gigi geraham pertama dari anggapan, gigi penuh masalah.

Salam MagaHaya!

sumber: internet

 

Baca artikel ini

The Power of Komposit – Tambalan yang Menakjubkan di Tangan yang Tepat

Dari dulu dikasih cerita banyak, gambarnya dikit. Sekarang dikasi cerita banyak, gambarnya dikit banyak. Soal penambalan.

     Masih banyak yang ragu apakah gigi depan yang bolong atau berjeda atau patah karena jatuh, terbentur dan lain sebagainya akan bagus kalo ditambal. Bukan dicabut aja sekalian dan diganti gigi palsu.

     Berikut adalah contoh pasien dengan keadaan gigi berjarak, yang dalam dunia pergigian kita istilahkan dengan diastema.

     Pasien dateng ke praktek #doktergigigaul dengan keluhan ada jarak diantara kedua giginya, yang dirasa sangat mengganggu penampilannya.

     Perempuan, masih muda. Namanya sebut aja Sape’i.

     Dan sebut saja, ini kondisi mulutnya [enggak ding, ini beneran kondisi gigi dan mulutnya]

     Selain itu ada gigi atas kanannya yang lebih kecil dari ukuran normal. Di dunia pergigian Hogwartz keadaan ini disebut peg-shaped tooth [gigi bentuk pasak]

     Sape’i pernah konsultasi ke tukang gigi deket rumahnya dan disaranin untuk menutup celah tersebut dengan gigi “tambahan”. Gigi yang gak perlu ada, mau diadakan oleh si tukang gigi tersebut.

Selain itu gigi yang kecil di”saran”kan untuk dicabut dan diganti gigi palsu.

Kalu aja nasibnya gak baek, ketemu sama #doktergigigaul, maka akan bertambah satu orang “ompong” korban tukang gigi.

     Sebenernya kasus diatas bisa diselesaikan dengan penambalan [yang sama sekali gak sama dengan penambalan ban] menggunakan bahan yang namanya KOMPOSIT. Penjelasan mengenai komposit akan dibahas di lain artikel yaw.

     Intinya ini bahan tambal yang warnanya hampir menyerupai gigi. Dan sangat ideal untuk memperbaiki penampilan pada kerusakan gigi depan.

Beberapa tukang gigi menggunakan bahan ini. Tetapi kurangnya pengetahuan menyeluruh, menyebabkan hasilnya kurang maksimal. 3 hari pasca penambalan, lepas, ditambal ulang, 2 hari lepas.

     Nah, #doktergigigaul memakai bahan tambal komposit ini untuk mempercantik gigi, dan pada akhirnya, senyum si Sape’i.

Baiklah, #doktergigigaul mulai.

     Pada gigi yang kecil dilakukan penambalan ulang menyerupai gigi asli, baik, bentuk ukuran dan warna. Ukuran, bentuk ini didapat dari gigi pasangannya yang normal di sebelah kiri-nya Sape’i. [kalo di gambar, berarti sebelah kanan kita yang baca] — lihat gambar sebelumnya.

     Sehingga hasilnya menjadi seperti ini

      Dan untuk gigi depan #doktergigigaul tambal dengan rincian prosedur sebagai berikut.

     Jumlah ruangan yang ada, misalnya 2cm, dibagi 2. Sebagai panduan, bahwa hanya akan dilakukan penambalan sebesar 1 cm untuk gigi kiri, dan 1 cm untuk gigi kanan sehingga besar gigi tetap proporsional antara kiri dengan kanannya.

     Sehingga kurang lebih hasilnya menjadi seperti hasil akhir berikut ini:

      Jadi buat yang gigi depannya bermasalah [berlobang atau berjarak], jangan ragu dan malu buat pergi ke Dokter Gigi terdekat untuk segera ditambal.

Daripada mnurunkan passing grade dan ‘nilai jual’, yang akan berakhir ke predikat jomblo ngenes selamanya?

     Kalau ada hal sekaitan dan sehubungan dengan hal ini atau hal lain bisa ditanyakan ke #doktergigigaul via Konsul di atas Header MagaHaya!

