Archive | Kesehatan Gigi Umum

8 Permasalahan Utama Gigi dan Mulut

Kebanyakan orang tidak sadar bahwa masalah kesehatan gigi dan mulut sangat berkaitan erat dengan masalah organ tubuh lainnya. Inilah permasalahan utama yang muncul seputar kesehatan gigi dan mulut.

Permasalahan gigi dan mulut merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang mengkhawatirkan di Indonesia. Permasalahan ini menduduki urutan pertama dari daftar 10 besar penyakit yang paling dikeluhkan oleh masyarakat Indonesia.

Yang 9 penyakit lainnya gak akan dibahas, biar yang baca gak bosen ūüėÄ

“Berdasarkan prosedur pemeriksaan gigi dan mulut memang ada delapan permasalahan yang kerap ditemukan oleh para dokter gigi di Indonesia sebagai keluhan terhadap pasiennya,” ujar Prof DR drg Melanie S. Djamil, M.BioMed, dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti,

Permasalahan utama gigi dan mulut yang sering dikeluhkan pasien tersebut adalah:

1. Gigi berlubang

Hal ini disebabkan karena adanya kesempatan terbentuknya plak yang menjadi tempat kembang biak bakteri. Bakteri akan menghasilkan asam, hasil dari fermentasinya dengan karbohidrat dan merusak email gigi serta menyebabkan gigi berlubang.

2. Noda pada gigi

Disebabkan oleh seringnya mengonsumsi makanan dan minuman yang berwarna seperti teh, kopi dan lainnya. Kebiasaan merokok, dan atau mengunyah sirih diperkirakan juga bertanggung jawab.

3. Email gigi lemah/ rapuh

Kekurangan mineral seperti kalsium dan flouride dapat menyebabkan email gigi lemah.

Selain itu, banyak mengonsumsi makanan dan minuman dengan kadar manis dan asam tinggi seperti soda, kunyit, asam jawa, cuka dan lainnya, dapat mengikis lapisan email gigi.

4. Napas tidak segar

Tidak ada yang lebih buruk dibandingkan napas tidak segar di pagi hari, yang disebabkan oleh sisa makanan yang membusuk di sela-sela gigi dan jutaan bakteri yang tumbuh di dalam mulut.

[bctt tweet=”Bau mulut atau halitosis juga bisa disebabkan oleh adanya penyakit rongga mulut. ” username=””]

5. Pembengkakan gusi

Bakteri yang terkumpul disela-sela gusi dan gigi dapat mengiritasi gusi sehingga gusi infeksi dan meradang. Apabila tidak segera diobati dapat mengakibatkan gigi tanggal dan juga dapat berujung ke penyakit jantung, paru-paru dan diabetes.

6. Penumpukan plak

Plak adalah semacam lapisan tipis pada permukaan gigi yang dapat ditempeli oleh bakteri.

Bila dibiarkan, plak dengan bantuan protein dari air liur akan menyebabkan lubang pada gigi dan juga dapat menyebabkan radang gusi.

7. Penumpukan tartar

Tartar merupakan lapisan keras berwarna kuning pucat yang terbentuk dari penumpukan plak secara berkepanjangan. Tartar mengotori gusi dan menjadi tempat berkembangnya bakteri.

Kita lebih mengenal tartar dengan istilah karang gigi.

8. Permasalahan bakteri

Hal-hal yang memicu pertumbuhan bakteri secara pesat adalah karena kurangnya perawatan pada gigi dan mulut untuk menjaga kebersihan. Bakteri dapat menimbulkan bau mulut, lubang pada gigi sampai abses.

Salam hangat

sumber: internet
Baca artikel ini

Waspadai Bau Mulut (Halitosis) Yang Muncul Akibat Diet!

Tren saat ini orang rajin ngapdet soal lari. Intinya ngebakar kalori, biar terlihat lebih langsing. Ngomong ngomong soal terlihat langsing, enggak bisa dipungkiri pasti langsung kebersit kata diet.

Nah soal diet, ada hal menarik yang perlu diketahui. Tahu enggak, kalau diet bisa bikin mulut jadi bau. Hloh, ciyusss.. Gimana hubungannya?

Jadi gini, diet, terutama diet rendah karbohidrat -dimana kamu ngurangin asupan nasi, kentang dan karbo lainnya- menyebabkan tubuh ngebakar lemak yang ada di tubuh.

