Archive | Kedokteran Gigi Estetik

Berlian Gigi – Trend Fashion Gaul Baru?

Kemaren doktergigigaul didatengin pasien yang mau masang “berlian” di giginya. Mau pasang sekaligus tiga.

     Doktergigigaul penasaran, apakah gerangan yang melatarbelakangi keinginan pasien tersebut? Jawabannya, “pengen nyobain aja. soalnya kayaknya eye-catching banget..”

     Mo nangkep mata? Buat apa, dikoleksi?

(-.-“)

    Gag bisa dipungkiri, kalo berlian di gigi, mulai dianggap sebagai fashion. Terutama di kalangan jiwa muda [Mohon maaf untuk para jiwa tua]. Karena “menyita” perhatian dengan kilapannya saat terkena cahaya.

     Meskipun, berlian ini bukan berlian sesungguhnya. Bahannya terbuat dari “circone” atau sebagian nyebutnya zirkon. Apaan tuh? Klik disini aja ya.

     Tetapi, tanpa disadari, apa yang dilakukan sebenarnya justru bertentangan dengan harapan.

     Gini, kalo tujuannya buat mempercantik gigi, coba dievaluasi. Pada umumnya, orang akan berusaha membuat penampakan gigi mereka, putih bersih, supaya dinilai orang sehat. Kalo dipasangin gigi apa gag keluar dari pakem tersebut?

     Gigi yang tadinya putih, jadi “ternodai” oleh warna berlian yang dipasang. Mungkin berkilat. Tapi kilatan tersebut muncul kalo cahaya tepat mengenainya [ato diefek pake Photoshop]. kalo gag pas, berlian tersebut akan tampak sebagai sebagai suatu titik “noda” berwarna biru, merah atau hijau.

     Bisa aja kan, kalo  gigi kamu dipasang berlian warna merah, dan orang lain bilang “Mbak,mbak, ada cabe tuh nempel di giginya..”

     Ato dipasangin berlian warna hijau “Mas,mas tadi pagi sarapannya rumput ya?”

Suram..

     Terus dari sisi ekonomi. Biaya yang kamu pergunakan untuk memasang berlian tersebut, katakan, 100-200ribuan, tergantung dokter giginya. Terus, berapa lama kamu akan merasa bosan? Berdasar pengalaman pribadi doktergigigaul, rata-rata setelah 6 bulan, pasien minta berlian tersebut dilepas lagi. Tanpa syarat.

     Mendingan dipake buat bersihin karang gigi. Dalam periode 6 bulan yang sama, gigi dan mulut kamu akan sehat bersih, dan kesehatan tubuh terimbas olehnya. Dibanding dengan biaya yang sama kamu malah “mengotori” gigi bersih kamu.

Belum lagi kalo belum beberapa minggu, berliannya lepas waktu lagi sikat gigi, karena nyikat giginya kaya nyikat lante kamar mandi. krak-krok krak-krok.

     Rugi bandar..

     Tapi kembali ke judul, memang fashion dental, seperti halnya tato gigi dan behel mainan adalah sesuatu yang baru dan membuat orang penasaran. . Sah-sah aja sebenernya kalo mau “nyoba” .

Lagipula hal ini bukan hal yang membahayakan tubuh atau gigi pada khususnya. Kecuali kalo make berlian giginya di mata.

     Tapi sedikit masukan. Dari kacamata Islam, pemasangan “perhiasan” atau “benda yang mempercantik” tuh gag dibenarkan dipakai oleh laki-laki. Soalnya yang dibenarkan menghias diri tuh kan cuman wanita.

Intinya, semua keputusan kembali ke kamu. Gimana, siap menjajal fashion dental terbaru?

Salam MagaHaya!

sumber: internet

Catatan Gigi-tal Kesehatan Gigi Mulut

Baca artikel ini

Tato Gigi – Alternatif Variasi Visual

     Tato. Modifikasi tubuh yang awalnya memakai kulit sebagai medianya, kini mulai merambah organ lain di tubuh. Yaitu, gigi!