 Salam MagaHaya!

sumber:internet
Baca artikel ini

Selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional offline untuk menangani masalah kesehatan yang sedang dialami. Jangan bertindak tidak sesuai saran tenaga kesehatan profesional hanya karena sesuatu informasi kesehatan yang dibaca di situs ini.

dokter gigi, blog dokter gigi, blog kesehatan gigi, blog kedokteran gigi, kedokteran gigi, kedokteran gigi mulut, buku kedokteran gigi, penyakit mulut, ilmu penyakit mulut,poster kesehatan gigi dan mulut, makalah kesehatan gigi dan mulut, leaflet kesehatan gigi dan mulut, kuesioner kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut,kesehatan mulut dan gigi,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut,manfaat menjaga kesehatan gigi dan mulut,materi kesehatan gigi dan mulut,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada anak,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut,pentingnya kesehatan gigi dan mulut,pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut,pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut,menjaga kesehatan gigi dan mulut, materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, artikel tentang kesehatan gigi dan mulut, artikel kesehatan gigi dan mulut lansia,balai kesehatan gigi dan mulut makassar,booklet kesehatan gigi dan mulut,bpjs kesehatan gigi dan mulut,buku kesehatan gigi dan mulut,bulan kesehatan gigi dan mulut,buruknya kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,cerita kesehatan gigi dan mulut,contoh kesehatan gigi dan mulut,contoh makalah kesehatan gigi mulut,d3 kesehatan gigi dan mulut unair,data kesehatan gigi dan mulut menurut who,data kesehatan gigi dan mulut nasional,definisi kesehatan gigi dan mulut ebook download,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut who,dinas kesehatan gigi dan mulut bandung,ebook kesehatan gigi dan mulut,edukasi kesehatan gigi dan mulut,epidemiologi kesehatan gigi dan mulut,esai kesehatan gigi dan mulut,evaluasi kesehatan gigi dan mulut,flipchart kesehatan gigi dan mulut,formulir kesehatan gigi dan mulut,forum kesehatan gigi dan mulut,fungsi kesehatan gigi dan mulut,gambar kesehatan gigi dan mulut,gambaran kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,hari kesehatan gigi dan mulut,hari kesehatan gigi dan mulut dunia,hari kesehatan gigi dan mulut nasional,hari kesehatan gigi dan mulut sedunia,hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku,ibu hamil dan kesehatan gigi mulut,indikator kesehatan gigi dan mulut masyarakat,indikator kesehatan gigi dan mulut menurut who,indikator kesehatan gigi dan mulut terbaru,indikator kesehatan gigi dan mulut who,indikator kesehatan gigi dan mulut yang terbaru,jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut masyarakat,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kader kesehatan gigi dan mulut,karangan kesehatan gigi dan mulut,kasus kesehatan gigi dan mulut,kebijakan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan bau mulut,kesehatan gigi dan mulut,kesehatan gigi dan mulut adalah,kesehatan gigi dan mulut adalah menurut who,kesehatan gigi dan mulut adalah pdf,kesehatan gigi dan mulut anak,kesehatan gigi dan mulut anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut anak di indonesia,kesehatan gigi dan mulut anak pdf,kesehatan gigi dan mulut anak powerpoint,kesehatan gigi dan mulut anak ppt,kesehatan gigi dan mulut anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut balita,kesehatan gigi dan mulut dalam pandangan islam,kesehatan gigi dan mulut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut di indonesia,kesehatan gigi dan mulut di indonesia pdf,kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut indonesia,kesehatan gigi dan mulut jurnal,kesehatan gigi dan mulut jurnal pdf,kesehatan gigi dan mulut lansia,kesehatan gigi dan mulut liputan6,kesehatan gigi dan mulut makalah,kesehatan gigi dan mulut masyarakat,kesehatan gigi dan mulut masyarakat indonesia,kesehatan gigi dan mulut menurut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,kesehatan gigi dan mulut menurut who,kesehatan gigi dan mulut merupakan,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut pada anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut pada anak jurnal,kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,kesehatan gigi dan mulut pada anak sd,kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada balita,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kesehatan gigi dan mulut pada lansia pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia ppt,kesehatan gigi dan mulut pada masa kehamilan,kesehatan gigi dan mulut pada penderita dm,kesehatan gigi dan mulut pada remaja,kesehatan gigi dan mulut pada usia lanjut,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut power point,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut remaja,kesehatan gigi dan