Memilih Sikat Gigi Yang ‘Tepat’

Dari waktu ke waktu, sikat gigi selalu mengalami inovasi dengan berbagai kelebihan. Jadi, sikat gigi mana atau apa yang ‘tepat’ untuk digunakan? Apa aja yang perlu diperhatikan saat memilih sikat gigi yang tepat?

Temukan jawaban dan panduan pemilihan sikat gigi di video ini

Baca artikel ini

Laporan Pajak Dokter Gigi

Sebagai warga negara yang baik maka kita akan taat membayar pajak. Wajib Pajak, sering disingkat dengan sebutan WP, adalah orang pribadi atau badan (subjek pajak) yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan, termasuk pemungut pajak atau pemotong pajak tertentu. Wajib pajak bisa berupa wajib pajak orang pribadi atau wajib pajak badan.

Wajib pajak pribadi adalah setiap orang pribadi yang memiliki penghasilan di atas pendapatan tidak kena pajak. Di Indonesia, setiap orang wajib mendaftarkan diri dan mempunyai nomor pokok wajib pajak (NPWP), kecuali ditentukan dalam undang-undang dan tidak terkecuali dokter/dokter gigi. Pelaporan pajak diajukan dengan menggunakan Surat Pemberitahuan (SPT). SPT ini ada 2 macam, yaitu SPT masa (bulanan) atau SPT tahunan. SPT masa dibayarkan selambat-lambatnya tanggal 10 dan dilaporkan setiap selambat-lambatnya tanggal 20 per bulannya. Sedangkan SPT Tahunan biasanya dilaporkan selambat-lambatnya tanggal 31 Maret untuk WP orang pribadi atau 30 April untuk WP badan.

Praktik Dokter gigi merupakan pekerjaan bebas. Khusus dokter/dokter gigi yang memiliki praktek pribadi dan dokter/dokter gigi pegawai, formulir yang digunakan untuk pelaporan SPT Tahunan adalah dengan menggunakan formulir 1770 (SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi).  Dalam pelaporan pajak, yang digunakan adalah penghasilan netto. Untuk menghitung penghasilan netto ada 2 cara, yaitu menggunakan pembukan atau menggunakan norma penghitungan penghasilan neeto (NPPN). Apakah yang dimaksud dengan NPPN? NPPN adalah suatu perhitungan pajak yang menggunakan persentase dalam menentukan penghasilan netto. Siapa yang diperbolehkan untuk menggunakan NPPN? Wajib Pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dengan ketentuan peredaran brutonya dalam 1 (satu) tahun kurang dari Rp4.800.000.000,00 (empat miliar delapan ratus juta rupiah). Syaratnya adalah memberitahukan kepada Direktur Jenderal Pajak dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan pertama dari tahun pajak yang bersangkutan atau dilakukan bersamaan dengan pelaporan SPT Tahunan dengan mengisi form lampiran pemberitahuan penggunaan norma. -Pasal 14 UU PPh-

NB : Form 1770 tahun 2016 beserta lampirannya dapat diunduh di bawah artikel ini atau download disini

Besarnya norma ditentukan berdasarkan suatu persentase tertentu dan dikelompokkan menurut wilayah tertentu yaitu :

  • 10 ibukota propinsi (Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Manado, Makassar, dan Pontianak) : 50%
  • Ibukota propinsi lainnya : 50%
  • daerah lainnya : 50%

Namun, bila penghitungan penghasilan netto dokter/dokter gigi, dalam hal dilakukan pemriksaan dan tidak atau tidak sepenuhnya menyelenggarakan pembukuan atau tidak bersedia memperlihatkan pembukuan atau pencatatan atau bukti pendukungnya, dapat ditetapkan secara jabatan dengan ketentuan norma sebagai berikut :

  • Praktik dokter umum : 62.5%
  • Praktik dokter spesialis : 62.5%
  • Praktik dokter gigi : 62.5%

 

 

Mari kita langsung bahas form 1770 untuk pengisian oleh dokter/dokter gigi. Untuk tahun ini, maka tahun pajaknya adalah 2016 dan SPT yang dilakukan adalah dengan cara pencatatan. Form 1770 tahun 2016 dapat di download disini (untuk bahasa indonesia dimulai di halaman 10)

Jenis usaha/pekejaan bebas diisi dengan DOKTER / DOKTER GIGI dimana KLU yang berlaku untuk tahun pajak 2016 adalah 86203