     Anggapan bahwa gigi yang ‘sehat’ adalah gigi yang bersih dan berwarna putih, tampaknya kini mulai tidak berlaku lagi. Karena mulai muncul perilaku nyeleneh terhadap gigi yaitu dengan memberinya tato.

     Doktergigigaul gak habis mikirin fenomena yang satu ini.

Sementara beberapa orang berusaha untuk membuat gigi ‘kotor’  mereka supaya bisa lebih ‘putih’, beberapa orang berusaha me’ngotori’ gigi ‘putih’ mereka dengan memberinya ‘tato’.

     Kenapa, kenapa, kenapa? [Ayu Think Think mode: on]

     Padahal tato gigi ini gak akan terlihat setiap saat, kecuali si pemakai tersenyum 24 jam sehari, 7 jam seminggu.

Kering-kering, dah..

     Meskipun harus diakui, beberapa tato didesain secara profesional sehingga nampak sebagai alternatif seni yang ‘menarik’. Ternyata bukan hanya tangan yang dapat menarik, tetapi seni juga bisa.

     Rentangan disainnya juga hampir tidak terbatas. Dapat dibikin hampir di gigi mana aja. Gigi seri, taring,sampai geraham, semua bisa.

Kecuali, di gigi yang belom tumbuh.

     Gambarnyapun dapat disesuaikan dengan keinginan si penikmat tato gigi ini. Kartun, otomotif, logo hingga gambaran abstrak sudah dapat diaplikasikan melalui tato gigi ini.

Beberapa menganggap tato gigi ini sebagai tren, yang dapat meningkatkan status sosial dan derajat kepercayaan diri.

     Seperti misalnya yang terjadi di India.

     Tato gigi, sama seperti tato [kulit] tubuh, juga dibagi menjadi 2 golongan yaitu tato permanen, dan tato sementara [temporary].

     Tato sementara dibuat dengan ‘menempelkan’ disain yang telah ada ke gigi, dan membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit. Tato gigi permanen dibuat dengan mengaplikasikan tinta dengan tehnik dan alat khusus, dan waktu kerja yang dibutuhkan, tergantung kepada tingkat kesulitan disain yang diinginkan.

Tato gigi ini dapat dipertahankan selama mungkin, dan dapat dihilangkan melalui proses pengikisan bur dan ‘pemoles’ selama 2 menit

     Pembuatan tato gigi ini bervariasi tergantung tingkat kesulitan yang diinginkan. Ada ‘barang’ harus ada ‘uang’. Sebagai bocoran, rentangan harganya berkisar mulai 750rebu – 3jeti rupiah

Tertarik? 

     Tunggu dulu.

     Ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum MagaHaian memutuskan untuk mengaplikasikan ‘tato’ ini pada gigi.

     Pemolesan email yang telah dikasarkan selama proses pentatoan dan atau pembersihan tato gigi berlangsung, apabila tidak dilakukan dengan baik dan tepat, dapat menyebabkan timbulnya lubang gigi pada daerah tepi.

     Karena proses pengasaran email dapat menyebabkan sisa makanan lebih mudah menempel.

Tapi itu kalo gag tepat.

Kalo tepat, alhamdulillah, kalo gag tepat, innalillah..

     Kedua, email gigi akan mengalami perlakuan berulang yang kurang baik. Dikasarkan pada saat pembuatan dan dikasarkan lagi pada saat penghilangan.

     Bahkan organ terkeras tubuh pun dapat mengalami hil-hil yang kurang diangankan kalo terus menerus diperlakukan secara tidak gigi-awi.

Email gigi, sama seperti rindu hati, juga ada batasnya.<- curcol..

