Ilmu Penyakit Mulut: Tak Kenal Maka Tak Sayang

kandidiasis

Ilmu Kedokteran Gigi sekarang ini, berkembang dengan (sangat) pesat. Imbasnya, enggak cuman penyakit gigi melulu yang diperhatikan, tapi juga penyakit ‘anggota’ lain di dalem mulut. Anggota lain? Apaan?

Kalau-kalau, kamu lupa, (rongga) mulut isinya enggak cuman gigi doang. Ada lidah, gusi, bibir bagian dalam, pipi bagian dalam dan langit-langit. Dalam bahasa ilmiahnya, jaringan lunak (mukosa).

Oral Cavity
Buat lebih membiasakan, selanjutnya istilah mukosa bakal lebih sering digunain. Mukosa lingual (lidah), mukosa sublingual (dasar mulut) mukosa gingival, mukosa bukal (pipi), mukosa labial (bibir) dan mukosa palatal (langit-langit).

Plus faring (tenggorokan), gag pake -al.

Sama kayak gigi yang bisa kena penyakit karies, mukosa rongga mulut juga bisa ngalamin kelainan

Sama kayak gigi yang bisa kena penyakit karies, semua ‘anggota’ lain rongga mulut ini bisa ngalamin kelainan. Kena penyakit. Bisa disebabkan karena bakteri, virus atau bahkan jamur (rongga mulut).

 

Penyakit atau kelainan mukosa rongga mulut ini, yang didalamin di ilmu penyakit mulut. Para ‘pendalam’nya disebut spesialis penyakit mulut (SpPM).

SpPM ini asal muasalnya dari dokter gigi umum. Nah, yang jadi Spesialis Penyakit Mulut ini, punya kelebihan sedikit dari doktergigi umum. Alih-alih cuman nguasain masalah rongga mulut setengahnya -gigi doang-, para SpPM mendalami secara 100% (gigi dan mukosa).

Now, how cool is that?

Kembali ke Ilmu Penyakit Mulut.

Banyak anggapan penyakit mulut tuh ribet. Gambaran secara klinis, alias kasat mata, hampir mirip semua. Padahal, emang..

Tapi justru disitu faktor x-nya. Disitu seninya.

Makanya, DokterGigiGAUL bakal ngebahas sedikit demi sedikit kelainan (di mukosa) rongga mulut ini. Tapi, enggak pake ribet, enggak pake njelimet.

Nyantay kayak lagi di pantay.

Are you ready? Stay tuned and be prepared to enjoy the ride..

Salam hangat,

DokterGigiGAUL

, ,

Powered by WordPress. Designed by WooThemes