Untuk memudahkan pengisian, sebaiknya langsung mengisi form 1770-I halaman 2 bagian B, nomor 4 (PEKERJAAN BEBAS), untuk kolom peredaran usaha diisi dengan penghasilan bruto 1 tahun dan norma yang berlaku saat ini adalah 50%. Dari sini didapat penghasilan neto. Jika ada usaha lainnya di bidang lain yang tidak dapat dikelompokkan di nomor 1-4, maka dapat diisi di nomor 5 (contoh: perikanan, peternakan, pertambangan, dan perkebunan). Setelah itu, jumlahkan di kolom Jumlah Bagian B (JBB). Jumlah inilah yang akan dimasukkan ke form 1770 Tabel A no. 1

Jika ada penghasilan dari tempat praktek lain yang belum dikenakan PPh final, maka perlu mengisi form 1770-I bagian D no. 6 Penghasilan Lainnya dan dijumlahkan di Jumlah Bagian D (JBD). JBD ini dipindahkan ke form 1770 Bagian A no. 3

NB : Form 1770 beserta lampiran tambahannya dapat diunduh di bawah artikel ini atau download disini untuk tambahan 1770-I halaman 2

Pada form 1770 bagian B no. 10, kita akan mengisi PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP). PTKP yang berlaku untuk tahun pajak 2016 adalah sebagai berikut :Setelah semua dipindahkan, maka jumlahkan di no. 5 dan jika ada zakat/sumbangan diisi di no. 6, sehingga didapat penghasilan netto (kolom no. 7). Selanjutnya, isi no. 8 (jika ada) dan kurangi angka di nomor 7 dikurangi dengan angka no. 8 sehingga didapat JUMLAH PENGHASILAN NETO di no. 9

Status Wajib Pajak Kode PTKP (Rp)
Wajib Pajak Tidak Kawin TK/0 54.000.000
Wajib Pajak Tidak Kawin dengan 1 orang tanggungan TK/1 58.500.000
Wajib Pajak Tidak Kawin dengan 2 orang tanggungan TK/2 63.000.000
Wajib Pajak Tidak Kawin dengan 3 orang tanggungan TK/3 67.500.000
Wajib Pajak Kawin K/0 58.500.000
Wajib Pajak Kawin dengan 1 orang tanggungan K/1 63.000.000
Wajib Pajak Kawin dengan 2 orang tanggungan K/2 67.500.000
Wajib Pajak Kawin dengan 3 orang tanggungan K/3 72.000.000
Wajib Pajak Kawin dan penghasilan istri digabung dengan penghasilan suami K/I/0 112.500.000
Wajib Pajak Kawin dan penghasilan istri digabung dengan penghasilan suami

dengan 1 orang tanggungan

K/I/1 117.000.000
Wajib Pajak Kawin dan penghasilan istri digabung dengan penghasilan suami

dengan 2 orang tanggungan

K/I/2 121.500.000
Wajib Pajak Kawin dan penghasilan istri digabung dengan penghasilan suami

dengan 3 orang tanggungan

K/I/3 126.000.000

Dari sini didapat PENGHASILAN KENA PAJAK (yaitu no. 9 dikurangi no. 10). Dengan mengetahui penghasilan kena pajak di no. 11 maka kita akan mengisi PPh terutang sesuai dengan tarif pasal 17 UU PPh. Jadi, pada bagian C no. 12 ini akan diisi dengan no. 11 dikali dengan tarif pajak yang berlaku. Tarif pajak yang berlaku adalah :

Penghasilan Kena Pajak Tarif Dasar Pajak
s.d. 50 Juta Rupiah 5%
50 Juta s.d. 250 Juta Rupiah 15%
250 Juta s.d. 500 Juta Rupiah 25%
Di atas 500 Juta Rupiah 30%

Setelah itu jangan lupa untuk dijumlahkan di Bagian C no 14. 

Pada kolom D no. 15 akan ditanya pph yang dipotong / dipungut oleh pihak lain. Jika dokter/dokter gigi memiliki bukti potong dari tempatnya bekerja, maka perlu mengisi formulir 1770-II Bagian A.

Cara pengisian :

1. Isi nama pemotong/pemungut pajak,
2. Isi NPWP pemotong/pemungut pajak,
3. Isi nomor dan tanggal bukti potong
4. Jenis Pajak PPh Pasal 21
5. Isi jumlah pph yang dipotong/dipungut sesuai dengan yang tertera di bukti potong.