     Cara yang paling aman, adalah mengaplikasikan tato pada mahkota gigi tiruan, baru diaplikasikan ke gigi. Tapi kekurangan cara ini, gigisehat MagaHaian harus “dibuang’ untuk menyediakan ruangan bagi mahkota gigi tiruan ini biar bisa dipasang ke gigi .

     Jadi kalo kamu udah mempertimbangkan masak-masak [bukan menimbang sambil masak, karena akan repot], mungkin modifikasi gigi yang satu ini boleh jadi bahan pertimbangan.

Entah sebagai simbol anak gawl atau sekedar variasi visual untuk gigi.

     Tapi doktergigigaul yakin, ada satu gambaran yang gak akan mau dijadikan sebagai disain tato, karena gag akan memberikan pengaruh psikologis apapun kecuali rasa rendah diri. Yaitu tato gigi bergambar JIGONG.

Salam MagaHaya!

sumber: internet
Baca artikel ini

Mengatasi Gigi Ginsul – Cabut atau Rawat?

Terinspirasi dari posting artikel salahsatu peserta SAYEMBARA MAGAHAYA!, kali ini @doktergigigaul akan membahas tentang ginsul. Supaya MagaHaian mengetahui lebih dalam segala sesuatu yang perlu diketahui tentang ginsul.

     Gak ada yang bisa menjelaskan secara pasti dan ilmiah darimana datangnya istilah ginsul. Beberapa ada juga yang menyebutnya gingsul.

   

Istilah ilmiah untuk gigi ini adalah ektopik.

     Ektopik ini sebenarnya artinya “berada diluar“, dan seyogyanya dapat terjadi pada gigi manapun, dimanapun [rahang atas ataupun bawah].

     Bahkan istilah ektopik digunakan juga untuk kehamilan, dimana embrionya berada “di luar” janin. [Ini urusan dokter “mulut bawah” bukan “mulut atas]

     Kejadian paling sering menimpa gigi taring atau kaninus, karena gigi ini adalah gigi yang -secara teoritis- tumbuh kedua dari terakhir [gigi yang tumbuh paling akhir adalah geraham besar ke-3 a.k.a. gigi bungsu a.k.a. GIGI TERAKHIR (-.-“) ] yang sering kekurangan “ruangan” untuk tumbuh normal.

     Kekurangan ruangan untuk tumbuh normal ini  disebabkan oleh berbagai hal:

  • Karena perpaduan dari gigi besar ayah dengan mulut mungil ibu [atau sebaliknya]  
  • Pernikahan Pencabutan dini [dicabutnya gigi susu sebelum gigi penggantinya tumbuh],
  • Kurangnya konsumsi makanan keras yang dapat merangsang pertumbuhan rahang
  • Kebiasaan buruk bernafas lewat mulut yang dapat “menyempitkan” rahang
  • atau semata-mata, NAAS [yang terakhir ini asli ngarang,gag usah dipercaya]. Lebih baik percaya “dan lain-lain“.

     Buat beberapa orang, ginsul sering dianggap sesuatu yang buruk. Mengganggu penampilan, mengganggu bicara, mengganggu pengunyahan, kutukan atau lainnya. Dan itu sama dengan, harus mengorbankan gigi tersebut dengan melakukan.. pencabutan.

Sayangnya, itu bukan pilihan terbaik untuk mengatasi permasalahan gigi ginsul

Kenapa gag disarankan untuk mencabut gigi ginsul?

    Pertama, gigi taring adalah gigi yang berada pada sudut mulut.

     Maksudnya gigi ini adalah terletak pada sudut lengkung pada muka.

     Apabila kamu melakukan pencabutan, muka kamu akan mengalami pengempotan [#nyari-nyari di Kamus Besar Bahasa Indonesia] dan muka kamu akan terlihat “tua“.

Terus jadi latah kayak Mak Ijah.[#nyenyong ala Adi Bing Slamet]

Kecuali kamu gag keberatan dengan hal ini, cabut gigi ektopik  tersebut!