Seharusnya karbohidrat yang dibakar, untuk mendapatkan energi gerak bagi tubuh. Tapi karena asupan ke tubuh kamu batasi, tubuh mencari hal lain yang bisa dibakar supaya energi kamu tetap terbentuk. Pilihan yang ada, lemak.

Bedanya pembakaran lemak dan karbohidrat adalah, pada proses pembakaran lemak, bahan kimia  yang disebut keton, terbentuk. Keton yang terbentuk selanjutnya dilepaskan tubuh di nafas dan urin (air kencing). Dan keton ini baunya, eeew..!

halitosis

Keton juga salah satu bau penanda penyakit, seperti diabetes (penyakit gula)

Meskipun keton enggak bisa juga disalahkan sebagai aktor utama penyebab bau mulut pada diet. Jenis makanan yang dimasukin ke tubuh juga berpengaruh.

Maksudnya gini, anggaplah kamu diet, enggak makan nasi. Tapi tiap hari makan jengkol, pete ama ngegadoin bawang bombay. Enggak perlu ada pembentukan keton, mulut dan nafas kamu pasti bau ūüėÄ

Atau kalau butuh penjelasan yang lebih ilmiah, misalnya kamu ngehindarin karbo, dan memutuskan memperbanyak protein. Makanan dengan kandungan protein memproduksi kompon sulfur yang baunya juga naujubilah.

Tau wangi belerang kan? Kurang lebih kayak gitu ‘bau’ sulfur.

Eits, last but not least, inget, bisa aja kamu diet, dan muncul bau mulut, tetapi bau mulutnya bukan gegara diet kamu. Saran doktergigigaul, kalau kamu ada bau mulut, segera periksakan ke dokter gigi.

[bctt tweet=”Ngerasa ada bau mulut? Segera periksakan ke doktergigi(gaul)..” username=”DokterGigiGAUL”]

Biar jelas ketahuan penyebabnya, biar tepat cara penanganannya.

Salam hangat,

DokterGigiGAUL

Baca artikel ini

Pertumbuhan Gigi Anak – Apa dan Kenapa

Banyak orangtua pasien yang dateng ke Puskesmas, harus mengakhiri kunjungannya dengan kekecewaan. Pasalnya, doktergigigaul ‘kadang’ gak meluluskan keinginan mereka untuk mencabut gigi anaknya. Meskipun sudah berada dalam kondisi goyang.

Goyang dombrettt..goyang dombret..

¬†¬†¬†¬† Sebenernya doktergigigaul melakukan hal ini untuk kebaikan pasiennya juga -yang notabene adalah anak-anak- supaya gigi geliginya gak ‘bermasalah‘ di kemudian hari.

     Emang masalah apa yang bisa muncul? Jawabannya, SERIUS.

     Masalah serius tersebut diantaranya, gigi si anak nantinya [baca: gigi permanen] akan mengalami ketidak harmonisan dalam susunannya. Posisi si gigi dalam lengkung rahang [baca:mulut] bisa tidak teratur.

Ada yang tumbuh ke dalam ke arah lidah atau langit-langit. Berputar sekian derajat dari garis lengkung, sampai bertumpuk [baca:berjejal dan/atau ginsul]

     Padahal kerapihan susunan gigi geligi sedikit berpengaruh banyak terhadap penampilan. Orang seganteng/secantik apapun apapun kalo susunan gigi geliginya gak rapih akan mengalami pengurangan poin penampilan.

Memang fakta, memang nyata.

     Walau, beberapa kondisi ketidakteraturan gigi tersebut, bisa juga menjadi nilai plus-plus untuk nilai kemanisan penampilan.

     Kembali ke permasalahan.

     Erupsi atau pertumbuhan gigi geligi terbagi menjadi 2 periode. Pertumbuhan gigi anak, pertumbuhan gigi dewasa. Dan setiap periode memiliki batasan waktu yang telah secara tidak langsung ditentukan.

     Pada catatan ini pertama-tama doktergigigaul akan membahas soal pertumbuhan [erupsi] gigi anak dulu.

Gigi anak memiliki beberapa istilah. Ada yang menyebutnya gigi susu, ada yang menyebutnya gigi sulung. Di dunia kedokteran gigi, gigi anak ini diistilahkan dengan gigi desidui [decidous tooth].

     Untuk gigi anak/ susu pertumbuhan gigi berkisar antara usia 6 bulan sampai 3 tahun. Dimulai dari gigi seri [baca: insisif],gigi geraham [baca:molar], sampai terakhir gigi taring [baca:kanineus].