Jika form ini tidak mencukupi, dapat dibuat sendiri sesuai dengan bentuk ini atau download lampiran (ada di bawah) dimana pada lampiran tersebut, untuk no.1 diisi dengan Jumlah Bagian A (JBA) pada lembar sebelumnya. Setelah itu, jangan lupa dijumlahkan dan dipindahkan ke form 1770 bagian D no. 15.

NB : Form 1770 beserta lampiran tambahannya dapat diunduh di bawah artikel ini atau download disini untuk tambahan lampiran 1770-II bila tidak cukup 

 

 

Dari penghitungan tersebut, no. 14 dikurangi no. 15, maka dapat ditentukan di no. 16 apakah ada PPh yang harus dibayar sendiri atau PPh yang lebih dipotong/dipungut. Setelah itu diisi pula jika sebelumnya pernah membayar pajak (no. 17) Dari sini akan didapat PPh yang kurang dibayar atau PPh yang lebih dibayar (Bagian E. no. 19). Jika ada PPh yang harus dibayar sendiri, maka kita perlu membayar PPh tersebut dengan mengisi form Surat Setoran Pajak (SSP) atau membuatnya secara online di sse.pajak.go.id

Tahapan Pembuatan Surat Setoran Elektronik :

  1. Klik sse.pajak.go.id Jika belum pernah mendaftar, klik daftar baru untuk billing versi 2. Jika sudah pernah mendaftar dan ingin melanjutkan dengan sistem billing versi lama, dapat klik billing versi 1.
  2. masukkan npwp dan klik log in. Jika daftar baru, maka cukup masukkan no. NPWP, alamat e-mail, PIN, dan kode verifikasi yang tampil.
  3. Akan mendapatkan konfirmasi di e-mail yang telah didaftarkan tadi. Klik link untuk verifikasi.
  4. Kembali ke halaman sse.pajak.go.id dan login dengan username dan PIN yang telah diberikan di e-mail Anda.
  5. Setelah log in, Klik isi SSE.
  6. Pilih jenis pajaknya adalah 411125 PPh pasal 25/29 OPjenis setoran 200 (Tahunan) dengan masa pajak Januari s.d. Desember, tahun pajak 2016, dan tulis jumlah setornya sesuai dengan perhitungan di form 1770 tadi dan klik “simpan”
  7. Setelah itu konfirmasi apakah isian tersebut sudah benar dan klik “Terbitkan Kode Billing”
  8. Selesai. Catat kode billing untuk dibayarkan ke bank (dapat melalui ATM) atau kantor pos terdekat.

Jika sudah menerbitkan Surat Setoran Elektronik (SSE), maka dapat lakukan pembayaran di mesin-mesin ATM dengan memasukkan kode billing yang sudah didapat tadi. Tata cara pembayaran melalui atm dapat dilihat di : http://epajak.org/cara-membayar-pajak-melalui-atm-bca/

Setelah melakukan pembayaran, jangan lupa di form 1770 Bagian E no. 19 diisi tanggal lunas.

Jika ada lebih bayar, maka dapat mengajukan permohonan apakah direstitusikan atau dikembalikan (sesuai dengan pilihan yang tersedia).

Terakhir, pada bagian G. Lampiran, jangan lupa beri tanda X pada b. SSP lembar ke-3 PPh Pasal 29 (jika melakukan pembayaran) dan atau beri tanda X pada huruf e. jika ada bukti pemotongan / pemungutan oleh pihak lain.

Penutup, jangan lupa isi nama lengkap dan npwp serta tanda tangan serta lengkapi form 1770-III, 1770-IV jika ada.

Sebagai tambahan, untuk dokter/dokter gigi, di lembar terakhir perlu mengisi surat perihal pemberitahuan penggunaan norma penghitungan penghasilan neto dengan mengisi daftar KLU seperti ketentuan di atas (download form pemakaian norma) dan mengisi form rekapitulasi bulanan yang dapat didownload disini.

Mari kita selesaikan kewajiban membayar pajak sebelum tanggal 31 Maret 2017. Selamat mengisi SPT Tahunan!!