     Kedua, gigi taring adalah gigi yang berfungsi untuk menghisap darah merobek dan menyobek makanan keras agar lebih mudah dilumatkan gigi geraham besar.

     Kalau gigi taring ini hilang, fungsinya “terpaksa” diambil alih oleh gigi geraham kecil.

Tapi seperti halnya pekerjaan yang dilakukan oleh alat yang tidak tepat, hasilnya tidak akan baik. 

     Gigi ginsul sebaiknya dirawat.

     Dirawat ini pengertiannya luas. Dapat menggunakan kawat gigi permanen untuk mengembalikan posisinya ke “dalam” lengkung rahang.

     Dalam hal ini mungkin diperlukan pengorbanan gigi geraham kecil pertama, atau dilakukan ekspansi [pengembangan] rahang.

     Atau dengan melakukan pembersihan dan perawatan gigi yang tepat dengan alat yang tepat.

     Intinya, ginsul bukan sesuatu hal yang perlu dikhawatirkan.

     Ada banyak kelebihan [iya, maksudnya LEBIH keluar dari gigi yang laen, kan?] yang bisa diambil dari kondisi ini.

 

     Banyak selebrita yang tampil beda dan makin menarik dengan gigi ginsul. AaGym, Chelsea Olivia dan Putri Titian adalah salah tiga contohnya.[yang berarti nilainya 7]

Lebih eye catching.

Yang penting jangan menyegerakan dicabut, menyegerakan pemasangan kawat gigi permanen, sebelum berkonsultasi dengan dokter gigi.

Apalagi melakukan hal tersebut bukan di dokter gigi!

Sementara, cukup dengan melakukan perawatan kesehatan gigi yang baik dan benar, untuk menghindari masalah akibat ginsul di kemudian hari.

Salam MagaHaya!
sumber: internet

Catatan Gigi-tal Kesehatan Gigi Mulut

Baca artikel ini

Gigi Putih = Gigi Yang Sehat Dan Kuat! Enggak Juga!

     Saya gak pernah lupa menggosok gigi 3 kali sehari. Mungkin, kadang-kadang lebih dari 3 kali sehari. Tujuannya, saya ingin memiliki gigi yang sehat dan kuat. Semua jenis odol yang katanya bisa “membuat gigi menjadi putih” juga sudah saya coba. Tapi kenapa gigi saya tetap “kuning” ya? Bukannya gigi yang sehat dan kuat itu gigi yang “putih”?

     Pertanyaan ini, kayaknya hampir tiap hari ditanyakan sama pasien-pasien Dokter Gigi Gaul. Berbeda-beda versi, tapi, intinya ya cuma satu. Mereka penasaran, kenapa gigi mereka tetap “kuning”, padahal mereka rajin sikat gigi, bahkan dengan odol “pemutih” gigi yang diiklankan di tipi.

     Pertama sekali coba baca artikel mengenai “gigi kuning”ini .

     Dokter Gigi Gaul kadang-kadang suka becanda, ngomong ke pasien, “kalo pengen giginya “putih”, coba aja berkumur pake larutan pemutih pakaian.”

     Tapi, kayaknya becandaan [baca: joke] itu enggak lucu, soalnya gak pernah ada pasien Dokter Gigi Gaul yang ketawa setiap kali Dokter Gigi Gaul melontarkan pernyataan itu.

     Shock dan jijik, iya, tapi gak pernah ketawa. [Malah, Dokter Gigi Gaul hampir sedikit yakin, mungkin ada diantara mereka yang berfikir “Ni dokter sakit jiwa ya?”]

Tapi wajar. Kalo semua joke yang Dokter Gigi Gaul buat itu garing ‘lucu’, barangkali Dokter Gigi Gaul udah jadi Pelawak Gaul yang sukses.