     Periode gigi susu pun dibagi lagi menjadi sub-erupsi per gigi. Untuk gigi seri dimulai usia 6 bulan sampai 1 tahun, Dilanjutkan gigi geraham  hingga usia 1,5 tahun dan diakhiri gigi taring pada usia lebih kurang 2-3 tahun.

¬†¬†¬†¬† Pertumbuhan gigi ini memiliki ‘aturan’ umum tidak baku:

  • Setiap 6 bulan terjadi pertumbuhan jenis gigi yang berbeda [seri ‚Üí geraham ‚Üí taring]
  • Gigi bawah setiap jenis gigi didahului oleh gigi bawah.
  • Jenis kelamin wanita mengalami pertumbuhan gigi lebih cepat.

     Pertumbuhan ini tidak boleh diintervensi -dilakukan pencabutan]- sebelum waktu idealnya tercapai, atau hingga tergantikan oleh gigi dewasanya. Karena, sejatinya, gigi dewasa muncul ke permukaan dengan mengikis akar gigi susu sebagai panduannya.

¬†¬†¬†¬† Kalo panduannya ‘hilang’ si gigi penggantinya akan ‘tumbuh’ kemana takdir membawanya. Dan biasanya tidak berakhir pada keadaan dan tempat yang semestinya.

     Kacau beliau.

     Umumnya orangtua akan meminta gigi anaknya dicabut, karena telah goyang. Padaha hal tersebut tidak tepat.

Gigi susu yang goyang bukan syarat untuk dilakukan eksekusi pencabutan

     Beberapa [<-serius: beberapa doang] doktergigi akan menunda pencabutan karena pertimbangan tersebut diatas. Meskipun [sayangnya] ada beberapa doktergigi yang hantem kromo aja, yang penting pasien puas. Dan akhirnya si anak akan mengalami kegagalan penampilan yang menarik.

Yang terpenting, jangan melakukan pencabutan semata-mata karena si gigi tampaknya udah meminta buat dicabut. Berkonsultasi dengan doktergigi untuk tindakan pencabutan adalah hal TERBAIK dan TERBIJAKSANA yang dapat dilakukan.

     Jadikan senyum anak atau keponakan kita senyum yang sakinah mawaddah, warrohmah menawan, karena kita melakukan tindakan yang tepat seputar pertumbuhan gigi geliginya.

     Untuk pertumbuhan gigi dewasa, selengkapnya akan dibahas pada catatan terkait yaw.

     Salam MagaHaya!

sumber:internet
Baca artikel ini

Karies [Gigi] – Apa Yang Perlu dan Belum Banyak Diketahui

Doktergigigaul didatengin seorang bapak yang berencana untuk melakukan kontrol rutin kesehatan gigi dan mulutnya. Seperti biasa, setelah si pasien didudukkan di ‘kursi panas’, doktergigigaul langsung mengajukan pertanyaan pertama senilai Rp. 50.000.

     Egh, salah kuis. Maaf.

     Maksudnya doktergigigaul langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh kesehatan gigi geligi dan sekitarnya.

 untuk alasan privasi, illustrasi sengaja disamarkan #gag penting

¬†¬†¬†¬† Dan seperti biasa juga, si bapak akan ikut berdiri di dekat anaknya untuk melihat keadaan gigi geliginya. Biasanya cuman buat senyum-senyum manja aja waktu tiba bagian doktergigigaul ngomong ‘Giginya bagus ya..’

¬†¬†¬†¬† Tapi kali ini si Bapak terperangah, karena doktergigigaul gak melakukan bagian omongan tersebut. Alih-alih ngomong gitu, doktergigigaul bilang ‘Wah, giginya ada kariesnya, ya..’

     Akhirnya, sekarang giliran doktergigigaul [tiba juga] buat senyum-senyum manja ke si Bapak. Senyum, yang dalam bahasa Inggrisnya: income.

Kembali ke terperangah.

     Si Bapak kayaknya bingung-bingung disko sama maklumat doktergigigaul.

‘Tapi, Dok, kan gigi anak saya kayaknya gag ada yang berlubang? Bukannya karies itu berarti lubang gigi?’

     Nah, ini sesuatu yang perlu diluruskan.

Karies gigi, bukanlah istilah untuk lubang gigi. Karies adalah istilah untuk penyakit infeksi. Karies yang terjadi pada gigi, disebut dengan karies gigi.

    

     Namun karena umumnya orang datang dengan keadaan gigi yang sudah berlubang -sebagai tanda penyakit karies-, doktergigi mengistilahkan lubang ini: Gigi si Anu Berkaries.