NB : Form 1770 beserta lampirannya dapat didownload di bawah artikel ini (pada kata-kata “download attachments”). Jika ingin dicetak (print) sendiri, harap gunakan kertas HVS ukuran Folio / F4 (8,5 x 13 inch) dengan berat minimal 70 gr.

sumber: dari sini

Download attachments:

Baca artikel ini

Selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional offline untuk menangani masalah kesehatan yang sedang dialami. Jangan bertindak tidak sesuai saran tenaga kesehatan profesional hanya karena sesuatu informasi kesehatan yang dibaca di situs ini.

artikel kesehatan gigi dan mulut lansia,balai kesehatan gigi dan mulut makassar,booklet kesehatan gigi dan mulut,bpjs kesehatan gigi dan mulut,buku kesehatan gigi dan mulut,bulan kesehatan gigi dan mulut,buruknya kesehatan gigi dan mulut,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia,cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,cerita kesehatan gigi dan mulut,contoh kesehatan gigi dan mulut,contoh makalah kesehatan gigi mulut,d3 kesehatan gigi dan mulut unair,data kesehatan gigi dan mulut menurut who,data kesehatan gigi dan mulut nasional,definisi kesehatan gigi dan mulut ebook download,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,definisi kesehatan gigi dan mulut menurut who,dinas kesehatan gigi dan mulut bandung,ebook kesehatan gigi dan mulut,edukasi kesehatan gigi dan mulut,epidemiologi kesehatan gigi dan mulut,esai kesehatan gigi dan mulut,evaluasi kesehatan gigi dan mulut,flipchart kesehatan gigi dan mulut,formulir kesehatan gigi dan mulut,forum kesehatan gigi dan mulut,fungsi kesehatan gigi dan mulut,gambar kesehatan gigi dan mulut,gambaran kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut,gangguan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,hari kesehatan gigi dan mulut,hari kesehatan gigi dan mulut dunia,hari kesehatan gigi dan mulut nasional,hari kesehatan gigi dan mulut sedunia,hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku,ibu hamil dan kesehatan gigi mulut,indikator kesehatan gigi dan mulut masyarakat,indikator kesehatan gigi dan mulut menurut who,indikator kesehatan gigi dan mulut terbaru,indikator kesehatan gigi dan mulut who,indikator kesehatan gigi dan mulut yang terbaru,jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak,jurnal kesehatan gigi dan mulut anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut masyarakat,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,jurnal kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kader kesehatan gigi dan mulut,karangan kesehatan gigi dan mulut,kasus kesehatan gigi dan mulut,kebijakan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut,kegiatan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan bau mulut,kesehatan gigi dan mulut,kesehatan gigi dan mulut adalah,kesehatan gigi dan mulut adalah menurut who,kesehatan gigi dan mulut adalah pdf,kesehatan gigi dan mulut anak,kesehatan gigi dan mulut anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut anak di indonesia,kesehatan gigi dan mulut anak pdf,kesehatan gigi dan mulut anak powerpoint,kesehatan gigi dan mulut anak ppt,kesehatan gigi dan mulut anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut balita,kesehatan gigi dan mulut dalam pandangan islam,kesehatan gigi dan mulut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut di indonesia,kesehatan gigi dan mulut di indonesia pdf,kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut indonesia,kesehatan gigi dan mulut jurnal,kesehatan gigi dan mulut jurnal pdf,kesehatan gigi dan mulut lansia,kesehatan gigi dan mulut liputan6,kesehatan gigi dan mulut makalah,kesehatan gigi dan mulut masyarakat,kesehatan gigi dan mulut masyarakat indonesia,kesehatan gigi dan mulut menurut depkes ri,kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,kesehatan gigi dan mulut menurut who,kesehatan gigi dan mulut merupakan,kesehatan gigi dan mulut pada anak,kesehatan gigi dan mulut pada anak berkebutuhan khusus,kesehatan gigi dan mulut pada anak jurnal,kesehatan gigi dan mulut pada anak pdf,kesehatan gigi dan mulut pada anak sd,kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini,kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah,kesehatan gigi dan mulut pada balita,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia,kesehatan gigi dan mulut pada lansia pdf,kesehatan gigi dan mulut pada lansia ppt,kesehatan gigi dan mulut pada masa kehamilan,kesehatan gigi dan mulut pada penderita dm,kesehatan gigi dan mulut pada remaja,kesehatan gigi dan mulut pada usia lanjut,kesehatan gigi dan mulut pdf,kesehatan gigi dan mulut power point,kesehatan gigi dan mulut ppt,kesehatan gigi dan mulut