     Tetapi, mungkin juga sense of humor pasien Dokter Gigi Gaul berada di bawah rata-rata [ini yang dinamakan ‘pembelaan diri’]. Apapun itu,..mungkin hanya Tuhan..yang tahu sgalanya..

     Meskipun, secara garis besar, bahan kimia yang dipake dalam larutan pemutih pakaian itu adalah bahan yang sama yang digunakan para dokter gigi profesional (karena ada “dokter gigi” yang terpaksa “profesional” [baca: tukang/ ahli gigi]) untuk memutihkan gigi pasiennya, yaitu Hidrogen Peroksida.

     Ini serius.

     Namun, karena proses pengenceran yang berbeda, larutan pemutih pakaian tidak bisa secara mentah-mentah langsung diaplikasikan oleh pasien, karena dapat mengiritasi gusi.

Selain itu, hal ini bisa mengurangi pendapatan dokter gigi dan meningkatkan pendapatan produsen larutan pemutih pakaian, secara signifikan.

     Pada dasarnya, menyikat mahkota gigi – [bukan menyikat “gigi“, karena kalo MagaHayawan MagaHayawati bermaksud menyikat gigi, maka kamu harus menyikat semua bagiannya: mahkota dan akar gigi] bukan bertujuan untuk memutihkan mahkota gigi.

     Penyikatan mahkota gigi memiliki bermacam-macam tujuan. Diantaranya, membuat suasana mulut yang “asam“, menjadi “basa“. Karena suasana asam adalah faktor pembantu terbentuknya lubang di gigi. [Asam ini suasana, bukan rasa]

      Tujuan lain penyikatan gigi adalah untuk membersihkan lapisan plak yang menempel pada mahkota gigi.

     Plak adalah lapisan biofilm yang digunakan bakteri untuk menempel pada permukaan yang licin, seperti permukaan mahkota gigi.

Plak menghalangi saliva [baca: air liur] untuk memberihkan permukaan mahkota gigi.

Penyikatan mahkota gigi, menghilangkan plak tersebut, walaupun sifatnya sementara. Karena plak akan muncul lagi dan lagi. Datang meskipun tak diundang.

     Jadi, pada intinya, penyikatan gigi bukan bertujuan untuk memutihkan mahkota gigi. Berapa kalipun kamu menyikat gigi, apapun yang kamu pakai sebagai alat dan bahan bantu menyikat, hasilnya gaka akan berpengaruh banyak. Malahan bisa berakibat negatif kalau kamu berlebihan menyikat gigi.

Sikatlah gigi minimal 2x sehari. Maksimal 3 kali sehari.

Gigi putih terkadang hanyalah anugerah, tetapi tidak sehat karena tidak dirawat dengan baik.

Gigi yang sehat dan kuat adalah gigi yang dirawat dengan baik. Disikat teratur dan cukup, dan terkontrol oleh dokter Gigi minimal 6 bulan sekali..

Salam MagaHaya!

sumber: internet
Baca artikel ini

Selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional offline untuk menangani masalah kesehatan yang sedang dialami. Jangan bertindak tidak sesuai saran tenaga kesehatan profesional hanya karena sesuatu informasi kesehatan yang dibaca di situs ini.