     Doktergiginya gag salah. Lubang gigi menandakan gigi si anu  ber[baca:terkena] karies, tetapi pasien menangkapnya gigi berkaries adalah gigi berlubang. Jadi, karies=lubang.

¬†¬†¬†¬† Analoginya, kita menyebut ‘si anu naek Vespa‘. Padahal secara literal berarti, si anu naek [motor bermerek] Vespa. Tapi kita menganggap bahwa motor¬† si anu=Vespa.

¬†¬†¬†¬† Jadi termasuk wajar kalo si Bapak pun menganggap aneh gigi anaknya dibilang ‘berlubang’ padahal ‘lubang’nya gag nampak.

Awal perjalanan penyakit karies dimulai dengan bercak berwarna coklat atau putih.

     Semua gigi yang memiliki bercak kecoklatan atau keputihan di permukaan emailnya dapat didiagnosa terkena karies. Dan belum nampak secara fisik lubang pada gigi, meskipun gigi telah terkena karies.

karies insipien superfisialis

Karies adalah penyakit, bukan ‘kondisi’ lubang pada gigi

     Perkembangan selanjutnya karies menjadi lubang, dijelaskan pada artikel ini.

     Jaga terus kesehatan gigi kamu dengan rutin menyikat gigi dan kontrol ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali. [Penyakit] karies dapat dicegah, jadi cegah sebelum terlambat.

Salam MagaHaya!

sumber: internet
Baca artikel ini

“Masalah” Tumbuh Gigi Pada Anak: Demam – Ketahui dan Atasi

Alkisah, 3 hari yang lalu, ada seorang ibu, mantan pacar pasien yang datang ke praktek rumah. Kedatengan pasien sebenernya hal biasa, tapi kali ini “masalah” yang dibawa..RUAR BIASA!

     Si ibu dateng mo konsultasi, soal anaknya yang udah 3 hari demam gag sembuh-sembuh. Padahal udah ke puskesmas buat berobat.

¬† ¬† ¬†Terlepas dari pasien yang notabene adalah fans berat yang khilaf terpesona pada doktergigigaul – sampe nyuruh ‘doktergigi’ ngobatin demam -, mungkin kelihatannya agak gag nyambung, antara gigi dengan demam pada anak-anak. Tetapi, percaya gag percaya, sebenernya ADA.

     Khususnya pada saat periode pertumbuhan gigi susu atau pergantian dari gigi susu ke gigi tetap.

¬†¬†¬†¬† Karena pada periode-periode ini terjadi proses “perobekan” gusi oleh gigi yang keluar dari dalamnya.

    

     Analogikan seperti bayi yang baru lahir dan merobek *tiiit*.

Perih, temans..perihs..

     Nah, proses perobekan tersebut menyebabkan timbulnya reaksi yang diistilahkan inflamasi. Dan secara ilmiah, disetujui, bahwa proses inflamasi memiliki 5 gejala. Salah satunya menghasilkan panas. Panas ini yang dikenal dengan DEMAM. [Meskipun, waktu tubuh kita kekurangan cairan, tubuh juga akan mengeluarkan alarm berupa DEMAM supaya kita segera menambah asupan aer ke tubuh]

     Nah,banyak orangtua yang masih belum memahami hubungan ini.  Demam yang ada dianggap sebagai tanda PENYEBAB penyakit.

     Padahal bukan..

     Demam ini adalah gejala penyerta, bukan penyebab. Jadi selama proses inflamasi masih berlangsung, ya demamnya akan selalu ada. Tapi begitu proses berhenti [baca: gigi telah berhasil menembus gusi, ya demamnya hilang dengan sendirinya.

Jadi, secara kasarnya, kalo si anak kuat menahan sakit yang ada, gag perlu dikasih obat demam buat ngilangin sakitnya.

     Tetapi untungnya, obat demam dan penahan sakit berada dalam satu paket. 1 obat bisa mengatasi 2 keluhan tersebut sekaligus :menyeringai: jadi obat yang dikasih buat nahan sakit bisa untuk ngilangin demam yang ada juga.

Tipikal orang Indonesia. Selalu ‘beruntung’ dalam segala suasana..

     Namun yang sering terlupakan juga adalah, bahwa asal proses ini bukanlah HANYA demam biasa, melainkan adanya proses inflamasi. Dan obat yang diberikan kadang tidak mengatasi proses inflamasi yang ada. Mangkanya [<- bukan buah] demamnya akan selalu ada walaupun udah minum obat penurun panas.