remaja,kesehatan gigi dan mulut sangat penting,kesehatan gigi dan mulut secara umum,kesehatan gigi dan mulut untuk anak,kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,kesehatan gigi dan mulut youtube,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut,kesehatan gigi mulut anak,kesehatan gigi mulut ibu hamil,kesehatan gigi mulut pada ibu hamil,kesimpulan kesehatan gigi dan mulut,kliping kesehatan gigi dan mulut,kondisi kesehatan gigi dan mulut indonesia,konseling kesehatan gigi dan mulut,konsep kesehatan gigi dan mulut,konsultasi kesehatan gigi dan mulut,kontrol kesehatan gigi dan mulut,kti cara menjaga kesehatan gigi dan mulut balita,kti kesehatan gigi dan mulut,kti kesehatan gigi dan mulut pada anak,kuesioner kesehatan gigi dan mulut,laporan kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut,leaflet kesehatan gigi dan mulut anak,leaflet kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,lembaga kesehatan gigi dan mulut,lembaga kesehatan gigi dan mulut halim,lembaga kesehatan gigi dan mulut tni au,lp kesehatan gigi dan mulut,makalah kesehatan gigi dan mulut balita,makalah kesehatan gigi dan mulut lansia,makalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,makalah kesehatan gigi dan mulut pada lansia,makalah kesehatan gigi mulut,manfaat jeruk nipis untuk kesehatan gigi dan mulut,masalah kesehatan gigi dan mulut di indonesia,masalah kesehatan gigi dan mulut menurut who,masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,masalah kesehatan gigi dan mulut pada remaja,materi kesehatan gigi dan mulut dokter kecil,materi kesehatan gigi dan mulut untuk dokter kecil,materi kesehatan gigi mulut,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk lansia,materi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk masyarakat,menjaga kesehatan gigi dan mulut anak-anak dan ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,menjaga kesehatan gigi dan mulut saat puasa,nutrisi untuk kesehatan gigi dan mulut,panduan kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil,pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah,pelayanan kesehatan gigi dan mulut di rumah sakit,pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penelitian kesehatan gigi dan mulut,pengaruh kesehatan gigi dan mulut terhadap halitosis,pengaruh narkoba terhadap kesehatan gigi dan mulut,pengertian kesehatan gigi & mulut,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut para ahli,pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut who,pengertian kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pengertian kesehatan gigi dan mulut secara umum,pengertian kesehatan gigi dan mulut terbaru,pengetahuan kesehatan gigi dan mulut adalah,pentingnya kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil pdf,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil ppt,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada lansia,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut remaja,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk anak sd,penyuluhan kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil,penyuluhan kesehatan gigi mulut,penyuluhan kesehatan gigi mulut ibu hamil,perawatan kesehatan gigi dan mulut bagi bayi dan balita,ppt kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,profil kesehatan gigi dan mulut indonesia,program kesehatan gigi dan mulut masyarakat pdf,program kesehatan gigi mulut masyarakat,pusat kesehatan gigi dan mulut makassar,pusat pelayanan kesehatan gigi dan mulut bandung,referensi kesehatan gigi dan mulut,riskesdas kesehatan gigi dan mulut,rumah sakit kesehatan gigi dan mulut bandung,sap kesehatan gigi dan mulut,sap kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil,satpel kesehatan gigi dan mulut,seminar kesehatan gigi dan mulut,seputar kesehatan gigi dan mulut,skk kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut,skripsi kesehatan gigi dan mulut pada anak,slogan kesehatan gigi dan mulut,sop kesehatan gigi dan mulut,status kesehatan gigi dan mulut,survei kesehatan gigi dan mulut,target kesehatan gigi dan mulut,target nasional kesehatan gigi dan mulut,tentang kesehatan gigi dan mulut,teori kesehatan gigi dan mulut,tes kesehatan gigi dan mulut,tingkat kesehatan gigi dan mulut di indonesia,tips kesehatan gigi dan mulut,tips kesehatan gigi dan mulut bagi pengguna behel,tujuan kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut,upaya kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,upaya kesehatan gigi dan mulut masyarakat,usaha kesehatan gigi dan mulut masyarakat desa,uu kesehatan gigi dan mulut,uu tentang kesehatan gigi dan mulut,video kesehatan gigi dan mulut

Powered by WordPress. Designed by WooThemes