dokter gigi, blog dokter gigi, blog kesehatan gigi, blog kedokteran gigi, kedokteran gigi, kedokteran gigi mulut, buku kedokteran gigi, penyakit mulut, ilmu penyakit mulut,poster kesehatan gigi dan mulut, makalah kesehatan gigi dan mulut, leaflet kesehatan gigi dan mulut, kuesioner kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut,kesehatan mulut dan gigi,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut,manfaat menjaga kesehatan gigi dan mulut,materi kesehatan gigi dan mulut,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada anak,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut,pentingnya kesehatan gigi dan mulut,pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut,pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut,menjaga kesehatan gigi dan mulut, materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, artikel tentang kesehatan gigi dan mulut, artikel kesehatan gigi dan mulut lansia,balai kesehatan gigi dan mulut makassar,booklet kesehatan gigi dan mulut,bpjs kesehatan gigi dan mulut,buku kesehatan gigi dan mulut,bulan kesehatan gigi dan mulut,buruknya kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,cerita kesehatan gigi dan mulut,contoh kesehatan gigi dan mulut,contoh makalah kesehatan gigi mulut,d3 kesehatan gigi dan mulut unair,data kesehatan gigi dan mulut menurut who,data kesehatan gigi dan mulut nasional,definisi kesehatan gigi dan mulut ebook download,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut who,dinas kesehatan gigi dan mulut bandung,ebook kesehatan gigi dan mulut,edukasi kesehatan gigi dan mulut,epidemiologi kesehatan gigi dan mulut,esai kesehatan gigi dan mulut,evaluasi kesehatan gigi dan mulut,flipchart kesehatan gigi dan mulut,formulir kesehatan gigi dan mulut,forum kesehatan gigi dan mulut,fungsi kesehatan gigi dan mulut,gambar kesehatan gigi dan mulut,gambaran kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,hari kesehatan gigi dan mulut,hari kesehatan gigi dan mulut dunia,hari kesehatan gigi dan mulut nasional,hari kesehatan gigi dan mulut sedunia,hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku,ibu hamil dan kesehatan gigi mulut,indikator kesehatan gigi dan mulut masyarakat,indikator kesehatan gigi dan mulut menurut who,indikator kesehatan gigi dan mulut terbaru,indikator kesehatan gigi dan mulut who,indikator kesehatan gigi dan mulut yang terbaru,jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut masyarakat,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kader kesehatan gigi dan mulut,karangan kesehatan gigi dan mulut,kasus kesehatan gigi dan mulut,kebijakan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan bau mulut,kesehatan gigi dan mulut,kesehatan gigi dan mulut adalah,kesehatan gigi dan mulut adalah menurut who,kesehatan gigi dan mulut adalah pdf,kesehatan gigi dan mulut anak,kesehatan gigi dan mulut anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut anak di indonesia,kesehatan gigi dan mulut anak pdf,kesehatan gigi dan mulut anak powerpoint,kesehatan gigi dan mulut anak ppt,kesehatan gigi dan mulut anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut balita,kesehatan gigi dan mulut dalam pandangan islam,kesehatan gigi dan mulut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut di indonesia,kesehatan gigi dan mulut di indonesia pdf,kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut indonesia,kesehatan gigi dan mulut jurnal,kesehatan gigi dan mulut jurnal pdf,kesehatan gigi dan mulut lansia,kesehatan gigi dan mulut liputan6,kesehatan gigi dan mulut makalah,kesehatan gigi dan mulut masyarakat,kesehatan gigi dan mulut masyarakat indonesia,kesehatan gigi dan mulut menurut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,kesehatan gigi dan mulut menurut who,kesehatan gigi dan mulut merupakan,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut pada anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut pada anak jurnal,kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,kesehatan gigi dan mulut pada anak sd,kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada balita,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kesehatan gigi dan mulut pada lansia pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia ppt,kesehatan gigi dan mulut pada masa kehamilan,kesehatan gigi dan mulut pada penderita dm,kesehatan gigi dan mulut pada remaja,kesehatan gigi dan mulut pada usia lanjut,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut power point,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut remaja,kesehatan gigi dan mulut sangat penting,kesehatan gigi dan mulut secara umum,kesehatan gigi dan mulut untuk anak,kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut youtube,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut anak,kesehatan gigi mulut ibu hamil,kesehatan gigi mulut pada ibu hamil,kesimpulan kesehatan gigi dan mulut,kliping kesehatan gigi dan mulut,kondisi kesehatan gigi dan mulut indonesia,konseling kesehatan gigi dan mulut,konsep kesehatan gigi dan mulut,konsultasi kesehatan gigi dan mulut,kontrol kesehatan gigi dan mulut,kti cara menjaga kesehatan gigi dan mulut balita,kti kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut pada anak,kuesioner kesehatan gigi dan mulut,laporan kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut anak,leaflet kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,lembaga kesehatan gigi dan mulut,lembaga kesehatan gigi dan mulut halim,lembaga kesehatan gigi dan mulut tni au,lp kesehatan gigi dan mulut,makalah kesehatan gigi dan mulut balita,makalah kesehatan gigi dan mulut lansia,makalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,makalah kesehatan gigi dan mulut pada lansia,makalah kesehatan gigi mulut,manfaat jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,masalah kesehatan gigi dan mulut di indonesia,masalah kesehatan gigi dan mulut menurut who,masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,masalah kesehatan gigi dan mulut pada remaja,materi kesehatan gigi dan mulut dokter kecil,materi kesehatan gigi dan mulut untuk dokter kecil,materi kesehatan gigi mulut,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk lansia,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk masyarakat,menjaga kesehatan gigi dan mulut anak-anak dan ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut saat puasa,nutrisi untuk kesehatan gigi dan mulut,panduan kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil,pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah,pelayanan kesehatan gigi dan mulut di rumah sakit,pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penelitian kesehatan gigi dan mulut,pengaruh kesehatan gigi dan mulut terhadap halitosis,pengaruh narkoba terhadap kesehatan gigi dan mulut,pengertian kesehatan gigi & mulut,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut who,pengertian kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pengertian kesehatan gigi dan mulut secara umum,pengertian kesehatan gigi dan mulut terbaru,pengetahuan kesehatan gigi dan mulut adalah,pentingnya kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut remaja,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi mulut,penyuluhan kesehatan gigi mulut ibu hamil,perawatan kesehatan gigi dan mulut bagi bayi dan balita,ppt kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,profil kesehatan gigi dan mulut indonesia,program kesehatan gigi dan mulut masyarakat pdf,program kesehatan gigi mulut masyarakat,pusat kesehatan gigi dan mulut makassar,pusat pelayanan kesehatan gigi dan mulut bandung,referensi kesehatan gigi dan mulut,riskesdas kesehatan gigi dan mulut,rumah sakit kesehatan gigi dan mulut bandung,sap kesehatan gigi dan mulut,sap kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,satpel kesehatan gigi dan mulut,seminar kesehatan gigi dan mulut,seputar kesehatan gigi dan mulut,skk kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut pada anak,slogan kesehatan gigi dan mulut,sop kesehatan gigi dan mulut,status kesehatan gigi dan mulut,survei kesehatan gigi dan mulut,target kesehatan gigi dan mulut,target nasional kesehatan gigi dan mulut,tentang kesehatan gigi dan mulut,teori kesehatan gigi dan mulut,tes kesehatan gigi dan mulut,tingkat kesehatan gigi dan mulut di indonesia,tips kesehatan gigi dan mulut,tips kesehatan gigi dan mulut bagi pengguna behel,tujuan kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,upaya kesehatan gigi dan mulut masyarakat,usaha kesehatan gigi dan mulut masyarakat desa,uu kesehatan gigi dan mulut,uu tentang kesehatan gigi dan mulut,video kesehatan gigi dan mulut,dental health,dental health education,dental health center,dental health centre daerah khusus ibukota jakarta,dental health journal,dental health education journal,dental health care,dental health promotion,dental health program,dental health articles,dental health poster,dental health book dental health assessment,dental health and heart disease,dental health and pregnancy,dental health and breastfeeding,dental health and wellness,dental health and hygiene,dental health brochures,dental health blog,dental health diet,dental health diabetes,dental public health definition,dental health education posters,dental health effects on body,dental health facts,dental health for kids,dental health for seniors,dental health for life,dental health for toddlers,dental health formula

Powered by WordPress. Designed by WooThemes