Yang diperlukan, selain obat penurun panas adalah obat pereda gejala inflamasi

¬† ¬† ¬†Sekarang udah tau, jadi, kalo ada anak, keponakan, cucu deelesbe [dlsb – dan lain sebagainya] yang mengalami demam berkepanjangan, dan “kebetulan” berada dalam periode pertumbuhan atau pergantian gigi susu, coba konsultasikan kemungkinan ini dengan dokter yang merawatnya.

     Siapa tau..jodoh..#ehh

     Siapa tau..bener, maksudnya..

“Masalah” Tumbuh Gigi Pada Anak: Demam – Ketahui dan Atasi >¬†sumber: internet
Baca artikel ini

Sikat Gigi Cukup 1x Sehari!

Kemaren doktergigigaul berselancar gembira di dunia maya mencari berita seputar kedokteran gigi. Gak dinyana, gag dikira, ketemu satu artikel yang menyatakan kalo sikat gigi cukup satu kali sehari aja.

Gag penting disertakan sumber berita ini, di-googling aja yaw..

¬†¬†¬†¬† Hal ini dimungkinkan dengan adanya sikat gigi terbaru yang memakai teknologi “mineral coating”.

     Dimana ujung sikat giginya terkandung nanomineral yang menjadikan permukaan gigi bersifat hidrofilitik [lembab?].

     Gak perlu pake odol, langsung sikat gigi aja..

     Hal pertama yang terlintas di pikiran doktergigigaul adalah

“Wadeuh..ini bisa menghancurkan program pemerintah yang menggalakkan penyikatan gigi minimal 2 kali sehari yang selama ini gencar didengung-dengungkan, nih”

     Makanya, sebelom hal ini terjadi, doktergigigaul langsung ngubek-ngubek informasi yang dibutuhkan untuk menjelaskan hal ini secara mendetail.

     Ternyata teknologi mineral coating tersebut memang ada. Tetapi, ada yang kurang tepat dari berita ini.  Menyikat gigi teteup gag cukup [dan baik] bila hanya dilakukan 1x sehari.

Teknologi yang dimaksud, adalah teknologi yang melapisi suatu benda dengan lapisan mineral, sehingga tidak ada kotoran yang dapat menempel pada benda tersebut.

¬†¬†¬†¬† Penemu sikat gigi ini mennganalogikan dengan adanya pelapis kaca pada bangunan-bangunan tinggi, yang memungkinkan kaca tersebut tidak perlu dibersihkan setelah hujan, karena lapisan pada kaca tersebut menghalangi kotoran menempel pada kaca yang telah dilapisi “lapisan” tersebut.

     Pada sikat gigi ini, cara yang digunakan adalah, melapisi gigi dengan mineral yang terdapat pada saliva [air liur] sehingga gigi tidak dapat terkotori oleh kotoran.

     Logikanya, kalo gigi udah terlapisi, dan gag ada kotoran yang bisa menempel pada gigi lagi, kita hanya perlu menyikat gigi 1x aja pada pagi hari, dan gag usah sikat gigilagi sampai besoknya.

Nah disini letak kengawurannya.

     Penemu sikat gigi ini, menjelaskan, bahwa tujuan pelapisan ini hanya untuk membantu orang yang tidak mungkin melakukan penyikatan gigi pada siang hari setelah makan siang. Dan sama sekali gag menyarankan sikat gigi hanya 1x dalam sehari.

     Coba lihat video yang ada ini

     Di video tersebut jelas dipaparkan tujuan utama pembuatan sikatgigi ini.

Jadi intinya, penyikatan gigi tetap dilakukan “minimal” 2 kali sehari, yaitu setelah makan pagi dan sebelum tidur malam. ūüôā

Salam MagaHaya!

sumber: internet

Catatan Gigi-tal Kesehatan Gigi Mulut

Baca artikel ini

Gusi Berdarah: Apa dan Kenapa – Bagian 1 dari 2

Pernah gak, lagi bengong-bengong bego ato nangkring-nangkring gembira tiba-tiba ngerasa kalo mulut kamu “asin”? Dan ternyata, begitu ngeludah, ludah kamu berwarna merah tercampur dengan darah?

     Ato pas lagi sikatgigi, tiba-tiba odol dan sikat gigi kamu berubah warna, juga kemerahan karena darah, kaya yang di iklan iklan?

Kalo salah satu pertanyaan diatas menghasilkan jawaban iya, berarti keadaan mulut kamu berada dalam red zone [zona “merah“] .