mulut sangat penting,kesehatan gigi dan mulut secara umum,kesehatan gigi dan mulut untuk anak,kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut youtube,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut anak,kesehatan gigi mulut ibu hamil,kesehatan gigi mulut pada ibu hamil,kesimpulan kesehatan gigi dan mulut,kliping kesehatan gigi dan mulut,kondisi kesehatan gigi dan mulut indonesia,konseling kesehatan gigi dan mulut,konsep kesehatan gigi dan mulut,konsultasi kesehatan gigi dan mulut,kontrol kesehatan gigi dan mulut,kti cara menjaga kesehatan gigi dan mulut balita,kti kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut pada anak,kuesioner kesehatan gigi dan mulut,laporan kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut anak,leaflet kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,lembaga kesehatan gigi dan mulut,lembaga kesehatan gigi dan mulut halim,lembaga kesehatan gigi dan mulut tni au,lp kesehatan gigi dan mulut,makalah kesehatan gigi dan mulut balita,makalah kesehatan gigi dan mulut lansia,makalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,makalah kesehatan gigi dan mulut pada lansia,makalah kesehatan gigi mulut,manfaat jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,masalah kesehatan gigi dan mulut di indonesia,masalah kesehatan gigi dan mulut menurut who,masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,masalah kesehatan gigi dan mulut pada remaja,materi kesehatan gigi dan mulut dokter kecil,materi kesehatan gigi dan mulut untuk dokter kecil,materi kesehatan gigi mulut,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk lansia,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk masyarakat,menjaga kesehatan gigi dan mulut anak-anak dan ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut saat puasa,nutrisi untuk kesehatan gigi dan mulut,panduan kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil,pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah,pelayanan kesehatan gigi dan mulut di rumah sakit,pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penelitian kesehatan gigi dan mulut,pengaruh kesehatan gigi dan mulut terhadap halitosis,pengaruh narkoba terhadap kesehatan gigi dan mulut,pengertian kesehatan gigi & mulut,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut who,pengertian kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pengertian kesehatan gigi dan mulut secara umum,pengertian kesehatan gigi dan mulut terbaru,pengetahuan kesehatan gigi dan mulut adalah,pentingnya kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut remaja,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi mulut,penyuluhan kesehatan gigi mulut ibu hamil,perawatan kesehatan gigi dan mulut bagi bayi dan balita,ppt kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,profil kesehatan gigi dan mulut indonesia,program kesehatan gigi dan mulut masyarakat pdf,program kesehatan gigi mulut masyarakat,pusat kesehatan gigi dan mulut makassar,pusat pelayanan kesehatan gigi dan mulut bandung,referensi kesehatan gigi dan mulut,riskesdas kesehatan gigi dan mulut,rumah sakit kesehatan gigi dan mulut bandung,sap kesehatan gigi dan mulut,sap kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,satpel kesehatan gigi dan mulut,seminar kesehatan gigi dan mulut,seputar kesehatan gigi dan mulut,skk kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut pada anak,slogan kesehatan gigi dan mulut,sop kesehatan gigi dan mulut,status kesehatan gigi dan mulut,survei kesehatan gigi dan mulut,target kesehatan gigi dan mulut,target nasional kesehatan gigi dan mulut,tentang kesehatan gigi dan mulut,teori kesehatan gigi dan mulut,tes kesehatan gigi dan mulut,tingkat kesehatan gigi dan mulut di indonesia,tips kesehatan gigi dan mulut,tips kesehatan gigi dan mulut bagi pengguna behel,tujuan kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,upaya kesehatan gigi dan mulut masyarakat,usaha kesehatan gigi dan mulut masyarakat desa,uu kesehatan gigi dan mulut,uu tentang kesehatan gigi dan mulut,video kesehatan gigi dan mulut,dental health,dental health education,dental health center,dental health centre daerah khusus ibukota jakarta,dental health journal,dental health education journal,dental health care,dental health promotion,dental health program,dental health articles,dental health poster,dental health book dental health assessment,dental health and heart disease,dental health and pregnancy,dental health and breastfeeding,dental health and wellness,dental health and hygiene,dental health brochures,dental health blog,dental health diet,dental health diabetes,dental public health definition,dental health education posters,dental health effects on body,dental health facts,dental health for kids,dental health for seniors,dental health for life,dental health for toddlers,dental health formula

Powered by WordPress. Designed by WooThemes