     Secara kiasan dan literal.

     Gusi kamu dan atau jaringan pendukung gigi kamu berada dalam keadaan meradang. Akut atau sedang berlangsung.

Peradangan pada gusi disebut gingivitis, dan peradangan jaringan pendukung disebut periodontitis.

Gingivitis adalah awal periodontitis. Tetapi tidak semua gingivitis berkembang menjadi periodontitis.

Kenapa gusi dan atau jaringan pendukung gigi bisa sampe meradang? Apa ajah penyebabnya?

¬†¬†¬†¬† Okeh, dokergigigaul jelaskannya di Bagian 2 aja yaw.. Biar penasaran ūüôā

Semoga bermanfaat.

sumber: internet
Baca artikel ini

4 Tips Atasi Rasa Takut Ke Dokter Gigi

Banyak surel [baca: e-mail] yang masuk ke inbox doktergigigaul berkonsultasi soal gigi bungsu. Meski berbeda, tapi intinya tetap satu jua. Walaupun sakit yang ada kadang menyiksa, tapi mereka masih takut untuk pergi ‘berobat’ ke dokter gigi.

     Padahal udah doktergigigaul jelaskan sebelomnya, rugi, kalo takut sama dokter gigi.

     Tapi rupanya, berhubung blog ini belom terkenal, jadi masih banyak yang belom tahu soal hal tersebut.

#memang_fakta #memang_nyata

     Nah, buat yang pengen tahu soal artikel tersebut, bisa langsung meluncur ke TKP. Kalo ada yang udah baca tapi masih tetep takut ke dokter gigi, pada kesempatan yang berbahagia ini, doktergigigaul akan memberikan 4 tips untuk mengatasi rasa takut ke dokter gigi.

Pertama. Usahakan untuk melakukan silaturahmi dengan doktergigi pada pagi hari.

     Mood seseorang berada pada keadaan yang paling baik pada pagi sampai sebelum tengah hari. Mandi pagi selalu memberikan setruman semangat untuk menjalani aktivitas kamu.

Kedua.  Beristirahatlah yang cukup pada malam sebelum pergi ke dokter gigi.

¬†¬†¬†¬† Kurang istirahat atau tidur bisa memancing rasa stress berlebihan. Kalo profesi kamu mengharuskan kamu ‘begadang’ sampai pagi, atur supaya perawatan kamu dilakukan pada sore hari, setelah kamu cukup beristirahat [baca: tidur] di siang harinya.

Ketiga. Jangan berencana menutupi fakta yang ada kalo kamu takut ke dokter gigi.

¬†¬†¬†¬† Jangan karena kamau merasa akan “malu” dan minder dengan mengutarakan hal tersebut, kamu tidak sepenuhnya jujur ke dokter gigi. Ceritakan semua uneg-uneg yang kamu miliki kepada dokter gigi. Dokter gigi biasanya akan memberikan “perhatian khusus” kepada pasien yang memiliki rasa takut terhadap doktergigi.

Kalo si dokter tampaknya cuek-beibeh aja terhadap curcolan kamu, mending langsung permisi aja sebelum dieksekusi lebih lanjut..

Keempat. Siapkan pengalih perhatian terbaik. Musik.

     Musik merupakan pengalih perhatian yang diakui cukup efektif. Dengarkan lagu favorit kamu selama perawatan untuk menghindari mendengar suara alat dokter gigi, seperti bor dan kompressor yang mungkin membuat ngilu.

¬†¬†¬†¬† Beberapa praktek dokter gigi telah menyediakan fasilitas musikal ini. Tetapi gag ada salah dan dosanya, kamu mempersiapkan “musik” kamu sendiri.

     Isi ponsel kamu dengan lagu favorit kamu, jangan lupa siapkan juga handsfree. Biar suara musik terfokus langsung pada telingamu, sekalian menutupi langsung lubang telinga kamu. Kalo kamu punya walkman dengan headphone, akan lebih baik lagi.

Kelima. Banyak bercerita.

¬†¬†¬†¬† Dengan banyak bercerita, kamu gag akan merasa sedang berhadapan dengan “lawan” tetapi berhadapan dengan “kawan”. Dokter gigi juga akan senang mendengar cerita pasiennya. Atau membahas berita terkini, termasuk gosip ūüėÄ

Doktergigi juga manusia..

     Doktergigi bukan untuk ditakuti. Dengan sering bersilaturahmi dengan dokter gigi, kesehatan gigi dan mulut kamu akan terus berada dalam kondisi maksimal, yang bisa berimbas langsung pada kesehatan tubuh kamu secara keseluruhan.

Salam Magahaya!

sumber: internet

Catatan Gigi-tal Kesehatan Gigi Mulut

Baca artikel ini

Selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional offline untuk menangani masalah kesehatan yang sedang dialami. Jangan bertindak tidak sesuai saran tenaga kesehatan profesional hanya karena sesuatu informasi kesehatan yang dibaca di situs ini.

dokter gigi, blog dokter gigi, blog kesehatan gigi, blog kedokteran gigi, kedokteran gigi, kedokteran gigi mulut, buku kedokteran gigi, penyakit mulut, ilmu penyakit mulut,poster kesehatan gigi dan mulut, makalah kesehatan gigi dan mulut, leaflet kesehatan gigi dan mulut, kuesioner kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut,kesehatan mulut dan gigi,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut,manfaat menjaga kesehatan gigi dan mulut,materi kesehatan gigi dan mulut,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada anak,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut,pentingnya kesehatan gigi dan mulut,pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut,pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut,menjaga kesehatan gigi dan mulut, materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, artikel tentang kesehatan gigi dan mulut, artikel kesehatan gigi dan mulut lansia,balai kesehatan gigi dan mulut makassar,booklet kesehatan gigi dan mulut,bpjs kesehatan gigi dan mulut,buku kesehatan gigi dan mulut,bulan kesehatan gigi dan mulut,buruknya kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,cerita kesehatan gigi dan mulut,contoh kesehatan gigi dan mulut,contoh makalah kesehatan gigi mulut,d3 kesehatan gigi dan mulut unair,data kesehatan gigi dan mulut menurut who,data kesehatan gigi dan mulut nasional,definisi kesehatan gigi dan mulut ebook download,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut who,dinas kesehatan gigi dan mulut bandung,ebook kesehatan gigi dan mulut,edukasi kesehatan gigi dan mulut,epidemiologi kesehatan gigi dan mulut,esai kesehatan gigi dan mulut,evaluasi kesehatan gigi dan mulut,flipchart kesehatan gigi dan mulut,formulir kesehatan gigi dan mulut,forum kesehatan gigi dan mulut,fungsi kesehatan gigi dan mulut,gambar kesehatan gigi dan mulut,gambaran kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,hari kesehatan gigi dan mulut,hari kesehatan gigi dan mulut dunia,hari kesehatan gigi dan mulut nasional,hari kesehatan gigi dan mulut sedunia,hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku,ibu hamil dan kesehatan gigi mulut,indikator kesehatan gigi dan mulut masyarakat,indikator kesehatan gigi dan mulut menurut who,indikator kesehatan gigi dan mulut terbaru,indikator kesehatan gigi dan mulut who,indikator kesehatan gigi dan mulut yang terbaru,jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut masyarakat,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kader kesehatan gigi dan mulut,karangan kesehatan gigi dan mulut,kasus kesehatan gigi dan mulut,kebijakan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan bau mulut,kesehatan gigi dan mulut,kesehatan gigi dan mulut adalah,kesehatan gigi dan mulut adalah menurut who,kesehatan gigi dan mulut adalah pdf,kesehatan gigi dan mulut anak,kesehatan gigi dan mulut anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut anak di indonesia,kesehatan gigi dan mulut anak pdf,kesehatan gigi dan mulut anak powerpoint,kesehatan gigi dan mulut anak ppt,kesehatan gigi dan mulut anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut balita,kesehatan gigi dan mulut dalam pandangan islam,kesehatan gigi dan mulut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut di indonesia,kesehatan gigi dan mulut di indonesia pdf,kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut indonesia,kesehatan gigi dan mulut jurnal,kesehatan gigi dan mulut jurnal pdf,kesehatan gigi dan mulut lansia,kesehatan gigi dan mulut liputan6,kesehatan gigi dan mulut makalah,kesehatan gigi dan mulut masyarakat,kesehatan gigi dan mulut masyarakat indonesia,kesehatan gigi dan mulut menurut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,kesehatan gigi dan mulut menurut who,kesehatan gigi dan mulut merupakan,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut pada anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut pada anak jurnal,kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,kesehatan gigi dan mulut pada anak sd,kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada balita,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kesehatan gigi dan mulut pada lansia pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia ppt,kesehatan gigi dan mulut pada masa kehamilan,kesehatan gigi dan mulut pada penderita dm,kesehatan gigi dan mulut pada remaja,kesehatan gigi dan mulut pada usia lanjut,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut power point,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut remaja,kesehatan gigi dan mulut sangat penting,kesehatan gigi dan mulut secara umum,kesehatan gigi dan mulut untuk anak,kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut youtube,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut anak,kesehatan gigi mulut ibu hamil,kesehatan gigi mulut pada ibu hamil,kesimpulan kesehatan gigi dan mulut,kliping kesehatan gigi dan mulut,kondisi kesehatan gigi dan mulut indonesia,konseling kesehatan gigi dan mulut,konsep kesehatan gigi dan mulut,konsultasi kesehatan gigi dan mulut,kontrol kesehatan gigi dan mulut,kti cara menjaga kesehatan gigi dan mulut balita,kti kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut pada anak,kuesioner kesehatan gigi dan mulut,laporan kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut anak,leaflet kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,lembaga kesehatan gigi dan mulut,lembaga kesehatan gigi dan mulut halim,lembaga kesehatan gigi dan mulut tni au,lp kesehatan gigi dan mulut,makalah kesehatan gigi dan mulut balita,makalah kesehatan gigi dan mulut lansia,makalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,makalah kesehatan gigi dan mulut pada lansia,makalah kesehatan gigi mulut,manfaat jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,masalah kesehatan gigi dan mulut di indonesia,masalah kesehatan gigi dan mulut menurut who,masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,masalah kesehatan gigi dan mulut pada remaja,materi kesehatan gigi dan mulut dokter kecil,materi kesehatan gigi dan mulut untuk dokter kecil,materi kesehatan gigi mulut,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk lansia,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk masyarakat,menjaga kesehatan gigi dan mulut anak-anak dan ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut saat puasa,nutrisi untuk kesehatan gigi dan mulut,panduan kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil,pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah,pelayanan kesehatan gigi dan mulut di rumah sakit,pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penelitian kesehatan gigi dan mulut,pengaruh kesehatan gigi dan mulut terhadap halitosis,pengaruh narkoba terhadap kesehatan gigi dan mulut,pengertian kesehatan gigi & mulut,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut who,pengertian kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pengertian kesehatan gigi dan mulut secara umum,pengertian kesehatan gigi dan mulut terbaru,pengetahuan kesehatan gigi dan mulut adalah,pentingnya kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut remaja,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi mulut,penyuluhan kesehatan gigi mulut ibu hamil,perawatan kesehatan gigi dan mulut bagi bayi dan balita,ppt kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,profil kesehatan gigi dan mulut indonesia,program kesehatan gigi dan mulut masyarakat pdf,program kesehatan gigi mulut masyarakat,pusat kesehatan gigi dan mulut makassar,pusat pelayanan kesehatan gigi dan mulut bandung,referensi kesehatan gigi dan mulut,riskesdas kesehatan gigi dan mulut,rumah sakit kesehatan gigi dan mulut bandung,sap kesehatan gigi dan mulut,sap kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,satpel kesehatan gigi dan mulut,seminar kesehatan gigi dan mulut,seputar kesehatan gigi dan mulut,skk kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut pada anak,slogan kesehatan gigi dan mulut,sop kesehatan gigi dan mulut,status kesehatan gigi dan mulut,survei kesehatan gigi dan mulut,target kesehatan gigi dan mulut,target nasional kesehatan gigi dan mulut,tentang kesehatan gigi dan mulut,teori kesehatan gigi dan mulut,tes kesehatan gigi dan mulut,tingkat kesehatan gigi dan mulut di indonesia,tips kesehatan gigi dan mulut,tips kesehatan gigi dan mulut bagi pengguna behel,tujuan kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,upaya kesehatan gigi dan mulut masyarakat,usaha kesehatan gigi dan mulut masyarakat desa,uu kesehatan gigi dan mulut,uu tentang kesehatan gigi dan mulut,video kesehatan gigi dan mulut,dental health,dental health education,dental health center,dental health centre daerah khusus ibukota jakarta,dental health journal,dental health education journal,dental health care,dental health promotion,dental health program,dental health articles,dental health poster,dental health book dental health assessment,dental health and heart disease,dental health and pregnancy,dental health and breastfeeding,dental health and wellness,dental health and hygiene,dental health brochures,dental health blog,dental health diet,dental health diabetes,dental public health definition,dental health education posters,dental health effects on body,dental health facts,dental health for kids,dental health for seniors,dental health for life,dental health for toddlers,dental health formula

Powered by WordPress. Designed by WooThemes